moms-life

Gisel dan Gading Marten Tak Pernah Berantem, Kenapa Bisa Cerai?

Maya Sofia Rabu, 09 Oct 2019 11:03 WIB
Gisel dan Gading Marten Tak Pernah Berantem, Kenapa Bisa Cerai?
Jakarta - Gisel kembali mengungkap kondisi rumah tangganya dengan Gading Marten sebelum bercerai. Hal itu diceritakan pemilik nama lengkap Gisella Anastasia ini akun channel YouTube Ussy Andhika Official.

Gisel menuturkan bahwa selama lima tahun menjalani pernikahan, ia dan Gading tak pernah berantem. Putri dari Alal Suryanto dan Rita Marbun ini pun heran dengan kondisi tersebut.

"Aku sama mas itu enggak pernah berantem. Anehnya. Memang benar enggak pernah berantem," ujar Gisel.


Meski demikian, Gisel menyadari bahwa berantem itu sebenarnya diperlukan dalam sebuah pernikahan. Hanya saja ia dan Gading memilih untuk menghindari cekcok.

"Kadang-kadang enggak berantem itu karena salah satunya malas ribet. Ya sudahlah biar cepat. Tapi kan kalau dipendam-pendam itu ternyata one day bisa meledak kapan saja dan seram banget," tutur pemilik akun Instagram @gise_la ini.

Dalam kondisi rumah tangganya yang sudah renggang kala itu, ibu dari Gempi ini mencari pelarian sendiri. Ia jadi lebih menyibukkan diri dengan pekerjaan. Sementara Gading juga lebih sibuk menjalani hobinya.

"Akhirnya malah makin jauh," ucap perempuan yang saat ini menjalin hubungan dengan pebasket Wijaya Saputra (Wijin).

Gisel dan Gading Marten Tak Pernah Berantem, Kenapa Bisa Cerai?Gisel dan Gading serta anak mereka, Gempi, saat masih bersama. (Foto: @gadiiing/Instagram)

Berbicara soal pentingnya pertengkaran dalam pernikahan seperti dikatakan Gisel benar adanya, Bunda. Menurut Dr. John M. Gottman dari Gottman Institute, pertengkaran bukan pertanda hubungan pasangan tersebut lemah, melainkan tanda bahwa hubungan mereka kuat.

Namun perlu dicatat bahwa hal ini tergantung bagaimana suami istri bertengkar. Mengutip Elite Daily, ada tiga gaya pendekatan pasangan ketika menghadapi pertengkaran dalam suatu hubungan menurut Gottman.

1. Mereka yang hanya duduk, berkompromi, dan kembali merasa nyaman satu sama lain.

Pertengkaran yang terjadi tak selalu hanya duduk bersama. Melainkan juga dibumbui juga dengan kemarahan, teriakan. Namun, pertengkaran semacam ini biasanya berakhir dengan kompromi dan damai.

2. Mereka yang ingin didengar segera dan orang lain setuju dengan mereka.

Ini adalah tanda bahwa pasangan tidak mau berusaha menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Bahkan ia juga tidak mau mendengarkan. Pasangan jenis ini tidak tertarik bertengkar apalagi berteriak.

3. Mereka yang tidak tertarik berurusan dengan masalah.

Nah inilah jenis pendekatan yang paling berbahaya bagi pasangan. Bagi orang-orang di sekitar mereka, pasangan jenis ini kerap dianggap paling bahagia karena tidak pernah bertengkar. Padahal justru sebaliknya.

Memang sangat mudah untuk lari dari masalah, namun cinta sejatinya adalah mau menahan rasa sakit dan ketidaknyamanan melalui sebuah pertengkaran agar bisa menemukan solusi bersama.

"Pertengkaran adalah hal yang normal. Sementara beberapa pasangan mungkin berpikir pertengkaran ada pertanda hubungan yang buruk, itu sebenarnya sangat penting. Kuncinya adalah bertengkar dengan tujuan," ujar terapis hubungan, Dana Ward.

Bunda juga bisa simak video pengakuan Oka Antara bahwa berantem dalam rumah tangga bisa membuat awet muda:

(som/rdn)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi