Jakarta -
Kebanyakan dari kita berpikir tentang apa yang membuat
bahagia, kita cenderung berfokus pada materi dalam hidup. Barang yang kita dambakan atau keinginan untuk memiliki sesuatu. Jarang yang berfokus pada barang tak berwujud seperti waktu, kedamaian batin, atau cinta sejati.
Kata Suzanne Degges-White, PhD, LPC, LMHC, NCC, lebih mudah kita untuk membuat daftar yang kita inginkan di dunia. Sementara itu, kita jarang memikirkan apa yang dapat kita berikan kembali kepada dunia. Padahal
bahagia itu sederhana, seperti dalam lirik lagu
Bahagia GAC.
"Menurunkan standar, mengukur dengan benar atau menghapus kekacauan semua mencerminkan realisasi yang sama dengan mendapatkan momentum. Sementara itu kepemilikan (materi) tidak akan membawa kebahagiaan yang langgeng dalam hidup kita. Bahagia adalah kondisi keberadaan, bukan tumpukan barang," ujar profesor dan ketua departemen Konseling, Pendidikan Dewasa dan Pendidikan Tinggi di Northern Illinois University ini, dikutip dari
Psychology Today.
Sementara itu, psikoterapis berbasis di Pasadena California, Linda Esposito, LCSW bilang, berdasarkan penelitian-penelitian yang pernah dilakukan ada sepuluh cara untuk membuat Bunda bahagia. Ya, caranya sangat sederhana dan semuanya terpusat pada pikiran dan hati. Bahagia itu pilihan Bunda sendiri. Apa saja caranya? Klik
next untuk halaman selanjutnya.
Simak juga tips dari Zee Zee Shahab tentang cara menjadi bunda yang bahagia:
(aci/som)