MOM'S LIFE
Tanda Nyeri Haid yang Berbahaya, Hati-hati Penyakit Bun!
Arina Yulistara | HaiBunda
Senin, 25 Sep 2023 21:55 WIBMenstruasi yang dialami setiap perempuan berbeda-beda, baik dari panjang siklus maupun tingkat nyeri. Nyeri haid adalah hal yang wajar terjadi, namun ada juga tanda nyeri haid berbahaya.
Beberapa wanita mengalami pendarahan selama dua hari, sementara yang lain mungkin mengalami menstruasi hingga seminggu penuh. Aliran darah juga mungkin ringan dan hampir tidak terlihat. Namun bagi beberapa wanita cukup deras dan membuat Bunda tidak nyaman.
Selama menstruasi Bunda tetap konsisten, mungkin tidak ada alasan untuk mengkhawatirkannya. Bunda perlu waspada jika mengalami perubahan pada siklus menstruasi, terutama ketika mengalami nyeri haid atau kram menstruasi.
Tanda nyeri haid berbahaya
1. Pendarahan yang deras
Volume darah menstruasi bervariasi setiap wanita. Umumnya, jika Bunda mengganti satu atau lebih pembalut dalam satu jam, berarti menderita menoragia, yaitu aliran menstruasi yang sangat deras. Seiring dengan pendarahan hebat, Bunda mungkin mengalami anemia, termasuk kelelahan hingga sesak napas.
Aliran menstruasi yang deras sering terjadi. Sekitar sepertiga wanita pada akhirnya akan menemui dokter mengenai hal ini.
Jika disertai dengan kram yang parah maka ada beberapa penyebabnya, antara lain:
Fibroid atau polip
Terdapat pertumbuhan di rahim yang menyebabkan pendarahan yang lebih deras dari biasanya. Ini bersifat non-kanker
Endometriosis
Kondisi ini disebabkan oleh pertumbuhan jaringan yang biasanya melapisi rahim Bunda, bagian lain dari panggul. Di dalam rahim, jaringan itu membengkak setiap bulan dan kemudian ditumpahkan selama menstruasi Bunda. Jika terjadi di organ lain, seperti ovarium atau saluran tuba, jaringan tidak dapat pergi ke mana-mana.
Adenomiosis
Mirip dengan endometriosis, adenomiosis adalah suatu kondisi yang terjadi ketika jaringan yang biasanya melapisi rahim tumbuh ke dalam dinding rahim. Di sini, tidak ada tempat untuk pergi, sehingga menumpuk dan menyebabkan nyeri.
Gangguan pendarahan
Kondisi yang diwariskan seperti penyakit Von Willebrand mempengaruhi pembekuan darah. Gangguan ini juga bisa menyebabkan perdarahan menstruasi berat yang tidak normal.
Komplikasi kehamilan
Suatu hal yang tidak biasa, aliran deras bisa menjadi tanda keguguran atau kehamilan ektopik. Itu bisa terjadi terlalu dini sehingga Bunda mungkin tidak menyadari bahwa Bunda sedang hamil.
Kanker
Kanker rahim atau serviks bisa menyebabkan pendarahan hebat dan nyeri. Akan tetapi, kanker ini sering kali didiagnosis setelah menopause.
2. Disertai nyeri payudara
Payudara Bunda mungkin terasa sedikit lunak selama menstruasi. Penyebab ketidaknyamanan ini kemungkinan besar adalah fluktuasi kadar hormon.
Meski demikian, terkadang rasa sakitnya sampai ke ketiak di mana terdapat beberapa jaringan payudara yang disebut Tail of Spence. Namun jika payudara Bunda sakit atau nyerinya tidak bersamaan dengan siklus bulanan, segera periksakan diri.
Meskipun nyeri payudara biasanya bukan disebabkan oleh kanker namun bisa menjadi gejala penyakit yang jarang terjadi.
3. Periode yang pendek atau sangat panjang
Periode normal dapat berlangsung antara dua hingga tujuh hari. Menstruasi yang singkat mungkin tidak perlu dikhawatirkan, terutama jika itu menjadi hal yang biasa bagi Bunda.
Menggunakan alat kontrasepsi hormonal juga dapat memperpendek siklus Bunda. Memasuki masa menopause dapat mengganggu siklus normal Bunda.
Berbeda ketika menstruasi Bunda tiba-tiba menjadi lebih pendek, konsultasikan dengan dokter. Belum lagi jika disertai kram haid.
4. Kram yang hebat
Kram merupakan bagian normal dari menstruasi. Hal ini disebabkan oleh kontraksi rahim yang mendorong keluar lapisan rahim Bunda.
Kram biasanya dimulai satu atau dua hari sebelum menstruasi Bunda dimulai, dan berlangsung selama dua hingga empat hari. Bagi sebagian wanita, kram ringan dan tidak mengganggu. Namun yang lain mengalami kram lebih parah disebut dismenore.
Kemungkinan penyebab lain dari kram yang menyakitkan meliputi:
- Fibroid
- IUD
- Endometriosis
- Adenomiosis
- Penyakit radang panggul (PID)
- Penyakit menular seksual (IMS)
- Stres
5. Disertai diare atau muntah
Beberapa wanita biasanya mengalami nyeri haid saat menstruasi. Dalam sebuah penelitian, 73% wanita melaporkan mengalami sakit perut, diare, atau keduanya saat menstruasi.
Jika gejala ini tidak normal bagi Bunda, hal ini mungkin mengindikasikan PID atau kondisi medis lainnya. Karena diare atau muntah berlebihan dapat menyebabkan dehidrasi, segera pergi ke dokter.
6. Konsistensi yang tidak biasa
Konsistensi suatu periode dapat berubah dari awal hingga akhir periode. Mulai dari aliran yang lebih deras di awal kemudian menjadi lebih ringan menjelang akhir periode. Jika Bunda mengalami konsistensi darah menstruasi yang tidak normal, berbeda dengan biasanya, sebaiknya konsultasikan ke dokter.
Darah menstruasi yang berwarna merah muda dan encer atau sangat kental dapat mengindikasikan kondisi medis tertentu, seperti menoragia.
7. Menstruasi tidak teratur
Siklus menstruasi yang normal berlangsung selama 28 hari. Namun bisa berbeda-beda pada setiap orang. Siklus menstruasi yang teratur mungkin berlangsung selama 24 sampai 38 hari.
Haid tidak teratur, seperti haid yang terjadi lebih sering atau jarang dari biasanya bahkan disertai dengan nyeri haid bisa menjadi tanda adanya penyakit. Bunda bisa saja mengalami endometriosis, PCOS, kegagalan ovarium prematur, atau masalah tiroid.
Itulah tanda nyeri haid yang tak boleh disepelekan. Ketika Bunda sering mengalami nyeri haid dan disertai gejala di atas, sebaiknya konsultasikan ke dokter.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Simak video di bawah ini, Bun:
David Beckham Buktikan Asma Bukan Penghalang Jadi Atlet Dunia
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
7 Minuman yang Dilarang Saat Haid, Hindari Agar Tidak Makin Kram
Viral Wanita Rebahan di KRL, dr Boyke Sebut Nyeri Menstruasi Setiap Orang Berbeda-beda
8 Makanan yang Bantu Redakan Nyeri Haid, Salmon hingga Pisang
Nyeri Haid Bikin Tersiksa, Redakan dengan Kiat Berikut Bun
TERPOPULER
Cara Mengenali Orang dengan IQ Tinggi dari Kebiasaannya yang Lebih Suka di Rumah
15 Cafe yang Dilengkapi Playground di Jakarta Lengkap dengan Estimasi Harga Menu
Terlahir Tanpa Rahim, Bunda Ini Tak Menyerah & Kini Jalani Program IVF demi Punya Momongan
Anak Masih Susah Pegang Pensil dengan Benar? Ketahui Penyebab & Cara Mengatasinya
Pesona Artis Hamil Anak Pertama dalam Balutan Outfit Stylish, Shenina Cinnamon hingga Adinda Thomas
REKOMENDASI PRODUK
5 Panci Deep Fryer Kecil Multifungsi Stainless Steel Anti Lengket dan Tahan karat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Sampul Buku Lengkap dari Aesthetic, Plastik Bening, Cokelat, dan Warna
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
7 Alat Pel Lantai yang Bagus dari Putar, Tanpa Bilas & Otomatis
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Hair Tonic Bantu Atasi Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Lap Microfiber Terbaik untuk Membersihkan Rumah, Motor, dan Mobil
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Kebiasaan Orang Kaya yang Membuatnya Hidup Semakin Sukses
Sarapan Sehat Jadi Bekal Penting Anak untuk Lebih Fokus Belajar, Energen Ajak Orang Tua Biasakan Sejak Dini
Anak Masih Susah Pegang Pensil dengan Benar? Ketahui Penyebab & Cara Mengatasinya
Terlahir Tanpa Rahim, Bunda Ini Tak Menyerah & Kini Jalani Program IVF demi Punya Momongan
15 Cafe yang Dilengkapi Playground di Jakarta Lengkap dengan Estimasi Harga Menu
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Insert Investigasi: Aksi Ibu-ibu Nekat Menumpang di Bagasi Bus hingga WNI Ditawan Perampok Somalia
-
Beautynesia
6 Cara Mengenali Orang yang Haus Validasi dalam Hubungan dari Kebiasaannya
-
Female Daily
MASSHIRO&Co. Rayakan 1 Dekade Lewat The Summer Capsule 2026!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Foto Lamaran Asnawi Mangkualam-Yuriska Patricia, Serasi Berbusana Pink Pastel
-
Mommies Daily
7 Event Jakarta 29 Juni–5 Juli 2026, dari Jakarta X Beauty hingga Konser Seru