sign up SIGN UP search


moms-life

9 Tips Mempertahankan Pola Makan Sehat Saat Lebaran

Annisa Afani Sabtu, 23 May 2020 19:08 WIB
My Family celebrate Happy Ied 1436 H with simple indonesian cuisine dinner with Ketupat, Rendang, Opor Ayam, Sambal Bajak and others meal. caption
Jakarta -

Akhir Ramadhan disambut dengan perayaan Idul Fitri sebagai Hari Kemenangan. Perayaan ini biasanya dilengkapi dengan berbagai macam jenis makan dan minuman dengan aneka rasa manis hingga gurih yang menggugah selera.

Meski selama satu bulan penuh kita telah menahan haus dan lapar, namun mengapresiasi diri dengan makan sebebasnya bukan menjadi hal yang tepat dilakukan saat Lebaran ya Bunda. Sebab itu akan berdampak buruk pada kesehatan.


"Saya sarankan agar perlahan-lahan beralih ke pola makan hari biasa," kata Rahaf Al Bochi, ahli diet tersertifikasi di Amerika Serikat, dikutip dari CNN.Para ahli pun menyarankan untuk menahan diri agar perut tidak mengalami masalah pencernaan. Pasalnya, kita sudah terbiasa dengan pola makan selama Ramadhan.


Rahaf menjelaskan, berpuasa mengubah kapasitas perut menjadi lebih kecil, sehingga akan lebih baik menyambut Idul Fitri dengan minum dan makan kurma seperti yang dilakukan Nabi Muhammad saat berbuka puasa. Kurma diketahui mengandung serat sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan serat, gula alami, kalium, magnesium dan memberi energi yang dibutuhkan tubuh setelah puasa.

Banyak ahli gizi menganggap akhir Ramadhan sebagai kesempatan untuk memulai kembali dan membuat rencana dan pola makan yang lebih baik. "Keluar dari bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk menetapkan tujuan dan resolusi untuk memiliki gaya hidup yang lebih sehat," kata Nazima Qureshi, ahli diet dari Toronto.

Karena itu, perlu bagi kita untuk menerapkan batasan agar tidak makan secara berlebihan. Berikut beberapa cara yang pola makan sehat yang bisa kita terapkan saat Lebaran besok, ya Bun:

1. Buat target

Makanan tinggi lemak, protein dan karbohidrat sudah pasti akan tersedia di rumah saat Lebaran, ya Bunda. Namun bagi yang memiliki kondisi kesehatan seperti diabetes atau dalam program penurunan berat badan, sangat penting membatasi konsumsi beberapa jenis makanan dan tetap menahan diri.

2. Tahan nafsu makan

Sudah pasti persediaan makanan di Hari Raya akan berlimpah, bahkan mungkin kita dapat menemukan berbagai jenis makan di rumah. Ini tentu akan membuat kita ingin mencobanya semua. Nah, ketika merasakan keinginan tersebut, kita bisa menahannya dengan mengalihkan pikiran dan fokus mengobrol atau melakukan aktivitas lain bersama keluarga.

3. Berhenti makan

Karena banyaknya hidangan saat Lebaran, membuat kita jadi suka ngemil atau mencoba-coba makanan lain. Nah untuk itu, sesaat sebelum makan, kita bisa mengisi piring dengan makanan yang benar-benar ingin dikonsumsi dengan jumlah yang sesuai, lalu makan dengan perlahan.

Jika telah menghabiskan makan tersebut, jauhkan piring kosong supaya tidak muncul keinginan untuk mengisi ulang piring dengan mengambil makanan lainnya, ya Bunda.

4. Makan sayur

Jangan lupakan sayuran dalam piring Bunda. Seperti kita ketahui bersama bahwa sayur dapat memberi rasa kenyang dengan cepat dengan kandungan seratnya yang tinggi, sehingga tak membuat Bunda makan berlebihan saat Lebaran.

Makan sayurMakan sayur/ Foto: iStock

Dan sebaiknya pilih sayuran tidak bersantan, namun jika yang tersedia sayuran bersantan maka batasi konsumsinya. Santan memang secara alami tidak mengandung kolesterol, tetapi kandungan lemak jenuhnya cukup tinggi, sehingga sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah yang cukup.

5. Hindari daging berlemak

Makanan yang biasa disajikan saat Lebaran biasanya berupa olahan berbagai jenis daging dari sapi, kambing, maupun ayam. Meskipun konsumsi daging tidak dilarang sepenuhnya, namun kita harus tetap memperhatikan dan menghindari lemak dalam potongan daging.

Cara yang bisa dilakukan, misalnya untuk ayam sebaiknya pilih potongan dada yang lemaknya cenderung sedikit. Selain itu, hindari mengonsumsi kulit ayam karena lemak pada unggas tersimpan di bagian tersebut.

6. Hindari minuman manis

Minuman manis seperti sirup dan soda biasanya selalu ada saat Lebaran. Meski begitu perlu, kita harus menjaga agar tidak terlalu banyak mengonsumsinya karena memiliki kandungan gula yang cukup tinggi. Jika terlalu banyak meminumnya akan terjadi penimbunan kalori.

7. Pilih makanan

Pilih salah satu hidangan Lebaran demi menjaga kadar kolesterol jahat dalam tubuh tetap terkendali. Dan tidak disarankan makan opor ayam, semur daging, atau rendang dalam satu hari secara bersamaan karena makanan tersebut mengandung banyak lemak yang akan mempengaruhi kadar kolesterol dalam darah.

8. Gunakan piring kecil

Makan dengan menggunakan piring kecil dengan porsi sedikit juga bisa mencegah kolesterol naik. Aturan makan ini juga bisa dilakukan untuk mencegah makan berlebihan hingga kekenyangan.

9. Ganjal perut dengan susu

Bunda bisa menyiasati naiknya kolesterol saat Lebaran dengan mengonsumsi susu sebelum makan besar. Sebuah penelitian yang dimuat dalam Nutrition Journal tahun 2011 menunjukkan, mengonsumsi 20 gram protein kasein pada susu dapat membuat kenyang lebih lama jika diminum 30 menit sebelum makan besar. Dengan begitu, porsi makan pun menjadi lebih sedikit karena efek kenyang dari susu.

Adapun susu sebaiknya dipilih adalah yang kaya serat beta-glucan dan inulin. Menurut penelitian dalam International Journal of Molecular Medicine tahun 2018, serat beta-glucan dapat berinteraksi dengan lipid (lemak) sehingga bisa menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Bunda, lihat juga resep semur Turki dalam video berikut yuk:

[Gambas:Video Haibunda]



(AFN/jue)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi