HaiBunda

PARENTING

4 Cara Menguatkan Otot Leher Bayi untuk Mengontrol Kepala

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Rabu, 31 Jul 2019 10:37 WIB
Menguatkan Otot Leher Bayi untuk Mengontrol Kepala/ Foto: iStock
Jakarta - Salah satu perkembangan bayi yang ditunggu-tunggu orang tua adalah saat si kecil bisa mengangkat kepala. Sehingga, Bunda bisa mudah berinteraksi langsung dengan anak dan menggendongnya pun jadi lebih mudah.

Ahli perkembangan anak, Rebecca Chicot, Ph.D mengatakan di antara usia 4 sampai 8 minggu, bayi mulai mengangkat kepala, meski hanya sebentar. Saat bayi tengkurap, bayi belajar mengontrol kepala mereka.

"Pada bayi prematur, mungkin perkembangannya akan terlambat, sebaiknya lihat lagi grafik perkembangan sesuai usia. Jika belum bisa angkat kepala, coba kenalkan berbagai posisi tapi jangan biasakan di posisi tidur atau duduk menyender," kata Chicot, dikutip dari Essential Parent.


Agar bayi bisa mengangkat kepala, cobalah untuk memperkuat otot lehernya, Bun. Dilansir Parenting Firstcry, berikut 4 cara yang bisa dilakukan.

1. Menggendong dengan posisi bayi menghadap depan

Bila biasanya Bunda menggendong bayi seperti memeluk, coba ubah posisi si kecil menghadap depan. Pegang badan bayi dengan kedua tangan Bunda, satu tangan di dada, satu lagi di perut. Selain bisa melatih mengontrol kepalanya, bayi pun bisa melihat sekeliling saat digendong.

Menggendong bayi/ Foto: iStock

2. Memilih mainan yang tepat

Sejak lahir, bayi mulai suka bereksplorasi dengan mainan, Bun. Gunakan ini untuk menguatkan otot leher dan kepala anak.

Tidurkan bayi dan gunakan mainan bersuara agar perhatian si kecil teralihkan. Saat anak mulai melihat mainan, secara pelan-pelan kepalanya juga akan bergerak.

3. Perenggangan leher

Beberapa bayi mungkin terlahir dengan otot leher yang lemah dan bentuk kepala yang besar. Jika bayi biasanya tidur dengan posisi kepala ke satu sisi, coba pelan-pelan pindahkan ke sisi yang lainnya. Tapi, jangan paksa anak menengok ya.

4. Tummy time (waktu bayi tengkurap)

Ini adalah cara klasik untuk menguatkan otot leher dan anggota tubuh bagian atas bayi. Saat posisi bayi tengkurap, Bunda bisa panggil nama si kecil dengan memastikan jarak pandang yang terfokus dan arahkan bayi untuk mengangkat kepalanya.

Simak juga jarak pandang bayi usia 0 sampai 12 bulan di video berikut.

(ank/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi

Mom's Life Amira Salsabila

5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari

Parenting Nadhifa Fitrina

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

Kehamilan Annisa Karnesyia

5 Potret Terbaru Ashanty Makin Langsing Usai Sukses Diet IF & Olahraga

Mom's Life Amira Salsabila

Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret

Parenting Maya Sofia Puspitasari

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi

5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret

Berapa Kali Normalnya Bayi Baru Lahir BAB?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK