moms-life

Pola Diet agar Bunda & Keluarga Bebas Anemia

Melly Febrida Kamis, 17 Oct 2019 07:00 WIB
Pola Diet agar Bunda & Keluarga Bebas  Anemia
Jakarta -
Anemia bisa terjadi pada siapa saja. Termasuk ibu hamil, pria, wanita, bahkan anak prasekolah. Nah, pola diet berperan penting untuk mencegah anemi.

Mengutip Medical News Today, anemia terjadi ketika jumlah sel darah merah yang bersirkulasi dalam tubuh menurun. Gejalanya bisa berupa perasaan lelah, kekurangan energi, sakit kepala, nyeri dada, dan kulit pucat.

Seperti kita ketahui, sel darah merah mengandung protein yang disebut hemoglobin yang kaya zat besi. Tanpa cukup zat besi, tubuh tidak bisa menghasilkan hemoglobin yang dibutuhkan untuk membuat sel darah merah untuk mengantarkan darah kaya oksigen ke seluruh tubuh.


Untuk jenis anemia, ada banyak dan yang paling umum adalah anemia defisiensi besi. Apabila anemia disebabkan kekurangan nutrisi, perubahan pola makan kaya zat besi dapat membantu meringankan gejala

Pola diet untuk cegah ibu hamil anemia

Spesialis Nutrisi Katherine Marengo, LDN, RD, mengatakan kekurangan folat dan vitamin B-12 juga bisa memengaruhi kemampuan tubuh untuk membuat sel darah merah. Karena itu, pola makan yang kaya akan zat besi dan vitamin B penting untuk orang dengan anemia.

Menurutnya, ada dua jenis zat besi dalam makanan yakni zat besi heme dan zat besi nonheme. Zat besi heme ditemukan dalam daging, unggas, dan makanan laut. Zat besi nonheme ditemukan dalam makanan nabati dan makanan yang diperkaya zat besi.

"Tubuh Anda dapat menyerap kedua jenis ini, tetapi lebih mudah menyerap zat besi heme," kata Marengo mengutip Health Line.

Meskipun penegangan anemia bersifat individual, Marengo bilang, sebagian besar membutuhkan 150 hingga 200 mg zat besi setiap hari. Berikut beberapa makanan untuk menambah zat besi dan membantu melawan anemia defisiensi besi:

1. Sayuran hijau

Sayuran hijau terutama yang gelap, ini menjadi salah satu sumber zat besi nonheme terbaik. Contohnya bayam, kubis. sejenis sawi

Beberapa sayuran hijau tinggi zat besi, seperti bayam dan kangkung, juga kaya akan oksalat. Ini adalah senyawa yang mencegah penyerapan zat besi nonheme. Jadi, meskipun sayuran hijau bermanfaat, jangan bergantung pada itu saja untuk mengobati anemia.

"Tidak ada makanan yang bisa menyembuhkan anemia. Tetapi mengonsumsi makanan sehat secara keseluruhan yang kaya akan sayuran hijau gelap, kacang-kacangan dan biji-bijian, makanan laut, daging, dan kacang-kacangan dapat membantu Anda mendapatkan zat besi yang Anda butuhkan untuk mengelola anemia," katanya.

Vitamin C juga membantu perut menyerap zat besi. Mengkonsumsi sayuran hijau dengan makanan yang mengandung vitamin C seperti jeruk, paprika merah, dan stroberi, bisa meningkatkan penyerapan zat besi. Beberapa sayuran hijau adalah sumber zat besi dan vitamin C yang baik, seperti collard green dan Swiss chard.

2. Daging dan unggas

Semua daging dan unggas mengandung zat besi heme. Daging merah, domba, dan daging rusa adalah sumber terbaik. Sedangkan, daging unggas dan ayam memiliki jumlah zat besi lebih rendah.

"Mengonsumsi daging atau unggas dengan makanan seperti sayuran hijau, dapat meningkatkan penyerapan zat besi," ujarnya.

Ilustrasi pola diet cegah anemiaIlustrasi pola diet cegah anemia/ Foto: iStock
3. Hati

Banyak orang menghindar hati, padahal ini merupakan asupan kaya akan zat besi dan folat. Beberapa jeroan yang kaya zat besi adalah jantung, ginjal, dan lidah sapi.

4. Makanan laut

Beberapa makanan laut menyediakan zat besi heme, seperti tiram, kerang, dan udang. Kebanyakan ikan mengandung zat besi. Misalnya saja sarden kalengan, tuna kalengan atau segar, dan salmon segar.

"Meskipun salmon segar dan kalengan merupakan sumber zat besi yang baik, salmon kalengan tinggi kalsium yang bisa mengikat besi dan mengurangi penyerapannya. Makanan tinggi kalsium tidak boleh dimakan bersamaan dengan makanan kaya zat besi," papar Marengo.

Contoh lain dari makanan kaya kalsium susu mentah, yogurt, kefir, keju, ikan sarden, brokoli, dan tahu.

5. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan adalah sumber zat besi yang baik untuk vegetarian dan pemakan daging. Beberapa pilihan kacang-kacangan yang kaya zat besi adalah kacang merah, buncis, dan kedelai

6. Biji-bijian



Saat memilih biji-bijian, pilihlah varietas mentah biji-bijian yang mengandung zat besi adalah seperti biji labu, kacang mete, kacang pistasi, biji rami, kacang pinus, dan biji bunga matahari

"Kacang almond juga merupakan sumber zat besi yang baik," kata Marengo.

Simak juga penyebab thalassemia pada anak di video berikut.

[Gambas:Video Haibunda]

(rdn/rdn)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi