parenting

Atasi Hidung Mampet pada Balita, Benarkah Semudah Ini?

Melly Febrida Minggu, 03 Dec 2017 18:20 WIB
Atasi Hidung Mampet pada Balita, Benarkah Semudah Ini?
Jakarta - Video tentang cara mengatasi hidung mampet karena pilek pada balita ini sudah cukup lama beredar. Hingga kini sering sekali video tersebut dibagikan di media sosial. Hanya dengan menyemprotkan cairan tertentu ke hidung balita, ingus pun keluar dengan mudahnya.

Dalam video tersebut tampak seorang perempuan muda menggunakan suntikan tanpa jarum dengan ujung yang lebih besar untuk menyemprotkan larutan haram (NaCl) ke salah satu lubang hidung balita. Tak lama, air keluar dari lubang hidung yang satunya lagi bersama lendir.

Awalnya si kecil yang pilek kelihatan kaget dan memerah pipinya. Tak lama setelah itu, dia tersenyum dan cekikikan sambil melihat kamera. Bocah itu sama sekali nggak seperti kesakitan, malah senang-senang saja. Bikin gemas jadinya.


Perempuan muda tersebut nggak cuma sekali menyuntikkan air garam ke hidung si balita lho, Bun, melainkan berkali-kali sampai air yang keluar dari hidung nggak lagi bercampur lendir.

Video ini menuai aneka komentar di Facebook. Ada yang bilang aman, tapi ada juga yang bilang nggak aman. Seseorang yang mengaku perawat berkomentar cara itu tak aman. "Ini bukan praktik yang aman karena bisa menyebabkan tersedak," tulisnya, seperti dikutip dari Independent.

Menurut situs WebMD, metode ini memang bisa digunakan untuk membersihkan hidung bayi yang pilek, asalkan dilakukan dengan lembut dan hati-hati. Soalnya kalau nggak hati-hati bisa mengiritasi lapisan di hidung yang tipis. Larutan NaCl 0,9 persen sendiri bisa dibeli di apotek.



Saran lainnya jika hendak menggunakan metode ini, jangan menyemprot hidung bayi dan balita lebih dari dua atau tiga kali sehari karena bisa mengiritasi lapisan hidungnya. Jangan pula menggunakan larutan ini selama lebih dari empat hari berturut-turut karena seiring berjalannya waktu bisa mengeringkan bagian dalam hidung dan memperburuk keadaan. Yang terpenting jangan paksa si kecil apabila dia menolaknya.

dr Marlyn Cecilia Malonda SpA dari RS Mayapada Tangerang beberapa waktu lalu juga pernah mengomentari video ini. Tindakan seperti dilakukan di video tersebut adalah cuci hidung atau nasal irrigation untuk mengatasi hidung anak yang tersumbat karena pilek.

"Untuk dokter anak sih jarang melakukan, biasanya itu dilakukan dokter THT karena harus di bawah pengawasan tenaga yang profesional, terutama jika dilakukan pada anak-anak," terangnya, dikutip dari detikHealth.

Apa benar bisa semudah itu ingus keluar? Berdasarkan anatomi hidung, di belakang lubang hidung ada saluran yang bisa tersambung ke hidung sebelah. Sehingga, saat cairan dimasukkan, cairan tersebut akan masuk ke belakang hidung dan keluar ke hidung sebelahnya.



Tapi dr Marlyn menegaskan prosedur ini sebaiknya dilakukan oleh tenaga kesehatan profesional, disertai alat-alat yang higienis. Tapi kalau ibunya sudah berpengalaman, misalnya sudah pernah melihat dokter THT melakukan hal ini berkali-kali dan bahkan sudah latihan dengan diawasi dokter THT, maka bisa melakukan sendiri di rumah.

Ingat ya, Bun, yang sudah berpengalaman. Soalnya kalau kita asal saja dalam melakukannya, padahal nggak punya pengalaman, ada risiko anak tersedak lantaran cairan yang dimasukkan justru bisa singgah ke tenggorokan.

Jika anak tersedak, dia bisa tidak bernapas dan berisiko mengalami henti napas bahkan bisa meninggal sewaktu-waktu. Terlebih lagi, pada anak di bawah usia 3 tahun, refleks menelannya belum sempurna.

[Gambas:Youtube]

(Nurvita Indarini)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi