Sign Up search


moms-life

Ibu Reynhard Sinaga Sulit Percaya Anak Kesayangan Terdakwa Predator Seksual

Annisa Karnesyia Senin, 13 Jan 2020 15:00 WIB
Ibu Reynhard Sinaga Sulit Percaya Anak Kesayangan Terdakwa Predator Seksual caption
Jakarta - Reynhard Sinaga harus menjalani hukuman di balik jeruji besi, usai terjerat kasus pemerkosaan dan kekerasan seksual di Inggris. Kehidupan keluarga Reynhard di Indonesia pun ikut terkena imbasnya, Bun.

Menurut data yang dirilis The Guardian, Reynhard lahir pada tahun 1983 di Jambi. Ia datang ke Inggris pada tahun 2007 dengan visa pelajar.


Reynhard diketahui menimba ilmu di Universitas Manchester dari Agustus 2007, untuk meraih gelar MA di bidang sosiologi. Lalu pada Agustus 2012, dia mulai studi di Universitas Leeds untuk gelar PhD dalam bidang Human Geography. Namun, pendidikan S3 Reynhard harus berhenti semenjak dia diadili Pengadilan Manchester.


Dalam kesehariannya, Reynhard dikenal jarang berbicara tentang keluarga, dan kehidupannya di Indonesia. Ia sendiri memiliki dua saudara kandung.

Dikutip dari Metro, sang ibu, Normawati menyatakan bahwa ia masih sulit menerima kalau anaknya melakukan tindak kriminal. Normawati menggambarkan bagaimana dia sempat terbang ke Inggris, untuk mengunjungi Reynhard di rumah sakit sejak sang putra ditahan tahun 2017. Tepat setelah korban terakhir Reynhard sadar dan memukul putranya.

"Bayangkan seorang pria kecil dari Indonesia dipukul oleh orang asing yang berbadan besar dan tinggi. Aku ragu jika orang itu hanya mengarang cerita," kata Normawati kepada The Sunday Times.

Ia juga menjelaskan bahwa putranya itu adalah 'laki-laki pendiam' yang pergi ke gereja di Indonesia setiap hari Minggu pagi. Di mana dia juga mendorong Reynhard ikut belajar piano.

Reyhard SinagaReyhard Sinaga/ Foto: Facebook via The Guardian

Ibu Reynhard pernah memohon putranya untuk kembali ke Indonesia, Bun. Tapi Reynhard bilang, dia ingin mewujudkan ambisinya menjadi dosen.

"Dia (Reynhard) mengatakan jika Indonesia bukan tempat yang baik untuk hidup dan merasa nyaman tinggal di Manchester," ujar Normawati.

Selain tidak percaya putranya melakukan kejahatan, Normawati juga tidak tahu sama sekali anaknya seorang gay. Ia masih menganggap dan melihat Reynhard sebagai anak kesayangannya.

"Kami dari keluarga kristen baik yang tidak percaya dengan homoseksual. Dia adalah anak kesayanganku (He is my baby)," ucap Normawati.

Tentu tidak mudah bagi seorang ibu menerima kenyataan anaknya berbuat buruk. Setiap ibu pasti percaya pada anaknya tapi di saat yang sama punya rasa kekhawatiran.

"Daripada khawatir, lebih baik tanyakan langsung kepada anak kita tentang bagaimana perasaannya setiap hari dan coba untuk tidak mengabaikan rasa khawatir anak," kata psikolog anak Francyne Zeltser, Psy.D., dikutip dari Parents.


Menurut Zeltser, penting agar Bunda mengetahui dengan pasti perasaan anak dan menunjukkan kepadanya kalau kita mendengarkan. Sebagai ibu, kita harus mengerti yang diprioritaskan.

"Mengetahui apa yang menjadi prioritas menjadikan perjalanan saat mengasuh anak jauh lebih tenang. Jika Anda merasa khawatir atau stres, ingatlah bahwa Anda bukan satu-satunya orang tua yang merasakan hal ini," ujar Zeltser.

Simak juga alasan Shahnaz Haque tak mau biayai kuliah S2 anaknya, di video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(ank/rap)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi