sign up SIGN UP search


moms-life

Bahaya Terlalu Sering Makan Makanan Pedas, Ini 3 Dampaknya Bagi Kesehatan

Siti Hafadzoh Selasa, 23 Jun 2020 09:54 WIB
Indian and Asian Herbs and Spices making Cuisine Meal caption
Jakarta -

Banyak masakan Indonesia yang identik dengan rasa pedas. Semakin pedas justru makanan itu semakin digemari. Tapi, hati-hati karena terlalu sering makan pedas berdampak buruk bagi tubuh lho.

Setiap orang memiliki toleransi terhadap rasa pedas yang berbeda-beda, Bunda. Tapi, bukan berarti benar-benar tidak ada efek samping pedas bagi yang makannya terlalu banyak.

"Kepedasan lada diukur dengan unit satuan yang disebut SHU. Apapun di atas 1 juta SHU itu sangat pedas. Beberapa orang, ketika makan pedas dapat mengalami gangguan pencernaan yang parah, mual, muntah, sakit perut, diare, bahkan pingsan," kata Hardeep Singh, spesialis gastroenterologi dikutip dari Vice.


Ada penelitian yang menunjukkan, mengonsumsi makanan pedas dalam jangka panjang dan banyak dapat meningkatkan risiko kanker perut dan tenggorokan, Bunda. Terlebih lagi, jangan coba-coba berikan makanan pedas kepada balita karena ini akan menyebabkan kejang dan kematian.

makanan super pedasIlustrasi makanan pedas/ Foto: iStock

Namun, Bunda tetap boleh kok mengonsumsi pedas. Asalkan tidak berlebihan. Kalau terlalu sering makan pedas, berikut dampak buruknya:

1. Diare

Terlalu banyak makan pedas dapat menyebabkan diare. Dilansir Insider, bumbu pedas paling sering menyebabkan diare.

Capsaicin yang terkandung dalam beberapa makanan pedas dapat mengiritasi lapisan lambung atau usus. Ini mungkin memiliki efek pencahar bagi beberapa orang.

2. Gastritis

Gastritis atau juga dapat terjadi ketika lapisan kulit lambung terinflamasi dan bisa disebabkan oleh makanan pedas. Sebagian besar orang mengalami gastritis akut yang gejalanya muncul tiba-tiba.

Gejala gastritis mencakup mual, muntah, dan merasa penuh di perut bagian atas setelah makan. Untuk mencegah membahayakan perut, cobalah mengurangi makanan pedas ya, Bunda.

3. Heartburn

Heartburn terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan. Inilah yang menyebabkan rasa seperti terbakar di bagian dada.

"Cabai pedas, kari pedas, dan makanan pedas lainnya memicu refluks cairan lambung ke kerongkongan yang menyebabkan mulas," kata Dr Janette Nesheiwat.

Banyak makanan pedas mengandung capsaicin yang memperlambat pencernaan. Makanan akan menetap di perut lebih lama dan meningkatkan risiko terjadinya heartburn.

Jadi, jangan terlalu berlebihan ya dalam mengonsumsi makanan pedas, Bunda.

Lihat juga pesan Lenna Tan untuk orang yang ingin menikah muda di video berikut ini.

[Gambas:Video Haibunda]

(sih/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi