nutrisi

Selain Puree, Coba Beri Si Kecil Finger Food Yuk

Ratih Pinandu Sabtu, 17 Nov 2018 - 11.11 WIB
Finger food untuk bayi / Foto: Thinkstock Finger food untuk bayi / Foto: Thinkstock
Jakarta - Sebagian ibu merasa lega setelah si kecil melewati 6 bulan pertama hidupnya. Itu artinya, mereka tidak harus menyusui secara eksklusif lagi.

Saat menginjak usia 6 bulan ke atas, WHO merekomendasikan bayi untuk diberi makanan pendamping ASI (MPASI) yang bertekstur lunak atau semi-padat. Diungkap dr Yoga Devaera, SpA(K), dari RSCM Jakarta jika pemberian MPASI harus dilakukan bertahap untuk melatih kesiapan ususnya.

"Pengenalan MPASI harus dimulai dari yang paling lembut atau hampir cair hingga benar-benar padat demi melatih kesiapan ususunya," ungkap dr Yoga dikutip dari detikcom.

Dibutuhkan beberapa tahapan agar bayi nyaman mengonsumsi MPASI. Mulai dari yang paling lembut, hingga mengenalkan makanan keras yang harus dimasak terlebih dahulu.

Selain makanan utama, Bunda bisa menawarkan finger food sebagai camilan. Finger food baik untuk bayi, karena tidak membahayakan sistem pencernaanya. Pada umumnya finger food disajikan dalam bentuk yang mudah dipegang dan dikonsumsi sendiri oleh si kecil.

Tapi ingat, makanan seperti ini baru boleh diberikan pada anak yang sudah berusia di atas satu tahun ya. Agar tidak membahayakan sistem pencernaan anak, ada beberapa hal yang wajib Bunda ketahui saat menyajikan finger food.
Selain Puree, Cobain Finger Food untuk Si Kecil Yuk Bun!Finger food untuk bayi/ Foto: Istimewa


Pilih potongan-potongan kecil
Saat menyiapkan finger food, pastikan untuk memotongnya kecil-kecil agar anak dapat mengambilnya sendiri. Letakkan di atas piring dan tawarkan pada anak.

Makanan lembut
Pilih makanan bertekstur lembut yang mudah dikunyah. Pastikan makanan akan meleleh ketika anak mengunyah dengan gusinya. Makanan semacam ini tidak akan menimbulkan banyak bahaya untuk bayi.

Hindari makanan lengket
Makanan lengket seperti karamel, selai kacang dan krim harus dihindari. Selain tidak meleleh di mulut bayi, makanan itu hanya akan menempel di atap mulutnya. Ujung-ujungnya, hanya akan meningkatkan risiko anak tersedak.

Makanan rendah garam dan gula
Meskipun bayi sudah berusia di atas satu tahun, tapi tetap batasi konsumsi gula dan garam, Bunda. Cobalah untuk tidak menambahkan garam dan gula, ke makanan bayi saat memasaknya.


Lalu, makanan apa saja yang sebaiknya disajikan sebagai finger food? Dilansir Boldsky, berikut sederet finger food yang bagus diberikan pada anak.

Sereal kering yang lunak
Sereal yang tidak berbentuk sangat populer sebagai finger food. Sereal mudah diambil dengan tangan bayi, dan cepat larut di dalam mulutnya.

Roti dan biskuit
Roti dan biskuit merupakan makanan lezat yang banyak mengandung gizi untuk bayi. Ini akan membantu menjaga gusi selama pertumbuhan gigi.

Buah
Buah-buahan pada umumnya bertekstur lembut, serta memiliki rasa enak yang menyehatkan. Ini alasan mengapa buah kerap menjadi pilihan finger food terbaik untuk bayi. Coba berikan semangka, pisang, berry dan alpukat.

Tahu
Tahu merupakan sumber protein yang bagus untuk bayi. Pilih beberapa tahu yang bebas kandungan pengawet, lalu sajikan dengan potongan kecil-kecil.

Selamat bereksperimen Bunda!

(rap/rdn)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi