sign up SIGN UP search


moms-life

Antimainstream Nih, 5 Rempah Cantik Dijadikan Tanaman Hias

Siti Hafadzoh Sabtu, 01 Aug 2020 06:02 WIB
Tanaman Rosemary Rempah Cantik Dijadikan Tanaman Hias/ Foto: Getty Images/iStockphoto/serezniy
Jakarta -

Tanaman hias tidak hanya bisa dijadikan sebagai ornamen untuk mempercantik ruangan. Beberapa tanaman punya fungsi ganda, yaitu rempah dan ornamen hiasan.

Tanaman rempah bisa mempercantik rumah lho, Bunda. Selain berguna untuk memasak di dapur, beberapa tanaman rempah juga punya bau yang harum.

Berikut 5 rempah yang cantik untuk dijadikan tanaman hias:


1. Oregano

Oregano merupakan salah satu rempah yang sudah umum dalam masakan. Kalau suka masak pakai oregano, Bunda bisa nih menanam rempah ini di rumah.

Dilansir The Spruce, tanaman oregano punya karakteristik yang unik lho. Perbedaan iklim, tanah, dan kelembapan bisa menyebabkan rasa oregano yang bervariasi, Bunda.

Tanaman hias sekaligus rempah ini membutuhkan sinar matahari penuh. Oregano jangan disiram berlebihan ya. Siram hanya ketika tanahnya kering ketika disentuh.

Panen oregano paling bagus sebelum bunganya tumbuh. Bunda bisa mulai panen oregano setelah tinggi tanaman mencapai 10,16 cm sampai 12,7 cm.

2. Sage

Sage sangat cocok dijadikan tanaman hias karena daunnya yang cantik. Tanaman ini juga mudah untuk dirawat lho.

Seperti sebagian besar rempah, sage tidak membutuhkan penyiraman terlalu banyak. Dilansir Gardening to Know, tanaman ini juga butuh banyak terpapar sinar matahari.

Sage juga bisa dijadikan tanaman hias dalam ruangan. Tapi, pastikan sage mendapat banyak cahaya matahari ya.

Jadi, tempatkan sage di dekat jendela yang terkena sinar matahari. Bunda bisa mengakali cahaya untuk tanaman sage dengan lampu neon.

Fresh sage and other herbs on display at a farmer's market.Ilustrasi tanaman sage/ Foto: iStock

3. Timi (thyme)

Thyme termasuk tanaman yang sulit untuk mati dan hanya membutuhkan perawatan yang sedikit. Tanaman ini bisa bertahan di tempat kering. Baunya juga wangi dan bisa dijadikan rempah untuk masakan.

Kebanyakan varietas thyme tumbuh dengan sendirinya. Tempatkan tanaman thyme di bawah sinar matahari.

Tanaman ini lebih mudah tumbuh di kondisi panas dan kering daripada tanah yang sejuk dan lembap. Tanah yang ideal untuk thyme adalah yang memiliki drainase baik dan sedikit basa.

Thyme tepat untuk dijadikan tanaman hias karena terlihat cantik kalau diletakkan dengan tepat. Bunda bisa tanam thyme di pot gantung lho.

4. Rosemary

Rosemary adalah salah satu rempah yang sangat terkenal di dunia kuliner. Kunci dari menanam rosemary yaitu cahaya matahari, drainase, serta sirkulasi udara yang baik.

Supaya rosemary tumbuh dengan segar, tempatkan tanaman ini di bawah sinar matahari. Rosemary harus terpapar sinar matahari selama 6 sampai 8 jam setiap hari, Bunda.

Siram tanaman rosemary ketika tanahnya benar-benar kering. Hati-hati jangan sampai terlalu banyak menyiramnya ya.

Hindari membuat tanah menjadi lembap, terutama kalau Bunda menanamnya di pot. Rosemary tidak akan tumbuh dengan baik kalau akarnya basah.

5. Mint

Mint paling enak dicampur dengan teh atau minuman dingin. Daripada beli, lebih baik merawat mint sebagai tanaman hias, Bunda.

Tanaman mint tidak terlalu banyak kebutuhannya, selain kelembapan dan tanah yang subur. Tapi, menanam mint memang terbilang cukup sulit.

Mint membutuhkan tanah yang selalu lembap dan drainase yang bagus. Kalau Bunda menanam mint di tempat yang selalu terkena sinar matahari, sering-sering disiram ya.

Bunda bisa memanen mint setelah tanaman punya banyak batang yang panjangnya sekitar 15,24 cm hingga 20,32 cm. Untuk bisa dipanen, butuh waktu sekitar dua bulan lebih.

Lihat juga yuk, deretan tanaman hias termahal harganya sampai Rp72 miliar, dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(sih/kuy)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi