MOM'S LIFE
Makan Ayam Setiap Hari Berbahaya Bagi Kesehatan? Ini Penjelasannya
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Sabtu, 14 Feb 2026 17:40 WIBAyam memang kerap menjadi pilihan daging yang paling sering diolah di rumah. Mulai dari digoreng, direbus, sampai dibakar, rasanya selalu cocok di lidah, setuju tidak, Bunda?
Menu ayam sepertinya bahkan hampir selalu ada di meja makan setiap harinya. Selain mudah diolah, daging ini juga dikenal praktis, terjangkau, dan disukai berbagai usia.
Tak sedikit yang memilih daging ayam karena dianggap lebih sehat dibandingkan dengan daging merah. Kandungan proteinnya tinggi, sementara lemaknya relatif lebih rendah.
Namun, meski dikenal sebagai sumber protein yang baik, konsumsi ayam tetap perlu diperhatikan porsinya. Jika dikonsumsi berlebihan atau diolah dengan cara yang kurang sehat, ayam juga bisa berdampak bagi kesehatan.
Lantas, mengapa makan ayam setiap hari bisa berbahaya bagi kesehatan, ya? Mari kita simak jawaban selengkapnya berikut ini.
Alasan makan ayam setiap hari berbahaya bagi kesehatan
Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, konsumsi ayam yang berlebihan dapat menimbulkan sejumlah masalah kesehatan, Bunda.
Kalau dikonsumsi terlalu sering, ayam tidak hanya berpotensi memicu kenaikan berat badan saja. Kebiasaan ini juga bisa berdampak pada kesehatan jantung dan berisiko menyebabkan keracunan makanan.
Dikutip dari laman Times of India, ada beberapa alasan mengapa ayam sebaiknya tidak dikonsumsi setiap hari.
1. Terlalu banyak protein
Meski protein penting untuk tubuh, porsinya sebenarnya cukup sekitar 10 hingga 35 persen dari kebutuhan kalori harian. Jika dikonsumsi berlebihan, protein bisa disimpan sebagai lemak dan memicu kenaikan berat badan serta peningkatan lemak darah.
Nah, menyajikan potongan ayam yang besar setiap hari ternyata bisa membuat asupan protein jadi berlebihan. Sebaiknya, Bunda mulai memperhatikan takaran porsinya lagi agar kesehatan jantung dan berat badan tetap terjaga dengan baik.
2. Risiko penyakit jantung yang lebih besar
Makan ayam berlebihan setiap hari bisa memicu kenaikan kadar kolesterol di dalam tubuh. Kondisi ini tentu perlu diwaspadai karena kolesterol yang tinggi sangat erat kaitannya dengan risiko penyakit jantung.
Secara tidak langsung, terlalu banyak mengonsumsi ayam dan protein hewani dapat membahayakan kesehatan pembuluh darah, Bunda.
3. Sulit menjaga berat badan
Terlalu banyak mengonsumsi protein hewani seperti ayam bisa membuat Bunda sulit untuk mempertahankan berat badan yang ideal. Orang yang mengonsumsi daging ayam setiap harinya cenderung punya indeks massa tubuh yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang jarang memakannya.
4. Peluang keracunan makanan lebih besar
Mengolah daging ayam memerlukan ketelitian ekstra karena adanya risiko bakteri seperti Salmonella yang dapat mengganggu kesehatan. Jika ayam tidak dimasak sampai benar-benar matang, bakteri ini dapat menyebabkan penyakit pada tubuh.
5. Risiko kebal terhadap antibiotik
Banyak peternak unggas yang memberikan antibiotik pada ayam supaya ternak mereka tidak mudah sakit. Jika penggunaannya berlebihan, bakteri pada ayam bisa menjadi kebal terhadap antibiotik.
Saat kita mengonsumsi daging ayam tersebut secara rutin, akan ada risiko terpapar bakteri, sehingga infeksi yang terjadi pada tubuh bisa lebih sulit diobati dengan antibiotik biasa.
Haruskah berhenti makan ayam?
Dilansir dari Healthline, penelitian menunjukkan bahwa konsumsi unggas dalam jumlah tinggi dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian dan penyakit tertentu. Temuan yang sama juga menunjukkan adanya peningkatan risiko kanker saluran pencernaan pada orang yang mengonsumsi unggas dalam jumlah besar.
Meski begitu, seorang ahli gizi di Amerika Serikat, Michelle Routhenstein, MS, menyarankan Bunda untuk tidak langsung menghentikan konsumsi ayam sepenuhnya.
Menurutnya, yang lebih penting adalah memperhatikan kualitas pola makan, termasuk porsi dan jenis makanan yang dikonsumsi.
Untuk porsi yang lebih aman, ia menyarankan konsumsi ayam tanpa lemak dan tidak diproses sekitar 200 gram per minggu. Dengan porsi yang tepat, ayam tetap bisa menjadi sumber protein yang baik untuk tubuh.
Selain itu, cara memasak juga perlu diperhatikan, ya. Misalnya, Bunda bisa memilih metode memanggang, mengukus, atau merebus tanpa adanya tambahan lemak.
Itulah ulasan tentang makan ayam setiap hari berbahaya bagi kesehatan. Semoga informasi ini bisa bermanfaat sebagai pertimbangan dalam mengatur pola makan sehari-hari, ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Tanda Perubahan Kulit yang Bisa Jadi Gejala Diabetes
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
8 Penyebab Perut Sakit Setelah Berhubungan Seks dan Cara Mengatasinya
Tanda Ajal Sudah Dekat Menurut Seorang Ahli Medis
7 Alasan Mengapa Gula Tidak Baik Bagi Tubuh Bunda, Salah Satunya Memicu Depresi
16 Makanan Enak Tinggi Protein, Bunda Perlu Tahu
TERPOPULER
Cara Mengenali Anak Alami Tekanan Sosial dari Teman di Sekolah
Pijat Perut untuk Program Hamil, Benarkah Efektif?
Bansos PKH Ibu Hamil 2026: Ketahui Syarat, Cara Daftar, & Jadwal Pencarian
7 Ciri Orang Cerdas yang Berpikir Cepat, Terlihat dari Obrolan Sehari-hari
150 Nama Bayi Terinspirasi Sakura dan Artinya untuk Anak Laki-laki dan Perempuan
REKOMENDASI PRODUK
5 Panci Kukus Kecil Stainless Steel Terbaik dengan Tutup Kaca
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Stainless Steel Tebal Serbaguna Terbaik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Minyak Kemiri untuk Bayi yang Bagus dan Aman, Ada Pilihan Bunda?
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Merek Panci Anti Lengket Keramik Bebas PFOA dan PTFE
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Glossy Balm, Bikin Bibir Plumpy dan Tampak Sehat
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Deretan Artis Bantu Korban Gempa NTT, Ada yang Galang Donasi hingga Terjun Langsung
Bansos PKH Ibu Hamil 2026: Ketahui Syarat, Cara Daftar, & Jadwal Pencarian
Cara Mengenali Anak Alami Tekanan Sosial dari Teman di Sekolah
150 Nama Bayi Terinspirasi Sakura dan Artinya untuk Anak Laki-laki dan Perempuan
Pijat Perut untuk Program Hamil, Benarkah Efektif?
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Kangen Rasanya Tidur di Hotel? Bantal Guling Memory Foam Ini Bawa Sensasinya ke Kamar Kamu
-
Beautynesia
4 Kalimat yang Diucapkan Orang dengan Kecerdasan Emosional Tinggi untuk Memperkuat Hubungan
-
Female Daily
Bodies PACE, Koleksi Running untuk Temani Setiap Langkah
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
5 Drama China Terbaru 2026 di Netflix yang Seru Ditonton
-
Mommies Daily
Anak Remaja Lebih Suka Curhat ke Teman daripada Orang Tua? Ini 8 Alasan Psikologisnya