HaiBunda

PARENTING

Punya Sedikit Mainan Kadang Lebih Menguntungkan bagi Anak

Melly Febrida   |   HaiBunda

Selasa, 09 Apr 2019 07:59 WIB
Ilustrasi anak dan mainan/ Foto: iStock
Jakarta - Anak-anak pasti senang jika diberi mainan. Padahal, belum tentu punya banyak mainan baik untuk anak. Hal ini seperti pengalaman ibu dia anak, Juli William.

Seperti orang tua lain, William sering membelikan putrinya yang berusia 8 bulan beragam mainan. Belum lagi mainan pemberian dari orang lain. Namun, dalam keseharian nyatanya si kecil enggak memainkan semua mainannya. Bahkan, ketika tiba waktu membereskan mainan, sering sekali putri William bahkan William sendiri frustrasi dibuatnya.



"Saat anak saya berumur 18 bulan, kami pindah rumah dan tak semua mainan kami bawa. Saya hanya memberinya sepasang boneka binatang, puzzle, beberapa buku, perlengkapan seni, mainan balok, dan sebuah tenda," kata William dilansir Motherly.

William melihat keajaiban. Putrinya mulai memainkan mainannya. Jumlah mainan yang sedikit juga membuat sang putri lebih mudah merapikan mainannya. Melihat apa yang terjadi pada si sulung, ketika punya anak kedua William dan suaminya pun hanya memberi sedikit mainan dengan jenis beragam.



"Menyederhanakan sesuatu baik bagi kita. Dengan begitu, kita bisa punya lebih banyak waktu dengan anak dan pasangan. Ya, karena kita tak melulu direpotkan dengan urusan mainan anak," papar William.



Mainan sebenarnya bagus untuk perkembangan anak, Bun. Tapi kalau sudah kebanyakan, ruang tamu bisa penuh dengan mainan. Jennifer Cervantes, pekerja sosial di Texas Children's Developmental Pediatric mengatakan memiliki terlalu banyak mainan bisa membebani anak. Itu juga menyebabkan anak-anak mudah pindah dari satu mainan ke mainan berikutnya, tanpa sepenuhnya terlibat dengan mainan atau menggunakan imajinasi mereka.

"Kadang-kadang ketika anak-anak memiliki terlalu banyak mainan, mereka dapat dengan mudah berpindah dari satu mainan ke mainan lainnya. Alhasil mereka punya sedikit kualitas interaksi dengan setiap mainan," kata Cervantes.

[Gambas:Video 20detik]


(rdn/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Spanyol Bakal Biayai Program Egg Freezing para Atlet agar Karier dan Promil Seimbang

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

Ciri Kepribadian Orang yang Tumbuh dengan Rasa Takut, Salah Satunya Susah Minta Bantuan

Mom's Life Amira Salsabila

Terpopuler: Potret Oki Setiana Dewi dan Anak-anak Kembali ke Mesir

Mom's Life Pritadanes

5 Cara Orang Tua Jepang Mendidik Anak agar Disiplin dan Sopan tanpa Hukuman

Parenting Annisa Karnesyia

11 Kalimat Khas Si Playing Victim, Kenali Sebelum Terkena Manipulasi

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Momen Adinda Thomas MengASIhi Anak Pertama, Terharu Lihat Hasil ASI Perah

21 Drama China Tan Songyun Terbaik Rating Tertinggi, Terbaru Ada 'Againts the Current'

Spanyol Bakal Biayai Program Egg Freezing para Atlet agar Karier dan Promil Seimbang

Ciri Kepribadian Orang yang Tumbuh dengan Rasa Takut, Salah Satunya Susah Minta Bantuan

Terpopuler: Potret Oki Setiana Dewi dan Anak-anak Kembali ke Mesir

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK