sign up SIGN UP search

moms-life

Gejala & Tanda Bahaya Demam Berdarah, Serta Cara Bedakan dengan COVID-19

dr. Muhammad Syah Abdaly, Sp.PD   |   Haibunda Rabu, 22 Sep 2021 15:20 WIB
RISIKO MENGALAMI DEMAM BERDARAH BERULANG
Mosquito on kids skin. Little boy attacked by mosquitoes in tropical forest. Insect repellent. Malaria and dengue fever prevention. Child scratching itchy bite in summer park. caption

Perawatan setelah sembuh demam berdarah

Bila sudah dinyatakan sembuh dari demam berdarah dan pulang ke rumah, Bunda tetap harus beristirahat ya. Sebaiknya jangan dulu melakukan aktivitas rutin yang berat.

Meski begitu, Bunda tidak perlu bed rest atau istirahat total. Istirahat setidaknya 3-5 hari karena pada beberapa pasien masih sering mengeluh pusing. Kondisi ini biasanya akan hilang setelah 3-5 hari.

Selama istirahat di rumah, Bunda tetap perlu minum cairan yang cukup. Jangan lupa untuk menjaga pola makan sehat dan seimbang.


Pencegahan demam berdarah

Pencegahan demam berdarah dapat dilakukan dengan 3M Plus, yakni menguras bak air, menutup bak atau tempat penampungan air, serta mengubur barang-barang bekas. Sementara Plus adalah mencegah perkembangbiakan nyamuk penyebab demam berdarah.

Berikut cara yang bisa dilakukan untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk penyebab demam berdarah:

  1. Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk
  2. Menggunakan obat anti nyamuk
  3. Memasang kawat kasa di jendela dan ventilasi
  4. Mengecek tempat penampungan air dan jangan biarkan ada jentik nyamuk di sana
  5. Meletakan pakaian di wadah tertutup atau jangan digantung
  6. Menanam tanaman pengusir nyamuk

Penyebab demam berdarah berulang

Orang yang sudah dinyatakan sembuh demam berdarah bisa kembali terkena demam berdarah, Bunda. Sebab, virus dengue memiliki empat jenis serotipe, yakni DEN 1, DEN 2, DEN 3, dan DEN 4.

Masing-masing serotipe ini memiliki subtipe yang berjumlah ratusan dan berasal dari virus yang sama. Singkatnya, orang yang pernah terkena virus dengue DEN 1, masih bisa terkena virus yang sama dengan serotipe DEN 2, DEN 3, atau DEN 4.

Kalau Bunda terkena salah satu serotipe tersebut, tubuh secara otomatis akan memproduksi antibodi dari jenis serotipe itu. Namun, tidak ada perlindungan untuk jenis serotipe yang lainnya.

Di Asia Tenggara, jenis DEN 2 dan DEN 3 banyak ditemukan dan dianggap berpotensi menyebabkan demam berdarah. Serotipe DEN 3 termasuk jenis yang dominan dan banyak berhubungan dengan kasus berat, seperti sindrom syok dengue.

Ibu hamil dengan demam berdarah

Ibu hamil dengan demam berdarah perlu mendapatkan penanganan yang tepat. Sebab, tata laksana yang tidak adekuat bisa berisiko menyebabkan keguguran atau janin meninggal dalam kandungan.

Demam berdarah pada ibu hamil bisa menyebabkan komplikasi sindrom syok dengue. Pada kondisi ini terjadi penurunan sirkulasi ke janin, sehingga janin kekurangan oksigen dan nutrisi.

Trombosit yang rendah juga bisa berisiko menyebabkan perdarahan plasenta yang fatal bagi ibu dan bayinya.

Kalau ibu hamil sudah ada keluhan demam tinggi lebih dari 3 hari, sebaiknya segera cek darah agar tidak terlambat diberikan penanganan. Pertolongan pertama sebelum ke rumah sakit bisa minum obat penurun panas dan minum cairan yang cukup.

Penanganannya ibu hamil dengan demam berdarah, sama dengan pasien pada umumnya. Selain minum obat dan minum cairan, ibu hamil harus dipantau dengan ketat. Untuk persalinannya bisa melihat kondisi si ibu.

Jika trombosit rendah menjelang melahirkan, maka tidak memungkinkan untuk dilakukan tindakan operasi, kecuali darurat dan perlu bantuan transfusi trombosit.

(rap/rap)
HALAMAN :
ARTIKEL SELANJUTNYA
Share yuk, Bun!
BERSAMA DOKTER & AHLI
Bundapedia
Ensiklopedia A-Z istilah kesehatan terkait Bunda dan Si Kecil
Artikel Terkait
Rekomendasi
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
ARTIKEL TERBARU
  • Video
detiknetwork

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!