HaiBunda

PARENTING

Keren! Kecil-kecil Bocah Ini Sudah Jago Nge-drift

Amelia Sewaka   |   HaiBunda

Senin, 14 May 2018 16:05 WIB
Keren! Kecil-kecil Bocah Ini Sudah Jago Nge-drift / Foto: Facebook/ lilakalis
California, AS - Orang tua pasti akan melarang anaknya mengemudi kendaraan kalau usianya belum mencukupi. Tapi bocah 7 tahun ini beda, Bun. Di usia yang terbilang masih belia, bocah perempuan bernama Lila Kalis ini udah jago nge-drift.

Tenang, Bun, mobil yang dimaksud di sini adalah mobil kecil seukuran tubuhnya. Ngedrift sendiri merupakan salah satu teknik menyetir mobil yang menyelipkan roda belakang atau seluruh roda dengan tetap menjaga keseimbangan dalam belokannya. Dan ini biasanya hanya orang dewasa yang bisa melakukan.

Itupun nggak semua orang dewasa bisa melakukan teknik menyetir ini lho, Bun. Nah, Lila dilaporkan sudah berada di belakang kemudi sebelum ia bisa bicara. Kalau dilihat dari beberapa videonya, Lila memang terlihat punya bakat alami dalam bidang ini.


Di awal memang nggak terlalu kentara sih, tapi ayah dari Lila yang juga pemain skateboard profesional, Josh Kalis, sangat tertarik dengan bakat putrinya ini. Dilansir Speed Society, Josh mengaku dengan mudah tahu bakat putrinya di bidang mengendadari mobil anaknya.



"Saya memutuskan untuk mulai pakai medsos untuk Lila, karena saya ingin menunjukkan pada dunia talenta drift yang ia miliki," ungkap Josh dikutip dari Daily Mail.



Wah, keren ya Lila, Bun. Sudah kelihatan apa bakatnya dan sang ayah juga mendukung penuh bakatnya tersebut. Hmm, bicara soal bakat si kecil, jangan galau dan jangan risau melihat anak lain sudah bisa menemukan bakatnya sedangkan anak kita belum kelihatan nih bakatnya apa. Bagaimanapun, tiap anak itu unik, kita nggak bisa yang namanya menyamakan proses anak orang lain sama anak kita.

Dijelaskan oleh Psikolog Ajeng Raviando, orang tua bisa mengenali bakat anak dengan melakukan observasi rutin setiap hari. Ada perbedaan yang dapat jelas terlihat ketika anak menyukai sesuatu, apakah itu bakat atau hanya kesenangan sesaat.

"Kalau memang bakat bahkan ketika melakukan hal tersebut santai ada daya serap yang bagus. Jadi misalnya berbakat bahasa, cuma sebentar dikasih stimulasi akan sangat mudah menyerap. Oh sebentar saja bisa ya tanpa diajarkan rutin," kata Ajeng seperti dikutip dari detikhealth.



Ketika memang orang tua sudah menemukan bakat anak maka langkah selanjutnya adalah memberikan stimulasi yang tepat. Tujuannya agar potensi bakat tersebut dapat berkembang semakin lebih baik.

Satu keuntungan dari menemukan bakat sedini mungkin adalah anak jadi memiliki lebih banyak waktu untuk mengembangkan diri. Tentu tidak semua bisa dengan mudah menemukan bakat dan menurut Ajeng hal tersebut wajar. (rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Alasan Utama Mengapa Saudara Sering Tidak Akur Menurut Terapis Keluarga

Mom's Life Nadhifa Fitrina

10 Pekerjaan yang Pernah Ada tapi Kini Menghilang dari Dunia Kerja

Mom's Life Amira Salsabila

Ungkapan Aurelie Moeremans untuk Ibunda, Ingin Lahirkan Anak Laki-laki yang Hormati Perempuan

Kehamilan Annisa Karnesyia

13 Cerita dari Dongeng Rakyat di Luar Negeri yang Mengajarkan Pelajaran Hidup Penting

Parenting Nadhifa Fitrina

Bisakah Sperma pada Laki-Laki Habis? Ini Faktanya, Bun

Kehamilan Angella Delvie Mayninentha & Fauzan Julian Kurnia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

5 Alasan Utama Mengapa Saudara Sering Tidak Akur Menurut Terapis Keluarga

7 Film Hollywood Action Seru dan Menegangkan, Bisa Ditonton di BLOCKBUSTER SAHUR MOVIES TRANS TV

13 Cerita dari Dongeng Rakyat di Luar Negeri yang Mengajarkan Pelajaran Hidup Penting

10 Pekerjaan yang Pernah Ada tapi Kini Menghilang dari Dunia Kerja

Ungkapan Aurelie Moeremans untuk Ibunda, Ingin Lahirkan Anak Laki-laki yang Hormati Perempuan

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK