sign up SIGN UP search


moms-life

Diet Belum Juga Berhasil? Coba Lakukan Detoks Pakai Teh Herbal Ini Bun

Annisa Afani Selasa, 12 Oct 2021 11:45 WIB
Female leg stepping on weigh scales. Healthy lifestyle, food and sport concept. caption
Jakarta -

Setiap orang khususnya wanita ingin memiliki tubuh sehat dan ideal ya, Bunda. Bahkan, tak jarang beberapa di antaranya melakukan diet demi memenuhi harapan tersebut.

Namun, apakah Bunda merasa diet yang dilakukan tidak menunjukkan progres? Misalnya, berat badan tampak tidak berkurang atau terasa berat?

Jika hal tersebut terjadi, kemungkinan besar ini disebabkan karena tubuh Bunda perlu detoks. Detoks atau detoksifikasi sendiri merupakan cara untuk membersihkan tubuh dari zat yang berlebihan mulai dari toksin, lemak, gula hingga kafein.


Ada banyak manfaat yang diperoleh setelah tubuh didetoks, mulai dari badan terasa ringan, pencernaan lancar, kulit akan lebih cerah dan bersinar, hingga pola istirahat bisa menjadi lebih teratur.

Pada faktanya, ada beberapa cara yang bisa Bunda lakukan untuk mendetoks tubuh. Bisa menggunakan obat hingga dengan cara alami.

Untuk cara alami, Bunda bisa melakukannya dengan mengonsumsi teh herbal seperti teh rooibos. Teh rooibos sendiri merupakan teh herbal merah yang berasal dari Afrika Selatan, Bunda. Ini sangat terkenal karena manfaat dan khasiatnya yang beragam, lho.

Baim Wong Adzankan Anak Kedua

Apa saja manfaat teh rooibos? Simak rangkuman berikut ya, Bunda.

1. Detoks dari berat badan berlebihan

Teh rooibos merupakan teh herbal yang rendah kalori, kaya tannin dan miliki rasa manis alami. Teh ini juga mengandung dua jenis antioksidan, yaitu Aspalathin & Nothofagin yang telah terbukti mampu menurunkan produksi kortisol tubuh.

Kortisol pada tubuh sendiri dapat menciptakan hormon-hormon yang memicu rasa lapar dan penyimpanan lemak, Bunda. Lama-kelamaan, ini yang dapat menjadi penyebab berbagai penyakit dan gangguan kesehatan yang merugikan.

2. Detoks dari gula

Selain dapat menaikkan berat badan, makanan manis yang kaya akan gula juga dapat memicu penyakit diabetes, Bunda. Apabila seseorang mengonsumsinya terlalu banyak, maka tubuhnya menjadi resisten terhadap efek insulin untuk mengatur gula darah.

Pada efek berkepanjangannya, hal ini dapat menyebabkan berbagai penyakit. Mulai dari penyakit jantung, sindrom metabolik, resistensi insulin, hingga diabetes.

Gula juga berubah menjadi lemak saat tidak digunakan dan menambah berat badan. Ujung-ujungnya, ini akan memberikan lebih banyak dampak negatif pada fungsi tubuh.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI. 

Bunda, simak juga lima fakta dr. Feni Nugraha, dokter langganan program diet artis dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(AFN/fir)
Share yuk, Bun!

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!