parenting

Simak 4 Manfaat Sarapan yang Dibahas Prabowo di Debat Pilpres

Annisa Karnesyia Minggu, 14 Apr 2019 10:29 WIB
Simak 4 Manfaat Sarapan yang Dibahas Prabowo di Debat Pilpres
Jakarta - Pada debat Calon Presiden 2019 yang yang digelar Minggu (13/4/2019), calon presiden Prabowo Subianto berbicara tentang kondisi asupan gizi anak di Jakarta, Bun. Mengutip data Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Prabowo mengatakan jika satu dari tiga orang anak di Jakarta tidak sarapan atau makan pagi.

"Menurut studi Gubernur DKI, 1 dari 3 anak di ibu kota di Republik tidak makan pagi. Mereka ke sekolah tidak makan pagi karena kurang mampu," kata Prabowo, dikutip dari detikcom.

Program pemberian sarapan memang telah dilaksanakan di tingkat SD di Jakarta oleh Anies Baswedan, Bun. Melansir detikcom, melalui program Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS), Anies berharap anak SD bisa mendapat asupan sarapan bergizi.

"Banyak sekali anak-anak dari keluarga, khususnya secara sosial ekonomi rendah berangkat sekolah tanpa sarapan. Angkanya variasi, cukup tinggi. Di beberapa tahun lalu lebih 30 persen. Kita ingin anak di Jakarta dengan ada ini, mereka akan lakukan sarapan sehat," ujar Anies.


Anak makanAnak makan/ Foto: Istock


Makan pagi memang membawa banyak manfaat, Bun, terutama pada anak-anak. Hal senada diungkap Ketua Umum Pergizi Pangan Indonesia, Prof. DR.Hardinsyah, MS, menurutnya sarapan yang diberikan secara rutin pada anak sebelum beraktivitas akan membuat mereka tidak merasa lemas dan pusing. Selain itu, anak akan mudah berkonsentrasi.

"Saat tidur, organ-organ di dalam tubuh kita bekerja, seperti jantung, paru-paru, lambung, itu membutuhkan zat gizi, tidak hanya energi. Dan ketika kita bangun di pagi hari, hampir sepertiga kebutuhan harian kita sudah digunakan ketika tidur jadi itu perlu diganti atau di-replace," ujar Hardinsyah, mengutip detikcom.

Hardinsyah juga menambahkan bahwa dengan sarapan bernutrisi, 25 persen sumber energi yang dibutuhkan tubuh akan terpenuhi sehingga anak bisa beraktivitas sepanjang hari. Menu sarapan yang bergizi itu yang mengandung karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, dan air.

Melansir dari SFGate, ada 3 manfaat mengajak anak rutin sarapan nih, Bun.

1. Meningkatan Konsentrasi

Anak sekolah yang makan sarapan bergizi dan sehat terbukti lebih mudah berkonsentrasi dibandingkan anak yang tidak sarapan. Anak jauh lebih fokus dan tidak gampang terganggu ketika belajar. Selain itu, juga mudah memahami pelajaran dan menerima informasi baru karena tidak lapar.

2. Nilai akademik anak meningkat

Selain meningkatnya konsentrasi, sarapan dapat meningkatkan prestasi anak lho. Menurut studi yang diterbitkan Journal of Economics, anak usia sekolah yang sarapan 25 persen memiliki nilai tinggi di ujian matematika, membaca, dan ilmu pengetahuan. Peneliti percaya jika sarapan dapat menyediakan energi untuk meningkatkan kemampuan kognitif, berpikir, dan memecahkan masalah pada anak.


3. Meningkatkan energi

Saat tidur, secara alami kita juga berpuasa. Inilah yang menyebabkan kadar gula turun saat tidur. Ketika bangun dan sarapan, tubuh akan memproduksi glukosa yang dibutuhkan untuk energi, Bun.

Jika anak sarapan rutin, gula darah akan meningkat dan memberikan energi. Ini yang diperlukan anak untuk beraktivitas di kelas sampai jam makan siang.

4. Untuk kesehatan

Sarapan dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian anak juga, Bun. Menurut studi yang diterbitkan dalam Jurnal Frontiers in Human Neuroscience, anak-anak yang sarapan teratur mengkonsumsi sekitar 20 sampai 60 persen zat besi, vitamin B, dan vitamin D dibandingkan anak-anak yang melewatkan sarapan.

Sarapan rutin juga dikaitkan dengan indeks massa tubuh dan kemungkinan menurunkan obesitas. Penelitian juga menunjukkan bahwa anak sekolah yang rutin sarapan dapat mempertahankan berat badannya, Bun.

[Gambas:Video Haibunda]

(ank/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi