MOM'S LIFE
Dokter Ungkap Membersihkan Rumah Berdampak Positif bagi Kesehatan Mental
Arsitta Dwi Pramesti | HaiBunda
Kamis, 18 Apr 2024 16:54 WIBPernahkaH Bunda mendengar ungkapan “When clitter is winning, mental health is losing”? Istilah ini bermaksud bahwa kebersihan rumah sangat berpengaruh pada kesehatan mental penghuni rumah tersebut.
Para ahli menyarankan Bunda untuk membersihkan rumah secara berkala demi menjaga kesehatan mental. Rumah yang rapi dan bersih cenderung membuat bahagia dan membawa ketenangan lho, Bunda.
Bunda tak harus membebankan tugas pembersihan ini sendiri, Bunda dapat mengajak suami dan anak untuk ikut berpartisipasi. Selain mempermudah pekerjaan, membersihkan rumah bersama juga mempererat hubungan keluarga.
Hubungan kebersihan rumah dan kesehatan mental
Melansir dari New York Post, Dr. Faith Coleman menjelaskan bahwa rumah yang berantakan dapat membebani pikiran dan membuat Bunda stress. Meskipun terlihat sepele, pembersihan rumah sangat penting dilakukan.
Coleman berpendapat bahwa terdapat banyak konsekuensi yang ditimbulkan oleh ruangan berantakan terhadap kesehatan mental, seperti gangguan ingatan, kebiasaan makan yang buruk, dan penurunan kontrol impuls.
Rumah yang berantakan juga dapat meningkatkan risiko mengembangkan gangguan suasana hati, menghambat kreativitas, menurunkan produktivitas, mengurangi energi, dan mengganggu konsentrasi serta pengambilan keputusan.
Penelitian menunjukkan bahwa ruang tempat Bunda tinggal merupakan rumah psikologis Bunda. Di rumah, Bunda memiliki tempat bernaung yang nyaman dan aman.
Satu studi yang diterbitkan dalam Journal of Environmental Psychology melihat hal-hal apa yang dapat mengurangi stress dan berkontribusi pada kenyamanan rumah psikologis.
Catherine Roster, penulis studi dan profesor di Anderson School of Management Universitas New Mexico, menemukan bahwa rumah yang berantakan memberikan dampak negatif yang besar pada kenyamanan rumah psikologis.
Dampak negatif rumah yang kotor terhadap kesehatan mental
Rumah yang kotor dan berantakan memberikan sejumlah dampak negatif bagi penghuni rumah, lho, Bunda. Dampak negatif ini, diantaranya
1. Merusak ingatan
Rumah yang berantakan menyebabkan kebiasaan makan yang buruk dan menurunkan kontrol impuls. Hal ini dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan suasana hati dan mengganggu konsentrasi, serta menurunkan kemampuan dalam pengambilan keputusan. Rumah yang kotor juga menghambat kreativitas, mengurangi produktivitas, dan menghabiskan energi Bunda.
2. Membuat rugi
Bayangkan waktu yang Bunda habiskan untuk mencari barang yang hilang? Atau saat barang tersebut tidak ketemu dan Bunda harus membeli barang yang baru?
Hal ini dapat merampas lima persen dari waktu Bunda. Coba deh, Bunda hitung, berapa lima persen dari penghasilan Bunda? Nah, itulah kerugian yang ditimbulkan dari rumah yang kotor dan berantakan, Bunda.
3. Merusak komunikasi antar anggota keluarga
Rumah yang kotor dan berantakan membuat anggota keluarga sulit menjalin komunikasi. Ketidaknyamanan ini bahkan bahkan dapat merusak atau menghancurkan hubungan.
Ketika lingkungan sangat berantakan, perhatian orang-orang akan terganggu oleh rangsangan visual acak di dalam ruangan, sehingga mengganggu pembacaan ekspresi dan emosi orang-orang di lingkungan yang tersebut.
Apa dampak positif membersihkan rumah bagi kesehatan mental?
Untuk menghindarkan anggota keluarga dari dampak negatif tersebut, Bunda dapat membersihkan dan merapikan rumah. Rumah yang bersih dan rapi memiliki segudang manfaat bagi kesehatan mental.
Melansir dari Study Finds, beberapa manfaat membersihkan rumah bagi kesehatan mental meliputi:
- Meningkatkan suasana hati. Merapikan rumah membuat pikiran Bunda rileks.
- Meningkatkan kesehatan fisik. Rumah yang bersih membuat kebiasaan makan membaik, membuat badan segar karena membersihkan rumah setara dengan olahraga, dan mengurangi kelebihan berat badan.
- Meningkatkan kemampuan untuk fokus. Rumah yang rapi dan harum membuat Bunda semakin fokus.
- Meningkatkan produktivitas. Lingkungan yang nyaman dan membuat fokus akan meningkatkan produktivitas penghuni rumah.
- Meredakan kecemasan. Setelah rapinya kondisi rumah, kecemasan pun akan hilang.
- Meningkatkan kualitas tidur. Kamar yang nyaman dan tenang akan membuat tidur semakin nyenyak.
- Meningkatkan hubungan anggota keluarga. Rumah yang bersih dan rapi membuat komunikasi lebih efektif. Sehingga anggota keluarga dapat berkumpul di ruang keluarganya yang nyaman.
Tips membersihkan rumah
Melansir dari New York Post, Bunda dapat membersihkan rumah dengan menerapkan tips sebagai berikut.
- Mulai dari yang kecil. Bunda dapat fokus pada area kecil dalam satu waktu agar tidak kewalahan. Agar lebih rileks, Bunda dapat mendengarkan musik sembari membersihkan rumah. Ciptakan suasana yang nyaman ya, Bun.
- Jadwalkan waktu untuk membersihkan rumah. Sisihkan waktu tertentu untuk membersihkan rumah dan patuhi jadwal yang Bunda buat. Untuk menambah motivasi, bayangkan betapa nikmatnya bersantai di rumah yang bersih dan harum.
- Kategorikan barang-barang. Bunda dapat memasukkan barang ke dalam organizer. Bunda dapat menyimpan barang-barang sentimental atau musiman di tempat yang terpisah. Sehingga rumah semakin rapi dan enak dipandang.
- Lakukan penataan digital. Cobalah untuk melihat kotak masuk email Bunda secara berkala. Jangan membaca ratusan email dalam sehari ya, Bun. Hal ini akan membuat Bunda kewalahan, loh!
- Jangan dramatisir setiap barang. Tahukah Bunda bahwa dengan menyentuh dan memikirkan satu barang membuat Bunda semakin terikat? Nah, jangan lakukan ini ya, Bun. Saat membersihkan rumah, jangan terlalu mengenang kenangan dalam benda tertentu. Hal ini dapat menyulitkan Bunda untuk membuangnya.
Nah, Bunda, itulah dampak positif membersihkan rumah bagi kesehatan mental dan tips membersihkan rumah yang dapat Bunda lakukan. Setelah membaca artikel di atas, bersihkan rumah secara berkala untuk menjaga kesehatan anggota keluarga ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fia/fia)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Cara Mengajarkan agar Anak Merasa Berharga & Mencintai Diri Sendiri
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Tak Hanya Fisik Bun, Kesehatan Mental Juga Penting Dijaga Saat Pandemi
4 Alasan Orang Tua Perlu Periksa Kesehatan Mentalnya, Bunda Perlu Tahu
Bunda Perlu Tahu, Ini Trik Sederhana Usir Stres Saat di Rumah
Anniversary Mommies Daily ke-10 Ajak Bunda Lebih Peduli Kesehatan Mental
TERPOPULER
Ciri Kepribadian Orang yang Menghasilkan Uang Lebih Banyak Menurut Penelitian
Anak Usia 5 Tahun Masih Ngompol di Malam Hari, Normalkah?
Jadwal & Tekstur MPASI Bayi 7-12 Bulan, Bunda Perlu Tahu
4 Zodiak Ini Paling Menikmati Gaya Hidup Slow Living, Bunda Termasuk?
Studi Temukan Mikroplastik di Plasenta dan Bayi Belum Lahir, Waspadai Dampaknya Bun
REKOMENDASI PRODUK
5 Bibit Jeruk Lengkap dari Purut, Nipis & Bali
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Kulkas 1 Pintu Watt Rendah Hemat Energi, Bantu Pengeluaran Rumah Tangga Lebih Irit!
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lampu LED Emergency, Cadangan saat Kena Pemadaman Listrik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Label Nama Buku Aesthetic untuk Buku Pelajaran Anak
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
7 Bantal Menyusui Multifungsi Terbaik yang Bagus & Nyaman untuk Ibu & Bayi
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Kepribadian Orang yang Menghasilkan Uang Lebih Banyak Menurut Penelitian
Jadwal & Tekstur MPASI Bayi 7-12 Bulan, Bunda Perlu Tahu
5 Bibit Jeruk Lengkap dari Purut, Nipis & Bali
Anak Usia 5 Tahun Masih Ngompol di Malam Hari, Normalkah?
Studi Temukan Mikroplastik di Plasenta dan Bayi Belum Lahir, Waspadai Dampaknya Bun
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Adu Gaya Zize-Inka di Acara Jennifer Coppen, Bergaun Serba Hitam tapi Beda Aura
-
Beautynesia
3 Cara Membesarkan Anak yang Tangguh Tanpa Terlalu Keras
-
Female Daily
Ringan dan Breathable, Koleksi Summer 2026 Abercrombie & Fitch Cocok untuk Cuaca Panas!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Family Man! Potret Kim Mu Yeol Bareng Istri dan Anaknya Bikin Fans Baper
-
Mommies Daily
6 Tanda Istri Tidak Bahagia dalam Pernikahan yang Sering Tidak Disadari