MOM'S LIFE
7 Efek Pernikahan Tidak Bahagia untuk Kesehatan Mental, Jangan Dianggap Sepele Bun
Amira Salsabila | HaiBunda
Kamis, 08 Feb 2024 14:25 WIBTidak merasa bahagia dalam pernikahan bukan keinginan bagi siapa pun. Hal ini karena efek dari pernikahan yang tidak bahagia bisa berdampak buruk terhadap kesehatan mental pasangan satu sama lain.
Pernikahan yang tidak bahagia adalah pernikahan di mana Bunda terus-menerus bergumul dengan perasaan putus asa. Pernikahan yang tidak bahagia terutama ditandai dengan agresi pasif dari salah satu atau kedua pasangan, pertengkaran terus-menerus, kebencian, kemarahan, dan keracunan berlebihan dari kedua pasangan.
Terus menerus merasa sengsara dalam pernikahan merupakan tanda ada yang tidak beres dalam hubungan tersebut. Oleh karena itu, perasaan itu tidak boleh ditanggapi dengan lambaian tangan. Bunda harus menemukan penyebab munculnya perasaan tersebut dan segera menemukan solusinya permanen.
7 Efek Pernikahan Tidak Bahagia untuk Kesehatan Mental
Konsekuensi dari pernikahan yang tidak bahagia bisa sangat mengerikan. Berikut adalah beberapa efek pernikahan tidak bahagia untuk kesehatan mental:
1. Harga Diri yang Rendah
Melansir dari laman marriage, penelitian telah membuktikan bahwa pernikahan yang tidak bahagia dalam jangka panjang berdampak buruk pada harga diri dan kesejahteraan seseorang secara keseluruhan.
Rendahnya rasa percaya diri juga menjadi salah satu alasan mengapa orang-orang dalam pernikahan yang tidak bahagia tampaknya enggan melepaskan hubungan beracun tersebut.
2. Isolasi Sosial
Isolasi sosial biasanya dimulai secara perlahan sampai tiba-tiba menyadari bahwa Bunda harus menghadapi pernikahan yang tidak bahagia sendirian, tanpa sistem pendukung yang dapat membantu Bunda melewatinya.
3. Kehilangan Semangat
Tetap bersama seseorang yang tidak dapat memenuhi kebutuhan emosional dan tidak ingin berusaha memahami Bunda dapat menyebabkan kehilangan semangat. Pada titik tertentu, Bunda pasrah pada nasib apa pun yang menimpa Bunda.
Bunda juga mungkin akan menyerah pada ambisi pribadi, terutama ambisi yang tampaknya tidak disetujui oleh pasangan.
4. Meningkatkan Stres
Melansir dari laman healthline, pernikahan yang tidak bahagia dapat menyebabkan stres yang signifikan, yang kemudian dapat memengaruhi kesehatan fisik. Menurut ulasan pada 2017, dampak stres kronis dapat meluas ke:
- Pencernaan
- Nafsu makan
- Kesehatan otak dan kognitif
- Kesehatan jantung
- Kesehatan kekebalan tubuh
Stres yang berkepanjangan juga dapat menyebabkan perubahan struktur otak yang berdampak negatif pada kesejahteraan mental.
5. Perasaan Cemas
Pernikahan yang tidak bahagia membuat Bunda berada dalam kondisi goyah yang tidak stabil. Tidak ada kepuasan, hanya ketakutan. Perasaan cemas dan takut semakin meningkat, saat Bunda memasuki masa depan yang tidak memiliki stabilitas dan harapan.
6. Penurunan Rentang Perhatian
Kehidupan yang tenang dan bahagia dengan pernikahan yang stabil memberi pasangan kemampuan untuk berkonsentrasi dan fokus pada orang lain dan lingkungan sekitar.
Pernikahan yang tidak bahagia membuat pikiran Bunda sibuk dengan penderitaan sendiri. Menjadi sulit untuk keluar dari kabut yang tidak menyenangkan dan fokus pada kehidupan di sekitar Bunda. Jadi, lama kelamaan Bunda akan merasa sangat sulit untuk memperhatikan dalam waktu lama terhadap apa yang terjadi di sekitar Bunda.
7. Masalah Ingatan
Tidak bahagia dalam hubungan pernikahan menyebabkan masalah ingatan. Kehilangan ingatan, kebingungan, dan lupa bukanlah hal yang jarang terjadi.
Stres emosional dapat membebani pikiran sehingga mengingat tugas sehari-hari pun menjadi mustahil. Penyimpangan ingatan ini selanjutnya dapat memicu faktor emosional lainnya.
Nah, itulah beberapa efek pernikahan tidak bahagia untuk kesehatan mental. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/asa)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Ciri Toxic Parents, Bisa Berdampak Buruk bagi Kesehatan Mental Anak Bun
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Tak Hanya Fisik Bun, Kesehatan Mental Juga Penting Dijaga Saat Pandemi
4 Alasan Orang Tua Perlu Periksa Kesehatan Mentalnya, Bunda Perlu Tahu
Bunda Perlu Tahu, Ini Trik Sederhana Usir Stres Saat di Rumah
Anniversary Mommies Daily ke-10 Ajak Bunda Lebih Peduli Kesehatan Mental
TERPOPULER
Potret Terbaru Zahra Mariam Bolkiah Anak Pangeran Mateen, Wajah Menggemaskan Curi Perhatian
Dea Annisa Tampil Cantik Berhijab saat Honeymoon usai Nikah
Gen Z Kini Makin Jarang Posting di Medsos, Ternyata Ini Alasannya
Apa Itu COVID-19 PQ.16.1.1, Varian Baru yang Dipantau WHO
Nyeri Punggung dan Panggul saat Hamil, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Gen Z Kini Makin Jarang Posting di Medsos, Ternyata Ini Alasannya
Nyeri Punggung dan Panggul saat Hamil, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Potret Terbaru Zahra Mariam Bolkiah Anak Pangeran Mateen, Wajah Menggemaskan Curi Perhatian
Apa Itu COVID-19 PQ.16.1.1, Varian Baru yang Dipantau WHO
Dea Annisa Tampil Cantik Berhijab saat Honeymoon usai Nikah
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Simpel tapi Elegan, Casio LTP-V007L Cocok untuk Berbagai Gaya
-
Beautynesia
4 Manfaat Rutin Membaca Buku 20 Menit Setiap Pagi
-
Female Daily
Coba 6 Menu Spesial Hari Kemerdekaan di Bacha Coffee!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Anak Cindy Crawford & Richard Gere Pemotretan Vogue, Ikuti Ortu 34 Tahun Lalu
-
Mommies Daily
Menyimpan Parfum di Kulkas, Boleh atau Malah Merusak? Ini Penjelasannya