parenting

Kisah Chilfi, Ayah yang Anaknya Lahir Tanpa Lubang Anus

Yuni Ayu Amida Selasa, 13 Nov 2018 20:07 WIB
Kisah Chilfi, Ayah yang Anaknya Lahir Tanpa Lubang Anus
Jakarta - Beberapa tahun lalu, mungkin Bunda pernah mendengar soal bayi terlahir tanpa anus dan alat kelamin tak sempurna. Bagaimana kabarnya saat ini ya?

Mengulas ke belakang, Rafi Ramadhan Furqon, anak dari pasangan Lyra Famia Rahma dan Chilfi Furqon, ini lahir pada 28 Juli 2013 dengan berat badan 2,2 kg dan panjang 42 cm. Bayi laki-laki ini hanya memiliki 9 jari, tidak memiliki lubang anus, dan alat kelaminnya tidak terbentuk sempurna.

"Rafi ada kelainan waktu lahir, saya kaget, tapi waktu itu istri belum tahu, dirahasiakan dulu, kan lagi pemulihan juga habis lahiran," kata Chilfi Furqon kepada HaiBunda, usai acara #KitaPercayaBerbagi di Kaskus.id, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (13/11/2018).


Chilfi mengungkapkan bahwa Rafi memiliki kelainan yang disebut cloacal exstrophy. Sejauh ini, Rafi telah melakukan dua kali operasi. Hasilnya pun cukup baik, walau masih ada tahapan perawatan lainnya yang mesti dilakukan.

"Rafi saat ini anusnya ada di sisi kanan perut, untuk pembuangan feses di sana, untuk jalur uretra kantung kemih sudah di dalam perut. Tapi organ vitalnya masih belum bagus, masih terbuka. Itu ke depannya harus segera ditutup, kalau enggak bakteri bisa masuk sana, dan berpotensi infeksi ke organ atas," ujar Chilfi.

Kisah Chilfi, Ayah yang Anaknya Lahir Tanpa Lubang Anus / Kisah Chilfi, Ayah yang Anaknya Lahir Tanpa Lubang Anus / Foto: Yuni Ayu Amida


Walau demikian, sebagai ayah, Chilfi mengaku tidak pernah putus asa dengan keadaan putranya. Karena ia pun melihat sang anak selalu semangat, dan tidak merasakan bahwa yang dialaminya adalah kelainan.

Sebagai orang tua, Chilfi merasa harus lebih kuat dari Rafi. Karena itu, ia selalu berdoa dan hanya memikirkan bagaimana kelangsungan hidup Rafi ke depan.

"Rafi sekarang sudah terbiasa dengan kelainannya dan Alhamdulillah, tumbuh kembangnya nggak terganggu dengan kelainan itu. Cuma kelainan masih tetap ada. Masih harus beberapa kali operasi lagi," tutur Chilfi.

Dilansir Hopkinsmedicine, menurut direktur urologi pediatrik di Pusat Anak-Anak Johns Hopkins, John Gearhart, cloacal exstrophy adalah kondisi yang sangat langka. Kejadian ini hanya menimpa satu dari 200.000 hingga satu dari 400.000 bayi yang lahir setiap tahunnya di Amerika Serikat.

Anak-anak dengan cloacal exstrophy lahir dengan anomali saluran kemih, termasuk dinding perut terbuka yang meninggalkan kandung kemih, usus, limpa dan hati di luar tubuh. Bayi dengan kondisi ini juga memiliki usus besar yang pendek, serta anus dengan lubang yang hilang. Selain terbentuk di luar perut, kandung kemih biasanya terbelah menjadi dua.

Cloacal exstrophy dianggap sebagai salah satu cacat lahir paling berat. Beberapa dekade lalu, kebanyakan bayi dengan kelainan ini tidak bertahan hidup. Namun saat ini, sebagian besar penderita dapat menghadapi kondisi ini, walau bertahun-tahun dihadapi dengan bedah rekonstruksi kompleks, dengan hasil yang sering tidak pasti, demi membangun anatomi normal dan memulihkan fungsi organ yang sehat.

(yun/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi