HaiBunda

MOM'S LIFE

Dampak Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa, ASIP Basi hingga UMKM Merugi

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Rabu, 24 Jun 2026 06:50 WIB
Dampak Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa/ Foto: iStockphoto
Jakarta -

Pemadaman listrik bergilir masih terjadi di sejumlah wilayah di Pulau Jawa. PT PLN (Persero) hingga kini juga masih mengupdate informasi wilayah yang akan mati listrik.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, secara langsung menyampaikan permintaan maaf atas pemadaman listrik yang terjadi, Bunda. Pada Sabtu (20/6/26), Darmawan mengungkap penyebab penyebab pemadaman listrik ini ke publik.

"Pertama-tama, kami atas nama PT PLN (Persero) ingin memohon maaf yang sebesar-besarnya karena Pulau Jawa mengalami pemadaman bergilir. Kami memahami kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat dengan adanya peristiwa ini," katanya, dilansir detikcom.


Penyebab listrik mati bergilir di Pulau Jawa

Menurut Darmawan, pemadaman listrik ini terjadi akibat gangguan pasokan batu bara, Bunda. Selain itu, ada juga gangguan teknis di dua pembangkit besar di Pulau Jawa.

"Dengan alokasi medium rank coal (MRC) atau batu bara dengan tingkat kandungan kalori menengah, PLN akan melakukan perbaikan agar proses penyediaan tenaga listrik bisa berjalan dengan lancar. Saat ini, penyaluran medium rank coal mulai mengalir pada PLTU di sentaero Pulau Jawa, baik PLTU milik PLB maupun PLTU milik mitra kami atau PLTU Independent Power Producer (IPP)," ungkap Darmawan.

"Dalam kondisi seperti ini, kami juga menghadapi tantangan ada kendala teknik di dua pembangkit besar di Pulau Jawa, yang dimiliki dan dioperasikan oleh mitra kami, yaitu dua pembangkit Independent Power Producer, yang mengalami gangguan teknis dan terpaksa keluar dari sistem kelistrikan di Pulau Jawa," sambungnya.

Dampak pemadaman listrik pada UMKM

Pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa meninggalkan dampak besar pada dunia usaha, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menurut Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman, pemadaman listrik ini bisa mengganggu operasional UMKM hingga menurunkan omzet.

"Pertama dampaknya ke masyarakat, yang kedua ke UMKM. Yang jualan di daerah ya misalnya, mereka yang jualan es, pada saat mati (listrik), esnya cair, enggak bisa jualan. Terus frozen food, segala macam. Jadi dampak sosialnya itu kemana-mana," ungkap Maman, di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (22/6/26).

Hal senada juga disampaikan Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menurutnya, pemadaman listrik bergilir bisa menghambat aktivitas produksi dan memicu kerugian bagi pelaku usaha.

"Ya tentu sangat berpengaruh," kata Airlangga.

"Kami sudah minta kemarin ke PLN, kami sudah rapatkan dengan Menteri ESDM. Harapannya sih Juni ini bisa diselesaikan," sambungnya.

Netizen keluhkan ASIP basi karena listrik mati

Selain memengaruhi sektor ekonomi, pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa juga berdampak secara tidak langsung terhadap penyimpanan ASI perah (ASIP). Bagi ibu menyusui yang mengandalkan lemari pendingin untuk menjaga kualitas ASI, gangguan pasokan listrik dapat menyebabkan suhu penyimpanan menjadi tidak stabil.

Saat listrik padam dalam waktu cukup lama, suhu kulkas atau freezer akan meningkat. Kondisi tersebut bisa membuat ASI mengalami penurunan kualitas dan berisiko menjadi basi atau tidak layak konsumsi.

Keluhan terkait ASIP basi akibat pemadaman listrik ini dibagikan oleh seorang Bunda di media sosial Thread. Bunda dengan akun @ginalevinaa ini mengunggah kantong-kantong berisi ASI perahnya yang mencair lantaran tidak bisa disimpan di kulkas karena listrik mati.

Dalam unggahan ini, Bunda @ginalevinaa mengungkap bahwa kantong-kantong ASIP tersebut adalah stok ASI-nya yang disimpan di lemari pendingin. Ia merasa sedih karena perjuangannya menyimpan stok ASIP harus terkendala listrik mati.

"Definisi sakit ga berdarah, susah-susah nabung ASI, leleh dalam sehari gara-gara pemadaman bergilir @pln_id, tabungan 5 bulankuuuuu," tulisnya. Tim HaiBunda telah meminta izin untuk mengutip unggahan ini.

Postingan Bunda ini menjadi viral dan banyak menuai komentar dari netizen. Beberapa di antaranya turut membagikan pengalaman yang sama, di mana ASI perah mereka terbuang lantaran pemadaman listrik bergilir.

"Ikut nimbruung.. calon2 ASIP terbuang karena ada pemadaman tanpa informasi dari jam 18.00 an tadi," tulis akun @n.k***.

"Sama banget ini ka, sekitar 20 kantong kebuang karena listrik padam," ungkap @_ma***.

Demikian dampak pemadaman listrik bergilir yang terjadi di Pulau Jawa. Tak hanya memengaruhi sektor ekonomi, tapi juga berdampak pada ASI perah yang disimpan di lemari pendingin.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

Seruan 'Tetap Jajan' Ramai di Medsos, Netizen Kompak Dukung UMKM via Ojol

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Pasutri Ini Syok, Tes DNA Ungkap Bayi Kembar Hasil IVF Bukan Anak Kandung

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

Amanda Manopo Tak Mau Buru-buru Diet usai Melahirkan, Ingin Fokus Beri ASI 2 Tahun

Menyusui Annisa Karnesyia

7 Manfaat Jus Lidah Buaya Menurut Ahli

Mom's Life Amira Salsabila

Dampak Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa, ASIP Basi hingga UMKM Merugi

Mom's Life Annisa Karnesyia

4 Kondisi Medis Penyebab Kulit Bayi Mengelupas dan Cara Mengatasinya

Parenting Kinan

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Potret Kedekatan Rico Ceper dan Putri Sulung, Kompak Ngobrolin Bola

4 Kondisi Medis Penyebab Kulit Bayi Mengelupas dan Cara Mengatasinya

Amanda Manopo Tak Mau Buru-buru Diet usai Melahirkan, Ingin Fokus Beri ASI 2 Tahun

Pasutri Ini Syok, Tes DNA Ungkap Bayi Kembar Hasil IVF Bukan Anak Kandung

5 Potret Tampan Cheng Lei, Pemeran Pangeran Ding di Drama China 'The First Jasmine'

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK