HaiBunda

PARENTING

3 Tips Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak

dr Jolinda Johary   |   HaiBunda

Rabu, 26 Dec 2018 09:11 WIB
Ilusttrasi anak/ Foto: go dok
Jakarta - Kepercayaan diri membuat anak nyaman menjadi dirinya sendiri. Kondisi seperti ini vital, lho demi kesuksesannya di masa depan. Karakter seperti ini perlu dikembangkan, karena sejumlah penelitian mengatakan anak dengan kepercayaan diri yang tinggi cenderung mampu memberanikan diri.

Untuk apa? Mencoba sesuatu yang baru, move on dari suatu masalah dan mengeluarkan usaha yang lebih baik untuk meraih prestasi. Jadi, kepercayaan diri anak memang penting untuk dikembangkan nih, Bun!

Lantas, seperti apa sih cara meningkatkan kepercayaan diri anak? Simak tiga tips berikut ini:


1. Tantang anak dengan hal baru

Membuat tugas atau tantangan sederhana yang sesuai dengan kemampuan anak bisa meningkatkan kepercayaan diri anak, lho. Di sini, orang tua hanya bertugas untuk memberi arahan atau mengatur strategi. Sisanya, serahkan pada anak.

Nah, ketika anak berhasil menyelesaikan tugasnya, dia yakin bahwa keberhasilannya adalah buah dari usahanya. Setelah melewati beberapa tantangan, anak yakin pada kemampuannya. Hal ini meningkatkan rasa percaya diri perlahan. Kemudian, muncul karakter berani mencoba dan bangkit kembali setelah gagal. Ini otomatis tertanam dalam pola pikir sang anak selama masa pertumbuhannya.


Perlu diingat nih, tantangan yang diberikan jangan terlalu sulit ya. Soalnya kalau terlalu sering gagal, anak jadi nggak mau mencoba. Selain itu, tingkat kesulitan tiap tantangan bisa ditambah secara bertahap, sesuai kondisi anak.

ilustrasi anak/ Foto: iStock
2. Bebaskan tekanan dan mulai mendidik

Banyak orang tua beranggapan memberi bantuan saat anak melakukan sesuatu akan meningkatkan keyakinan pada dirinya. Namun, fakta berkata sebaliknya. Bantuan yang diberi nantinya akan jadi tekanan. Belum lagi anak menekan dirinya sendiri dengan mencari bantuan seperti yang selama ini diberikan oleh orang tua.

Mendidik dan melatih anak dalam melakukan sesuatu dapat memberi hasil yang lebih baik. Teori dan latihan bisa jadi bekal untuk menciptakan rasa percaya diri dalam diri anak.


3. Selalu beri dorongan

Setiap manusia butuh dorongan, terlebih anak-anak dan remaja. Dorongan ini bisa berbentuk kata-kata motivasi atau gambaran prestasi yang bisa diraih anak. Hal ini bisa jadi pembelajaran anak, Bun.

Kesuksesan yang diraih anak nggak sekadar pujian lho. Coba sampaikan pujian yang spesifik pada anak. Fokuslah pada proses yang dicapai anak, nggak hanya hasilnya.

*dr Jolinda Johary saat ini bergabung dengan go dok (rdn/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ariana Grande Putuskan Hiatus dari Dunia Hiburan, Bantah karena Masalah Kesehatan

Mom's Life Amira Salsabila

Ayah Ini Tulis Pesan untuk Putrinya yang Baru Putus Cinta, Isinya Menyentuh

Parenting Annisa Karnesyia

Bolehkah Ibu Menjalani Mammografi saat Masih Menyusui? Ini Penjelasan Dokter

Menyusui Dwi Indah Nurcahyani

Selamat! Putri Eugenie dari Kerajaan Inggris Melahirkan Bayi Perempuan

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

150 Nama Bayi Terinspirasi Fajar dan Artinya untuk Anak Laki-laki dan Perempuan

Nama Bayi Annisya Asri Diarta

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Kabar Bahagia! Irish Bella Umumkan Kehamilan dari Pernikahannya dengan Haldy Sabri

150 Nama Bayi Terinspirasi Fajar dan Artinya untuk Anak Laki-laki dan Perempuan

Ariana Grande Putuskan Hiatus dari Dunia Hiburan, Bantah karena Masalah Kesehatan

Ayah Ini Tulis Pesan untuk Putrinya yang Baru Putus Cinta, Isinya Menyentuh

Bolehkah Ibu Menjalani Mammografi saat Masih Menyusui? Ini Penjelasan Dokter

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK