MOM'S LIFE
Gen Z Makin Banyak Kena Kanker Usus, Ini Tanda & Penyebabnya
Azhar Hanifah | HaiBunda
Senin, 02 Feb 2026 18:20 WIBKanker usus besar atau kanker kolorektal selama ini identik dengan penyakit usia lanjut. Namun, fakta terbaru menunjukkan kasus yang mengkhawatirkan, yaitu penyakit ini kini semakin banyak menyerang generasi muda, termasuk Gen Z dan Milenial.
Bahkan, banyak kasus terjadi pada usia 20–30-an, ketika seseorang merasa tubuhnya masih sehat dan jarang memeriksakan diri ke dokter. Tidak sedikit pula yang mengabaikan gejala awal karena mengira hanya gangguan pencernaan biasa atau wasir.
Melihat tren ini, penting bagi para Bunda untuk memahami tanda, penyebab, serta langkah pencegahan kanker usus sejak dini. Yuk, simak penjelasan lengkapnya dengan membaca artikel di bawah ini.
Kasus kanker usus pada gen Z terus meningkat
Mengutip dari laman NPR, laporan American Cancer Society menunjukkan bahwa sejak pertengahan 1990-an, kasus kanker kolorektal pada usia di bawah 50 tahun meningkat sekitar 50 persen.
Bahkan, ribuan anak muda meninggal setiap tahunnya akibat penyakit ini. Dalam laman Yale Medicine menyebutkan dokter kini semakin sering menangani pasien kanker usus berusia 20–30an tahun.
Dokter menegaskan bahwa siapa pun termasuk usia muda perlu segera memeriksakan diri bila mengalami perdarahan rektal atau perubahan kebiasaan buang air besar yang tidak kunjung membaik.
Deteksi dini sangat krusial karena kanker usus sebenarnya sangat bisa diobati bila ditemukan pada tahap awal. Selain dampak fisik, diagnosis kanker di usia muda juga membawa beban emosional yang berat.
Philana Gydricza, licensed clinical social worker sekaligus oncology patient navigator di Smilow Cancer Hospital, menggambarkan pengalaman tersebut dengan sangat kuat.
"Kanker itu seperti penyusup yang masuk ke dalam rumah. Ancamannya sangat besar," ujar Philana.
Ia menekankan bahwa pasien muda tidak hanya berjuang melawan penyakit, tetapi juga menghadapi kekhawatiran soal pekerjaan, keuangan, hingga kepercayaan diri.
Penyebab kanker usus pada anak muda, gaya hidup jadi sorotan utama
Lalu, apa yang membuat kanker usus semakin banyak menyerang Gen Z? Mengutip dari laman Science News, para ilmuwan menduga peningkatan ini berkaitan dengan berbagai faktor.
Pola makan yang tidak baik, minuman manis, daging olahan, serta rendah serat menjadi salah satu pemicu utama.
Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi minuman bergula yang berlebihan dan makanan siap saji dapat meningkatkan risiko kanker di usia muda. Sebaliknya, pola makan sehat, seperti sayuran, buah, serta biji-bijian dapat menjaga kesehatan usus.
Para peneliti juga sedang menyoroti perubahan mikrobioma usus serta paparan zat kimia seperti mikroplastik dan PFAS yang diduga memengaruhi risiko kanker sejak usia dini.
Meski faktor genetik tetap berperan, dokter menyebut banyak kasus kanker usus pada Gen Z terjadi tanpa riwayat keluarga. Karena itu, kesadaran terhadap gejala dan keberanian memeriksakan diri menjadi kunci utama pencegahan.
Namun, terdapat kabar baik mengenai penyakit ini, yaitu kanker usus termasuk jenis kanker yang sangat dapat diobati bila terdeteksi lebih awal. Pemeriksaan skrining, perubahan pola makan, serta gaya hidup lebih sehat terbukti mampu menurunkan risiko secara signifikan.
Meningkatnya kasus kanker usus pada Gen Z menjadi pengingat penting bahwa penyakit serius tidak mengenal usia. Mengenali gejala sejak dini, menerapkan pola hidup sehat, dan tidak ragu berkonsultasi ke dokter bisa menjadi langkah sederhana yang menyelamatkan nyawa.
Yuk, Bunda, mulai lebih peduli pada kesehatan usus diri sendiri dan keluarga sejak sekarang.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Mengenal Pedoman Gizi Seimbang, Langkah Sederhana Hidup Lebih Sehat
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Antibiotik Picu Kanker Usus Seperti Diidap Ibunda Kiki Farrel
Dikira Asam Lambung, Pria di Bandung Ternyata Kena Kanker Usus
5 Kebiasaan untuk Cegah Kanker Usus, Perhatikan Asupan Makanan
Quiet Quitting Hits di Kalangan Milenial dan Gen Z, Benarkah Bikin Karier Aman?
TERPOPULER
Ciri Kepribadian Orang EQ Tinggi yang Terlihat dari Reaksi Emosional
Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari
7 Tantangan yang Bisa Dialami Bunda saat Menyusui di Usia 35+ dan Cara Mengatasinya
Ternyata Kepribadian Bisa Memengaruhi Pengalaman Melahirkan, Bunda Termasuk yang Mana?
Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia
REKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Kepribadian Orang EQ Tinggi yang Terlihat dari Reaksi Emosional
Bangga! Potret Hengky Kurniawan & Sonya Fatmala Dampingi Sang Putra Menang Lomba Matematika
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
7 Tantangan yang Bisa Dialami Bunda saat Menyusui di Usia 35+ dan Cara Mengatasinya
7 Drama Korea Cha Woo Min Terbaik Rating Tertinggi, Ada 'My Bias, My Boss'
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Review Hair Steamer Ozone: Efektif Perbaiki Rambut Rusak?
-
Beautynesia
Sneakers, Heels, atau Boots? Ternyata Pilihan Sepatu Bisa Ungkap Kepribadian
-
Female Daily
Ini 4 Tips Memaksimalkan Setiap Sudut Rumah yang Bisa Kamu Tiru!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Potret Alyssa Daguise Rayakan 3 Bulan Putrinya, Baby Soleil Bikin Gemas
-
Mommies Daily
10 Cara Mengajarkan Literasi Keuangan kepada Anak Remaja Menurut Ahli, Bijak Mengelola Uang