MOM'S LIFE
Ini Orang Pertama yang Buat Aturan Pajak di Indonesia
ANNISA ZAHRA AULIANY | HaiBunda
Minggu, 24 Nov 2024 15:20 WIBBunda mungkin sudah mendengar soal rencana kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi sebesar 12 persen di tahun 2025. PPN adalah pemungutan atas pajak konsumsi yang dibayar sendiri sehubungan penyerahan Barang kena Pajak dan Jasa Kena Pajak.
Mungkin Bunda pernah bertanya-tanya, siapa orang yang pertama kali membuat dan menerapkan sistem pajak di Indonesia? Bagaimana pula sejarah perpajakan yang mewajibkan pungutan pada rakyat? Simak penjelasannya berikut ini.
Stamford Raffles adalah orang pertama yang buat sistem pajak di Indonesia
Pada awalnya, masyarakat belum mengenal pajak di era VOC pada tahun 1602 hingga dibentuknya Hindia Belanda pada tahun 1800. Dahulu kala, hanya diberlakukan hak istimewa raja atau VOC di mana rakyat wajib memberikan hasil bumi dan tenaga kerja.
Perubahan pun terjadi ketika Gubernur Jenderal Raffles atau Sir Thomas Stamford Raffles datang ke Hindia Belanda atas nama Kerajaan Inggris pada tahun 1811. Kolonial Inggris tersebut memperkenalkan sistem pajak yang sudah lazim di Barat ke masyarakat Hindia Belanda.
Berdasarkan teori, Raffles menganggap bahwa Inggris berhak atas kepemilikan tanah di Jawa, menggantikan kepemilikan para raja. Oleh sebab itu, ia mengharuskan para petani yang memiliki tanah atau bekerja di tanah orang untuk membayar pajak tanah.
Penerapan pajak pertama kali dijelaskan dalam buku Wahyu yang Hilang, Negeri yang Guncang karya sejarawan Ong Hok pada tahun 2018. Dalam buku tersebut, Raffles dijelaskan sebagai penguasa Barat pertama yang meletakkan dasar finansial negara kolonial baru di Indonesia.
Meskipun demikian, penerapan pajak di Hindia Belanda tidak membuahkan banyak hasil bagi Raffles. Hal ini karena era kekuasaannya hanya sebentar dan ia harus meninggalkan Hindia Belanda pada tahun 1816.
Setelah itu, sistem pajak diterapkan lagi ketika Belanda kembali menguasai Hindia Belanda. Namun, pungutan pajak tidak berperan besar untuk meningkatkan pendapatan sehingga pemerintah membuat kebijakan Tanam Paksa yang begitu kejam terhadap rakyat.
Pajak selama zaman Hindia Belanda tidak hanya berlaku untuk pribumi jelata, namun juga pribumi kaya dan orang Eropa. Meski begitu, 60 persen penghasilan Hindia Belanda tetap saja berasal dari pajak rakyat.
Sejarah pajak di masa kerajaan sampai penjajahan
Meskipun Stamford Raffles adalah orang pertama yang membuat sistem pajak pada era Hindia Belanda, masyarakat Indonesia telah mengenal pungutan sejenis pajak sejak zaman kerajaan. Mengutip laman Direktorat Jenderal Pajak, upeti merupakan pungutan bersifat memaksa yang diberikan kepada raja sebagai persembahan.
Dengan memberikan upeti kepada raja, masyarakat kemudian mendapat imbalan berupa jaminan keamanan dan ketertiban. Namun, beberapa kerajaan seperti Majapahit, Demak, Mataram, dan Pajang juga mengenal sistem pembebasan pajak, terutama pajak atas kepemilikan tanah yang juga disebut tanah perdikan.
Kemudian, selama masa penjajahan, VOC memungut pajak kepada pedagang Tionghoa dan pedagang asing lainnya, namun tidak di wilayah kekuasaannya seperti Batavia dan Maluku. Lalu, Gubernur Jenderal Daendels juga memungut pajak pada pintu gerbang dan pajak penjualan barang di pasar.
Berlanjut ke era pendudukan Inggris, Raffles memperkenalkan sistem pajak landrent stesel yang menjadi cikal bakal Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Pemungutan pajak diterapkan kepada para petani karena Raffles menganggap tanah mereka merupakan tanah milik para raja, sedangkan para raja dianggap menyewa tanah kepada pemerintah kolonial Inggris.
Memasuki zaman penjajahan Jepang, sulit membedakan mana yang merupakan pajak dan mana yang rampasan karena mereka menggunakan seluruh sumber daya untuk biaya perang. Di samping kewajiban Romusha yang menyiksa, rakyat juga harus membayar pungutan yang dianggap sebagai pajak.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Tips Siapkan Biaya Sekolah Si Kecil di Masa Depan, Bisa Dimulai Sejak Kehamilan
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Enggak Perlu Ribet, Ini Cara Lapor SPT Tahunan Online Lewat HP
Sri Mulyani Tegaskan Laptop-HP dari Kantor Tak Dikenakan Pajak Bun
Sebentar Lagi, KTP Bakal Punya Fungsi NPWP Bun
Jenis Beras yang Bakal Dipungut PPN, Bunda Termasuk yang Mengonsumsinya?
TERPOPULER
Berat Badan Turun Tanpa Diet, Rigen Rakelna Ungkap Kebiasaan yang Dilakukan
9 Zodiak Paling Drama, Masalah Kecil Bisa Jadi Panjang
Potret Aktris 'Agensi Rumah Tangga' Fita Anggriani Bersama Suami dan Dua Anak
9 Resep MPASI 6 Bulan ke Atas Anti Sembelit, Enak & Praktis Dibuat
150 Nama Bayi Terinspirasi dari Lautan dan Artinya untuk Laki-laki dan Perempuan
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Merk Baju Bayi Perempuan Baru Lahir yang Lucu dan Unik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Produk Wardah yang Aman untuk Ibu Hamil, Lengkap dari Sabun Cuci Wajah-Suncreen
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Jet Cleaner Terbaik, Ampuh & Cepat Bersihkan Noda
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Alat Tes Kolesterol, Gula Darah & Asam Urat yang Bagus & Mudah Digunakan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Kado untuk Ibu Hamil yang Ulang Tahun, Lengkap dari Mewah-Pasti Berguna
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Potret Aktris 'Agensi Rumah Tangga' Fita Anggriani Bersama Suami dan Dua Anak
9 Resep MPASI 6 Bulan ke Atas Anti Sembelit, Enak & Praktis Dibuat
Berat Badan Turun Tanpa Diet, Rigen Rakelna Ungkap Kebiasaan yang Dilakukan
150 Nama Bayi Terinspirasi dari Lautan dan Artinya untuk Laki-laki dan Perempuan
9 Zodiak Paling Drama, Masalah Kecil Bisa Jadi Panjang
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Berapa Tinggi Heels yang Nyaman untuk Kerja? Panduan Memilih Hak 3, 5, dan 6 cm
-
Beautynesia
7 Rekomendasi Film Remaja Seru untuk Temani Akhir Pekan, dari Drama Emosional hingga Fantasi
-
Female Daily
Efek Kortisol Tinggi di Badan yang Perlu Kamu Waspadai, Bukan Cuma Soal Stres
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
40 Kata-kata Ucapan Ulang Tahun untuk Diri Sendiri yang Menyentuh Hati
-
Mommies Daily
Sontek Warna Hijab Nikita Willy, Ini 7 Warna yang Bikin Wajah Terlihat Cerah!