MOM'S LIFE
Hati-hati Bun! Ini 3 Tips Cegah Anemia saat Menstruasi
Amira Salsabila | HaiBunda
Kamis, 29 Aug 2024 22:40 WIBAnemia memengaruhi sel darah merah dan hemoglobin. Hemoglobin adalah protein dalam sel darah merah yang membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan dan organ di dalam tubuh Bunda.
Penyebab anemia yang paling umum adalah kekurangan zat besi, yang dibutuhkan tubuh untuk membuat hemoglobin. Namun, salah satu faktor yang sering diabaikan adalah kekurangan darah akibat menstruasi.
Di Indonesia, Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) pada 2023 mencatat prevalensi anemia pada remaja usia 15-24 tahun sebesar 15,5 persen. Namun, perempuan memiliki risiko mengalami anemia lebih tinggi jika dibandingkan dengan laki-laki.
Hal ini dikarenakan selama menstruasi, hemoglobin pada perempuan mengalami penurunan sebanyak 9,2 persen.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2008 juga menyatakan setidaknya ada satu dari tiga orang dewasa yang mengalami anemia karena kekurangan zat besi. Hal ini juga disebabkan karena pola hidup yang kurang baik, sehingga mengakibatkan kurangnya asupan zat besi pada tubuh.
Anemia juga menyasar berbagai kelompok usia, mulai dari umur di bawah 12 tahun, remaja, hingga dewasa, terutama perempuan yang mengalami menstruasi setiap bulan.
“Ketika tubuh mengalami kondisi anemia akibat kekurangan zat besi, suplai oksigen pada tubuh mengalami penurunan, khususnya pada saat menstruasi, sehingga muncul gejala seperti lelah, pusing kunang-kunang, dan wajah pucat yang dapat mengganggu produktivitas,” ujar dokter spesialis kebidanan dan kandungan, dr. Linda Lestari, dalam acara Konferensi Pers Sangobion, Kamis (29/8/2024).
Tips mencegah anemia saat menstruasi
Berikut adalah beberapa cara terbaik yang bisa Bunda lakukan untuk mencegah anemia saat periode menstruasi.
1. Makan gizi seimbang
Ketua Tim Kerja Kesehatan Anak Usia Sekolah dan Remaja, Direktorat Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Weni Kusumaningrum, mengatakan cara paling utama yang perlu dilakukan adalah pastikan makan dengan gizi seimbang.
“Untuk mencegahnya, cara paling utama adalah makan gizi seimbang. Makan gizi seimbang itu berarti ada karbohidratnya, ada proteinnya, ada sayuran dan buah,” ungkap Weni kepada HaiBunda.
2. Minum air putih yang cukup
Batasi konsumsi kopi dan teh saat makan. Sebab, minuman tersebut dapat mempersulit tubuh memperoleh zat besi yang dibutuhkan dari makanan. Sebagai gantinya adalah pastikan selalu minum air putih.
“Jangan lupa juga minum air putih setelah makan, hindari minum kopi dan teh,” ungkapnya.
3. Konsumsi suplemen
Bunda juga perlu mengonsumsi suplemen atau tablet penambah darah dengan kandungan zat besi. Hal ini karena suplemen zat besi dapat membangun kembali simpanan sel darah merah yang berfungsi.
“Kalau kita menyarankan konsumsi tablet penambah darah minimum seminggu sekali,” ujar Weni.
Hal serupa juga disampaikan oleh Linda. Ia mengatakan konsumsi suplemen zat besi yang dilengkapi dengan vitamin C juga dapat membantu penyerapan zat besi yang lebih optimal.
“Beberapa bahan makanan mengandung zat besi dapat ditemukan pada hati ayam, daging merah dan bayam. Lalu, dapat juga ditambahkan dengan suplemen zat besi yang dilengkapi dengan vitamin C guna membantu penyerapan zat besi lebih optimal,” sambungnya.
Nah, itulah beberapa tips yang bisa Bunda ikuti untuk mencegah anemia saat menstruasi. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)Simak video di bawah ini, Bun:
Setop Tidur dengan Rambut Basah, Ini Dampaknya untuk Kesehatan
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Ramai Seblak dan Bakso Disebut Picu Anemia, Ini Penjelasan Dokter Gizi
10 Jus Penambah Darah untuk Atasi Anemia, Enak dan Mudah Dibuat
Pola Diet agar Bunda & Keluarga Bebas Anemia
Jangan Sampai Anemia, Konsumsi Asupan Ini Saat Haid
TERPOPULER
Ini Dia Negara Paling Jujur dan Paling Tidak Jujur di Dunia, Indonesia Masuk Mana?
Seberapa Efektif Pola Asuh 5:1 untuk Bangun Hubungan yang Sehat antara Anak dan Orang Tua?
Rayakan Hari Anak Nasional Lewat Momen Penuh Keceriaan Bersama Anak-anak Pejuang Kanker
Darah Haid Menggumpal seperti Daging Hati Ayam, Apakah Normal?
4 Kode Warna dan Abjad Nutri-Level di Produk Pangan Olahan
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Merek Bantal Anti Peyang, Pilih yang Terbaik untuk Si Kecil!
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Kartu Ucapan Kelahiran Aesthetic untuk Bayi Perempuan & Laki-laki
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kasur Lantai Lipat Terbaik, Ada yang Orthopedic
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Cuaca Panas Bikin Rambut Cepat Lepek? Ini 7 Produk Perawatan Rambut yang Wajib Dicoba
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Outfit Hijab untuk Ibu Hamil, Nyaman Dipakai dan Tetap Stylish
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Dongeng: Anak Itik Buruk Rupa
Bayi Minum ASI Banyak Hari Ini tapi Besok Sedikit, Normalkah?
5 Potret Andy /rif Bersama Kedua Putranya, Beda Postur Tubuh Ayah-Anak Jadi Sorotan
Seberapa Efektif Pola Asuh 5:1 untuk Bangun Hubungan yang Sehat antara Anak dan Orang Tua?
Rayakan Hari Anak Nasional Lewat Momen Penuh Keceriaan Bersama Anak-anak Pejuang Kanker
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
2 Hotel di Jalur Adisucipto Jogja, Mana yang Paling Cocok buat Kebutuhanmu?
-
Beautynesia
7 Kebiasaan yang Bisa Memicu Kulit Wajah Breakout
-
Female Daily
Sulwhasoo Luncurkan First Care Activating Serum Mist, Skin Reset 3 Detik yang Bisa Dibawa Ke Mana Saja!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Penyiar AI Dikritik karena Busana Seksi, Picu Perdebatan di Industri Penyiaran
-
Mommies Daily
10 Tempat Sarapan di Jakarta yang Jadi Favorit Keluarga, Enak dan Ramah Anak