parenting

Bunda, Ketahui Manfaat Kesehatan 5 Pekerjaan Rumah Tangga

Maya Sofia Jumat, 12 Apr 2019 11:30 WIB
Bunda, Ketahui Manfaat Kesehatan 5 Pekerjaan Rumah Tangga
Jakarta - Menjadi ibu rumah tangga merupakan tantangan tersendiri. Betul, Bunda? Saat memutuskan menjadi ibu rumah tangga penuh waktu, Bunda harus mengerjakan berbagai pekerjaan rumah tangga, mulai dari memasak, mengepel lantai, hingga mengurus suami dan anak.


Tapi tahukah Bunda kalau ada sejumlah pekerjaan rumah tangga yang bermanfaat bagi kesehatan? Berikut daftarnya seperti dikutip dari berbagai sumber:

1. Mencuci piring

Apa yang Bunda rasakan ketika melihat tumpukan piring kotor di bak cucian? Membiarkannya atau malah ingin segera mencucinya? Nah ternyata, mencuci piring baik untuk kesehatan.

Sebuah studi yang dilakukan para peneliti di Florida State University memperlihatkan bahwa kegiatan mencuci piring dapat mengurangi stres, meningkatkan mindfulness, dan bahkan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

"Saya memiliki minat terhadap mindfulness selama bertahun-tahun, baik sebagai praktisi kontemplatif dan seorang peneliti," ujar salah seorang peneliti, Adam Hanley.

2. Mengepel lantai

Tak perlu susah-susah ke pusat kebugaran. Bunda bisa membakar kalori dengan cara sederhana: mengepel lantai. Menurut sebuah penelitian, mengepel selama satu jam saja bisa membakar sekitar 238 kalori.

Nah, jangan malas mengepel lantai ya Bunda. Selain bisa membakar kalori, mengepel juga bisa membersihkan kuman dan debu dari lantai.

3. Menyedot debu

Sama seperti mengepel lantai, kegiatan menyedot debu dengan menggunakan vacuum cleaner juga mampu membakar kalori. Menurut penelitian, 30 menit melakukan aktivitas fisik setiap hari atau 150 menit per pekan, mampu mengurangi risiko kematian dari berbagai penyebab sebesar 28 persen dan mengurangi risiko kematian akibat masalah jantung sebesar lima persen.

Aktivitas fisik yang dimaksud tak hanya berenang, olahraga di pusat kebugaran saja. Mereka yang melakukan pekerjaan yang melibatkan fisik dan pekerjaan rumah tangga turut mendapatkan manfaat serupa.

"Pergi ke pusat kebugaran memang bagus, tetapi kita membutuhkan banyak waktu di sana. Jika kita bisa berjalan kaki ke kantor atau saat waktu makan siang, hal itu juga turut membantu," kata salah seorang peneliti Dr. Scott Lear dari McMaster University.

4. Merapikan tempat tidur

Merapikan tempat tidur/Merapikan tempat tidur/ Foto: 20detik

Hayo, siapa Bunda di sini yang malas merapikan tempat tidur setiap hari? Sebaiknya mulai tinggalkan kebiasaan itu. Sebab, ada banyak manfaat yang bisa kita peroleh dengan merapikan tempat tidur.

Menurut penelitian, mereka yang merapikan tempat tidur setiap hari akan mengalami peningkatan produktivitas. Selain itu, pekerjaan merapikan tempat tidur juga bisa membuat Bunda lebih bertenaga selama seharian.

5. Membersihkan halaman rumah

Ternyata orang-orang yang paling banyak membersihkan halaman, mengerjakan proyek DIY dan melakukan pekerjaan rumah tangga memiliki risiko 30 persen lebih rendah terkena serangan jantung dibandingkan mereka yang malas bergerak.

Ketika membersihkan halaman rumah, tubuh akan berkeringat dan mengeluarkan racun. Selain itu, aroma rumput yang baru saja dipotong ternyata bisa membuat seseorang merasa relaks dan lebih bahagia.

Ternyata banyak ya manfaat dari melakukan pekerjaan rumah tangga. Tapi Bunda tak harus melakukan semuanya sendirian lho. Bunda bisa meminta bantuan kepada suami atau bahkan anak.

Berdasarkan studi dari University of Mississippi tanggung jawab rutin dalam mengerjakan pekerjaan rumah tangga bisa membuat anak-anak mengerti kebutuhan orang lain dan komitmen tentang sesuatu. Disebutkan, ini bagus banget buat kemampuan anak dalam berinteraksi dengan orang lain.

Deb Hopper, direktur klinis dan terapis okupasi di Life Skills 4 Kids bilang anak umur 3 tahun sudah bisa diberi tugas rumah tangga yang simpel. Mengingat di umur 3 tahun umumnya kemampuan motorik halus dan kasar serta berinteraksi anak udah berkembang dengan baik.


"Ada banyak keuntungan memberi anak tugas rumah tangga termasuk membangun percaya diri, kebersamaan dengan keluarga, melatih anak menyelesaikan masalah, mengajari anak menyelesaikan level kompetisi tertentu dan membangun rutinitas, dan mensortir kemampuan untuk mengorganisasi lingkungannya," kata Deb seperti dilansir Washington Post.

[Gambas:Video 20detik]

(som/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi