parenting

Nilai soal Meminta Maaf untuk Anak dari Pertemuan Prabowo-Jokowi

Radian Nyi Sukmasari Sabtu, 13 Jul 2019 11:34 WIB
Nilai soal Meminta Maaf untuk Anak dari Pertemuan Prabowo-Jokowi
Jakarta - Prabowo Subianto akhirnya bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Mereka bertemu di stasiun MRT Lebak Bulus dan naik MRT bersama. Dari pertemuan ini, ada lho pelajaran yang bisa dipetik si kecil soal minta maaf.

Prabowo mengucapkan selamat atas terpilihnya Jokowi sebagai presiden terpilih 2019-2024. Dia bercerita ada yang bertanya kenapa dirinya belum mengucapkan selamat ke Jokowi.




"Saya katakan, saya ini gimanapun ada ewuh pekewuh, ada tata krama, saya maunya ucapkan selamat secara terbuka," kata Prabowo di Stasiun MRT, Senayan, Jakarta Pusat, dikutip dari detikcom.

Prabowo juga mengatakan minta maaf jika sering mengkritik jalannya pemerintahan. Dia menyebut ini sebagai salah satu bentuk demokrasi.

"Jadi kalau kita kadang-kadang bersaing, saling kritik, itu tuntutan politik. Tuntutan demokrasi. Sesudah kompetisi, bertarung keras, tapi dalam rangka keluarga besar RI. Kita sama-sama anak bangsa, patriot berbuat baik bagi bangsa," katanya.

Selain mengucapkan selamat pada Jokowi. Dia juga mengucapkan siap untuk membantu pemerintahan Jokowi. "Selamat tambah rambut putih. Menjadi presiden mengabdi, masalah beliau pikul besar, kami siap bantu," pungkasnya.

Dari momen pertemuan dua tokoh negara tersebut, tersirat nilai yang bisa dipetik anak, Bun, yakni tak segan untuk meminta maaf. Ya, dengan lapang hati Prabowo meminta maaf pada Jokowi bila sering mengkritik jalannya pemerintahan.

Menurut pakar parenting Justin Coulson, PhD, salah satu cara membiasakan anak meminta maaf adalah dengan memberinya contoh. Apalagi, anak adalah peniru ulung. Hanya saja, ketika anak enggak mau minta maaf, jangan langsung memarahi atau paksa dia ya, Bun.

Jokowi bertemu PrabowoJokowi bertemu Prabowo/ Foto: (Andhika-detikcom)
Kata Coulson, nantinya yang ada permintaan maaf anak tidak tulus karena anak mengakui kesalahannya sebab takut pada orang tuanya. Untuk itu, orang tua bisa mewakili anak meminta maaf pada orang yang bersangkutan.

"Tapi, setelah itu peluk anak. Ajak dia bicara untuk memikirkan apa yang telah dia lakukan keliru dan menyakiti orang lain. Untuk itulah, maaf perlu dihaturkan. Dengan begitu, anak akan mengerti bahwa apa yang dia lakukan keliru dan sadar jika dirinya mesti minta maaf," papar Coulson dilansir Kidspot.



Dia menambahkan, ketika anak meminta maaf, sebaiknya ada empat elemen yaitu kalimat 'aku minta maaf', anak tahu apa perilakunya yang membuat orang lain tersakiti, anak tahu apa yang dia lakukan keliru, dan terakhir, anak menanyakan apakah orang tersebut mau memaafkannya. Empat elemen ini, kata Coulson membuat anak terbiasa minta maaf dari lubuk hatinya.

Bunda, simak juga yuk tips bangkitkan mood anak ala Ussy Sulistiawati dalam video berikut ini.

[Gambas:Video Haibunda]

(rdn/rdn)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi