HaiBunda

PARENTING

Siasati Anak Picky Eater dengan Susu, Yes or No?

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Jumat, 19 Oct 2018 16:14 WIB
Siasati Anak Picky Eater dengan Susu, Yes or No? (Foto: iStock)
Jakarta - Anak di usia prasekolah merupakan fase yang membutuhkan nutrisi yang baik untuk menunjang tumbuh kembangnya. Namun pada usia balita, anak punya kecenderungan menjadi picky eater alias terlalu pilih-pilih makan.

Akhirnya, nggak sedikit orang tua yang menyiasati anaknya yang picky eater dengan susu. Padahal hal itu salah kaprah, Bun. Menurut Prof Dr dr Rini Sekartini SpA(K), susu merupakan salah satu asupan makanan untuk anak pada masa bayi. Terutama enam bulan pertama ASI merupakan makanan utama bayi.

"Setelah enam bulan, ditambahkan MPASI sebagai pelengkap karena kebutuhan anak meningkat. Setelah satu tahun anak dapat diberikan makanan keluarga, berupa nasi lauk pauk, sayur, dan buah plus susu sebagai pelengkap," tutur Prof Rini dalam Health Talk Press Conference 'Siasati Pemberian Makan Anak untuk Tumbuh Kembang Optimal', di Plataran Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (19/10/2018).




Perlu diketahui bahwa susu memang kaya gizi, tapi kandungan zat besi di dalamnya biasanya kurang optimal. Dalam 1.000 cc susu hanya mengandung 0,5 mg zat besi. Sedangkan bayi satu tahun saja butuh 6 gram zat besi setiap hari.

"Itulah mengapa sebaiknya orang tua tidak hanya mengandalkan susu untuk memenuhi kecukupan gizi anak," kata Prof Rini.

Untuk itu berikan makanan seimbang yang kaya nutrisi, termasuk kecukupan zat besi di tiap usia. Prof Rini melanjutkan, biasanya kondisi picky eater disebabkan kurangnya variasi makanan anak.

"Anak tidak boleh memilih makanan yang disukai, suasana di ruamh tidak menyenangkan, kurang perhatian orang tua atau contoh yang kurang baik dari orang tua," kata Prof Rini.



Prof Rini menegaskan fenomena picky eater sebenarnya adalah hal yang normal. Artinya anak masih mau makan sesuai dengan keinginannya. Berbeda dengan selective eater.

"Selective eater, anak benar-benar menolak semua makanan yang diberikan," tutup Prof Rini. (aci/nwy)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Potret Rumah Baru Luna Maya dan Maxime Bouttier di Bali, Banyak Pencahayaan Alami

Mom's Life Annisa Karnesyia

9 Resep MPASI Daging Sapi untuk Anak 1 Tahun, Bantu Booster Berat Badan

Parenting Kinan

Bukan "Aku sedang Sibuk", Ini 7 Kalimat yang Dipakai Orang Tidak Suka Basa-basi Dalam Obrolan Sehari-hari

Mom's Life Annisa Karnesyia

Benarkah Ada Tanaman yang Bisa Meringankan Siksa Kubur? Ini Pandangan Islam

Mom's Life Arina Yulistara

Potret Stefan Anak Vika Kolesnaya & Billy Syahputra yang Baru Ultah Pertama, Wajah Masih Disembunyikan

Parenting Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

5 Potret Rumah Baru Luna Maya dan Maxime Bouttier di Bali, Banyak Pencahayaan Alami

9 Resep MPASI Daging Sapi untuk Anak 1 Tahun, Bantu Booster Berat Badan

5 Fakta The Assassin(s), Film Terbaru Lee Min Ho yang Jadi Sorotan

Bukan "Aku sedang Sibuk", Ini 7 Kalimat yang Dipakai Orang Tidak Suka Basa-basi Dalam Obrolan Sehari-hari

Benarkah Ada Tanaman yang Bisa Meringankan Siksa Kubur? Ini Pandangan Islam

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK