MOM'S LIFE
Dana Pensiun Dikaji Ulang, Benarkah PNS Dapat Rp1 Miliar? Ini Faktanya Bun
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Minggu, 22 Nov 2020 16:29 WIBPemerintah tengah mengkaji pembayaran dana pensiun PNS dengan skema baru. Tata kelola diubah agar sistemnya nanti tidak akan tumpang tindih dengan program Jaminan Hari Tua (JHT), yang ada di BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek).
Skema pembayaran yang akan tengah dikaji yakni skema fully funded. Dalam skema ini, pembayaran akan dibayarkan patungan antara Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pemerintah, sebagai pemberi kerja.
Besarannya akan ditentukan dan disesuaikan dengan gaji PNS yang diterima setiap bulan, Bunda. Melalui skema ini, kemungkinan uang pensiun yang diterima PNS lebih besar. Catatan KemenPAN RB menyebut bahwa Eselon 1 di Kementerian bisa mendapat pensiun hingga Rp20 juta per bulan.
Koordinator Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar mengatakan, program dana pensiun diatur di dalam Pasal 24 ayat (1) Peraturan Pemerintah (PP) 45 tahun 2015. Jika peserta yang mencapai pensiun belum memenuhi masa iuran 15 tahun, maka peserta tersebut tetap berhak mendapatkan seluruh akumulasi iuran ditambah hasil pengembangannya.
Saat ini, dana pensiun dikelola menggunakan sistem pay as you go. Artinya, PNS yang memasuki masa pensiun, APBN akan menanggung sampai istri/suami dan anak.
Pada anak, batas pemberian pensiun hanya sampai anak ke-2. Ini pun dibatasi lagi menjadi maksimal usia 25 tahun, belum menikah, dan belum bekerja.
"Ini memang sudah berjalan hampir 20 tahun lebih. Artinya, ketika masa tua bisa dijamin, tidak masuk ke dalam kemiskinan. Paling tidak, orang yang sudah lansia bisa mendapatkan jaminan kesehatan," kata Timboel, dilansir CNBC Indonesia.
Dalam PP 45/2015, diamanatkan agar ada kenaikan iuran maksimal 3 tahun. Namun, sampai saat ini, kenaikan tidak pernah dijalankan.
"Harusnya kan 2015 ke 2018, ini sudah hampir 2021 enggak ada semangat pemerintah untuk menaikkan iuran. Padahal di situ jelas," ujar Timboel.
Dana pensiun PNS, TNI/Polri, dan Pejabat Negara saat ini sebesar 4,57 persen dari penghasilan per bulan (gaji pokok dan tunjangan keluarga). Pemerintah tidak ikut membayar iuran ini.
Skema ini berbeda dengan swasta, di mana iuran jaminan pensiun wajib dibayarkan setiap bulan sebesar 3 persen dari upah per bulan. Iuran 3 persen wajib ditanggung bersama oleh pemberi kerja selain penyelenggara negara, sebesar 2 persen dari upah 1 persen yang ditanggung peserta.
Untuk pekerja informal, besaran iuran bisa disamakan dengan skema yang ada saat ini. Misalnya, dengan Upah Minimum Regional, dipotong 3 persen untuk iuran pensiunan. Contohnya, dengan upah minimum Rp 4.000.000 dikali 3 persen, maka besaran iuran untuk jaminan pensiunan sebesar Rp 120.000.
Timboel sendiri tidak menyarankan pemerintah untuk membayarkan dana pensiun kepada PNS, TNI/Polri sekali bayar, seperti program JHT yang dijalankan BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) saat ini.
"Kalau pembayaran sekali bayar, kan overlapping dengan JHT dan orang-orang kita rata-rata tidak mengerti dengan manage uang. JHT dan pensiun itu relatif sudah berat pembagiannya. Ketika pensiun dapat iuran pasti setiap bulan dan juga dapat JHT," ujarnya.
Lalu, benarkah ASN akan mendapatkan dana pensiun hingga Rp1 miliar, seperti yang sedang viral dibicarakan publik? Klik NEXT untuk penjelasan lengkapnya.
Simak juga langkah mempersiapkan dana pendidikan anak, di video berikut:
(ank/muf)
Dana Pensiun PNS hingga Rp1 Miliar?
Halaman Selanjutnya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Belajar dari Aminah Cendrakasih, Siapkan Dana Pensiun Selagi Muda
Pensiunan PNS Bisa Dapat Rp1 M? Ini Kata MenPAN-RB Bun
Mendadak Tajir! Pensiunan PNS Bisa Dibayar Langsung Rp1 M
Pensiunan PNS Bisa Dapat Tunjangan Hingga Rp1 Miliar, Ini Aturannya Bun
TERPOPULER
Potret Anak Sulung Revalina S Temat Curi Perhatian, Beranjak ABG dan Dipuji Berparas Tampan
Ayah 3 Anak Ini Jalani Vasektomi tapi 9 Bulan Kemudian Sang Istri Hamil Kembali, Kok Bisa?
Momen Ramadan Juliana Moechtar, Sebut Suami TNI Bisa Khatam Al-Qur'an Tiga Kali
7 Rekomendasi Tempat Bukber di Hotel Jakarta 2026
Rumah Berhantu Paling Angker Berusia 140 Th Dijual Rp27 M, Banyak Sisakan Misteri
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Madu untuk Sahur, supaya Kuat Puasa dan Tetap Sehat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Baju Lebaran 2026 Anak Laki-Laki 1-14 Tahun, Bisa Kembaran sama Ayah
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Alat Pel Persiapan Ditinggal ART, Harga Terjangkau
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Vitamin Bikin Sehat Saat Puasa untuk Jaga Daya Tahan Tubuh
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Pelembap Wajah untuk Kulit Kering, Harga Sekitar Rp100 Ribuan
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
11 Kebiasaan Introvert yang Bikin Orang di Sekitarnya Bingung
Potret Anak Sulung Revalina S Temat Curi Perhatian, Beranjak ABG dan Dipuji Berparas Tampan
Ayah 3 Anak Ini Jalani Vasektomi tapi 9 Bulan Kemudian Sang Istri Hamil Kembali, Kok Bisa?
Momen Ramadan Juliana Moechtar, Sebut Suami TNI Bisa Khatam Al-Qur'an Tiga Kali
7 Rekomendasi Tempat Bukber di Hotel Jakarta 2026
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Kisah Nyata Woyla 1981 yang Diangkat Jadi Film Kapal Terbang
-
Beautynesia
4 Ciri Kepribadian Orang yang Tidak Suka Caper di Medsos
-
Female Daily
Jelang Lebaran, IKEA Ajak Masyarakat Fokus pada Kenyamanan, Bukan Kesempurnaan Rumah
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Gaya Kontroversial Cocona XG Pamer Bekas Operasi Payudara di Fashion Show Gucci
-
Mommies Daily
Baru di Minggu Ini: Ramadan Series Baru Wardah hingga Teras by Plataran Resmi Bersertifikat Halal