MOM'S LIFE
Deretan Putri Kerajaan yang Kelak Naik Takhta sebagai Ratu
Mutiara Putri | HaiBunda
Kamis, 15 Jan 2026 17:40 WIBSebagian Bunda mungkin mengira bahwa kepemimpinan dalam sebuah kerajaan identik dengan seorang pangeran atau raja. Namun, faktanya tidak selalu demikian.
Di berbagai belahan dunia, terdapat putri kerajaan yang sejak dini dipersiapkan untuk memegang kekuasaan dan kelak naik takhta sebagai ratu. Bahkan, mereka juga menjalani pendidikan serta pelatihan khusus sebagai calon pemimpin, Bunda.
Lantas, siapa saja putri kerajaan yang disebut-sebut akan menjadi ratu di masa mendatang? Yuk, simak deretannya berikut ini.
1. Putri Catharina-Amalia dari Belanda
Putri Catharina-Amalia adalah pewaris takhta Kerajaan Belanda yang lahir di Den Haag pada 2003. Ia merupakan putri sulung dari pasangan Raja Willem-Alexander dan Ratu Maxima.
Amalia diketahui tinggal bersama orang tua dan saudara perempuannya di Istana Huis Ten Bosch. Ia juga telah dinobatkan sebagai calon ratu sejak 2013, saat usianya menginjak usia 10 tahun.
Dilansir dari laman South China Morning Post, kala itu Raja Willem menggantikan posisi ibunya, Ratu Beatrix, yang turun takhta. Perubahan gelar ini secara otomatis membuat Amalia ditunjuk sebagai calon ratu Belanda setelah sang ayah.
2. Putri Leonor dari Spanyol
Putri Leonor cukup populer di media sosial. Ia merupakan anak dari Ratu Letizia dan Raja Felipe yang berasal dari London. Ia merupakan pewaris takhta kerajaan melakukan latihan militer.
Dilansir dari laman People, ia menjalani latihan ini untuk mempersiapkan masa depannya sebagai ratu.
Selain disebut akan naik takhta, ia juga memiliki banyak gelar yang disematkan di belakang namanya, ini meliputi Princess of Asturias, Countess of Cervera, Duchess of Montblanc, Lady of Balaguer, Princess of Viana, dan Princess of Girona.
Ayahnya telah naik takhta sejak 2014. Sejak saat itu, konstitusi menjadikan Leonor sebagai pewaris takhta.
Berdasarkan undang-undang yang berlaku di sana, monarki Spanyol beroperasi di bawah sistem male-preference cognatic primogeniture. Artinya jika tidak ada anak laki-laki, maka anak sulung perempuan yang akan meneruskan kepemimpinan kerajaan.
3. Putri Ingrid Alexandra dari Norwegia
Putri Ingrid Alexandra merupakan penerus kerajaan Norwegia. Perempuan yang lahir pada 21 Januari 2004 ini berada di urutan kedua garis sukses kerajaan untuk kakeknya, Raja Harald V.
Ingrid adalah anak paling tua dari Putra Mahkota Haakon dan Putri Mahkota Mette-Marit. Begitu ia mengambil alih takhta, dia akan menjadi pemimpin perempuan kedua di negara itu, setelah Ratu Margaret abad ke-15.
4. Putri Victoria dari Swedia
Putri Victoria merupakan pewaris takhta kerajaan Swedia. Pada 2017, ia dinilai sebagai anggota kerajaan yang paling populer menurut majalah lokal, Svensk Damtidning.
Dilansir dari laman Style, ia sangat mendedikasikan dirinya kepada kerajaan. Bahkan, ia juga dikenal sebagai sosok yang ramah.
5. Putri Elisabeth dari Belgia
Putri Elisabeth merupakan anak tertua dari Raja Philippe dan Ratu Mathilde yang berasal dari Belgia. Ia mendapatkan gelar sebagai Duchess of Brabant dan digadang-gadang menjadi calon pewaris kerajaan.
Elisabeth berada di urutan pertama garis suksesi kerajaannya. Artinya, ia akan menjadi ratu. Ia diketahui mengambil bidang studi program sejarah dan politik di Lincoln College, ini merupakan kampus yang masih menjadi bagian dari Universitas Oxford.
Sebelum menempuh pendidikan di sana, ia diketahui telah menyelesaikan pendidikan SMA di UWC Atlantic College, Wales, Inggris.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/pri)