sign up SIGN UP search


moms-life

Bun, Pahami 4 Jenis Asuransi Unit Link Sebelum Investasi

Yuni Ayu Amida Rabu, 18 Nov 2020 09:28 WIB
Adult Malay Muslims couple signing documents for house purchase/ rental, sitting in front of a real estate agent. Bun, Pahami 4 Jenis Asuransi Unit Link Sebelum Investasi/ Foto: Getty Images/iStockphoto/faidzzainal
Jakarta -

Belum lama ini sebuah video nasabah marah-marah di sebuah kantor perusahaan asuransi viral di media sosial. Nasabah tersebut mengamuk dan menyebut bahwa dirinya tertipu dengan produk asuransi perusahaan itu.

Asuransi sendiri sebenarnya merupakan produk perlindungan, bukan produk investasi, Bunda. Jika Bunda ingin menggunakan asuransi yang sekaligus investasi memang ada, namanya unit link.

Nah, sebelum memutuskan berinvestasi di unit link, sebaiknya kita kenali dulu jenis-jenis unit link yang ada. Tujuannya untuk menyesuaikan produk unit link mana yang paling sesuai dengan kebutuhan dan profil pribadi kita.


Dilansir situs sikapiuangmu.ojk.go.id, Mohammad B. Teguh, perencana keuangan dari Quantum Magna Financial menyebut ada empat jenis unit link, di antaranya.

1. Cash Fund Unit Link atau unit link pasar uang

Biasanya, perusahaan asuransi penerbit unit link jenis ini menempatkan portofolio investasi nasabahnya 100 persen pada instrumen pasar uang, seperti deposito berjangka, SBI, dan surat utang jangka pendek.

Jika Bunda tergolong investor yang tidak berani mengambil risiko besar, produk unit link jenis ini bisa jadi pilihan. Hal ini karena produk ini berjangka waktu pendek dan risikonya paling rendah.

2. Fixed Income Unit Link atau unit link pendapatan tetap

Lazimnya, komposisi dana investasi nasabah akan difokuskan minimal 80 persen di instrumen obligasi. Unit link tipe ini bisa Bunda pertimbangkan jika ingin mendapatkan keuntungan pada tingkat bunga optimal namun tetap mengutamakan pendapatan yang stabil dan konsisten.

3. Managed Unit Link atau unit link pendapatan campuran

Unit link jenis ini biasanya menempatkan portofolio pada saham dan obligasi dengan komposisi tertentu. Pendapat banyak orang mengatakan bahwa unit link jenis ini sesuai bagi para nasabah yang ingin memperoleh pendapatan memadai sekaligus peluang pertumbuhan investasi jangka panjang.

4. Equity Unit Link atau unit link dana saham

Unit link jenis ini menempatkan dana nasabah pada saham minimal 80 persen. Jika Bunda ingin mendapatkan keuntungan berinvestasi secara maksimal bisa mempertimbangkan unit link ini.

Syaratnya, Bunda harus berani mengambil risiko tinggi. Hal ini karena nilai investasi yang ditanam di unit link jenis ini sangat bergantung pada pergerakan indeks saham.

Simak juga tips ajak anak menabung dalam video ini:

[Gambas:Video Haibunda]

Chow Yun Fat dan istri



(yun/kuy)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi