MOM'S LIFE
Tips Menanam Kacang Panjang di Halaman, dari Bibit Hingga Perawatan
Yuni Ayu Amida | HaiBunda
Sabtu, 25 Jul 2020 05:30 WIBKacang panjang merupakan salah satu jenis sayuran kacang-kacangan. Di samping itu, kacang panjang bisa diolah menjadi panganan yang lezat.
Nah, ternyata tanaman ini bisa hidup di mana saja selama kebutuhan air dan tanahnya terpenuhi lho, Bunda. Itu artinya kita bisa menanamnya di pekarangan rumah. Cara menanamnya pun tidak terlalu sulit.
Penasaran bagaimana caranya? Berikut ini tips menanam kacang panjang di pekarangan rumah, dikutip dari laman resmi Cybex Kementan RI:
1. Pengolahan lahan tanam
Berikut ini langkah-langkah mengolah lahan tanam untuk tanaman kacang panjang,
a. Buat lahan dengan cara mencangkul tanah sedalam 25 cm, tujuan dicangkul agar tanah gembur.
b. Buatlah lubang pada lahan yang sudah dicangkul dengan kedalaman sekitar 10 cm. Pelubangan tersebut bertujuan untuk tempat peletakan pupuk dan juga tempat bertanam nantinya.
c. Masukkan pupuk kandang minimal dua kepal tangan orang dewasa ke dalam lubang.
d. Kemudian Bunda bisa menambahkan pupuk KCL yang berwarna hitam dan putih di atas pupuk kandang tersebut. Campur terlebih dulu pupuk hitam dan pupuk putih hingga merata, lalu sebar diatas pupuk kandang. Jangan terlalu banyak, cukup 1 sendok makan, jika terlalu banyak justru akan meracuni tanaman itu sendiri.
e. Sebelum penanaman bibit, tutup biji kacang panjang dengan menggunakan tanah terlebih dahulu di atas pupuk yang sudah dimasukkan ke dalam lubang. Penutupan pada tanah dilakukan dengan ketebalan sekitar 3 cm dan jangan terlalu tebal.
f. Lalu lubangi tanah dengan kedalaman sekitar 2 cm, cukup menggunakan jari saja. Lubang digunakan untuk tempat peletakan bibit biji kacang panjang yang akan ditanam.
2. Penanaman
Berikut ini langkah-langkah penanaman kacang panjang di pekarangan rumah yang bisa Bunda lakukan:
a. Masukkan bibit biji kacang panjang ke dalam lubang. Dalam satu lubang cukup diisi 3 atau 4 biji bibit. Jangan terlalu banyak ya, Bunda, karena bisa mengakibatkan pertumbuhan tanaman tidak sempurna, karena tanaman berebut sari-sari yang akan diserap dari dalam tanah.
b. Tutup lubang tanaman yang sudah terisi bibit dengan ketebalan sekitar 1 cm hingga 2 cm.
c. Tunggu sekitar 1 minggu, sampai biji mulai tumbuh.
d. Jika lebih dari 1 minggu bibit belum tumbuh, maka bisa jadi cara menanam kacang panjang salah atau gagal, Bunda. Atau memang biji tidak bisa tumbuh. Kalau begitu langkah yang bisa dilakukan adalah penyusulan dengan menanam bibit biji kacang panjang kembali ke dalam lubang yang sama.
3. Perawatan
Cara merawat kacang panjang di pekarangan rumah tidak terlalu sulit kok, Bunda. Kita bisa selalu memantau pertumbuhan tanaman setiap hari agar terawat. Perawatannya meliputi berapa hal berikut ini:
a. Di usia sekitar 20 hari, lakukan penyiraman agar tidak ada hama yang menyerang tanaman dan agar kadar air di dalam tanah selalu terpenuhi.
b. Beri penyangga atau lanjaran yang ditancapkan di sekitar tanaman kacang panjang. Tujuannya agar bisa digunakan sebagai media rambat tanaman kacang panjang.
4. Masa panen
Di usia sekitar 35 hari biasanya tanaman kacang panjang mulai tumbuh bunga dan bunga tersebut akan berubah menjadi kacang panjang yang nantinya siap dipanen. Sementara itu, kacang panjang sudah mulai bisa dipanen pada usia sekitar 50 hari.
Baca Juga : Tips Menanam Bunga Krisan agar Tumbuh Cantik |
Simak juga resep tempe oreg kacang panjang dalam video ini:
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
3 Jenis Ikan yang Cocok untuk Sistem Akuaponik
5 Media Tanam Hidroponik, Termasuk Pakai Sekam
5 Tanaman Hidroponik yang Cocok Ditanam di Rumah
Tips Menanam Kunyit di Polibag, Pembibitan hingga Masa Panen
TERPOPULER
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
REKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Review Tas Crossbody 3 Kompartemen: Beneran Bikin Isi Tas Lebih Rapi?
-
Beautynesia
7 Rekomendasi Lagu K-pop yang Bikin Kamu Semangat di Pagi Hari
-
Female Daily
Boleh Nggak Pakai Retinol Saat Sedang Jerawatan? Ini Jawabannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Viral DIY Pakai Cabai untuk Menumbuhkan Rambut, Dokter Ingatkan Risikonya
-
Mommies Daily
10 Kreasi dari Sedotan untuk Anak SD, Murah, Seru, dan Edukatif