parenting

Cerita Putra Mendiang Uje Terjun ke Dunia Hiburan

Annisa Karnesyia Sabtu, 10 Aug 2019 18:32 WIB
Cerita Putra Mendiang Uje Terjun ke Dunia Hiburan
Jakarta - Anak kedua mendiang ustaz Jefri Al Buchori atau Uje, Abidzar Al Ghifari kini sudah beranjak remaja. Abidzar sekarang mulai menunjukkan bakatnya di dunia akting dengan bermain di sebuah sinetron.

Dikutip dari detikcom, Abidzar tidak menampik jika lebih dikenal karena nama besar sang ayah. Dia pun berusaha mengubah pandangan orang dengan menunjukkan bakatnya, Bun.

"Sampai sekarang aku juga dikenal karena nama almarhum. Makanya aku ingin lepas image almarhum. Aku kuat sama orang ngomong apa, yaudah sekarang sudah biasa," kata Abidzar.


Soal keinginannya terjun ke dunia akting, Abidzar yang kini berusia 18 tahun mengaku meminta izin dulu ke sang ibu, Ummi Pipik. Dari dulu, baik ibu dan mendiang sang ayah selalu membebaskan pilihan karier dan masa depannya.

"Ummi juga enggak pernah maksa aku mau jadi apa. Kayak ya udah yang penting halal. Sama almarhum juga, dari dulu enggak pernah mengarahkan untuk anaknya menjadi seorang pendakwah," ujar Abidzar.

Bakat yang dimiliki Abidzar tidak begitu saja terbentuk, Bun. Sebelum menjadi pendakwah, almarhum Uje pernah terjun ke dunia akting, Bun.

Abidzar dan mendiang UjeAbidzar dan mendiang Uje/ Foto: Repro Instagram Abidzar

Bila Abidzar menuruni bakat sang ayah, kakaknya Adiba justru menuruni bakat sang ibu. Menurut Abidzar, sang kakak tertarik di bidang desain seperti Ummi Pipik.

"Jadi semuanya turun temurun juga. Almarhum main sinetron juga, aku juga begini," paparnya.

Tanpa disadari, bakat dan karier anak bisa diturunkan dari orang tua, Bun. Data penelitian yang dilakukan tim Facebook Research menemukan pilihan karier anak bisa dipengaruhi jenis pekerjaan orang tua, Bun. Demikian dilansir Science of People.

Contohnya, jika ayah bekerja di militer, anak laki-laki 5 kali berpeluang akan berkarier di bidang militer. Sedangkan, ibu yang bekerja di bidang keperawatan, anak perempuannya 4 kali berpeluang menjadi perawat.

"Kami melihat sebuah keluarga lebih berpeluang memilih pekerjaan yang sama, terutama pada anak kembar. Meski pada kebanyakan anak menentukan sendiri profesinya berbeda dari keluarga dan saudaranya," kata tim peneliti.

Melansir dari The Guardian, Bunda bisa mendukung karier si kecil dengan menemukan bakatnya. Tapi jangan memaksakan ambisi kita ya.

Saat kita peduli dengan pilihan karier anak, penting untuk mendengarkan saran dari ahli yang tidak memihak. Sebagai orang tua, kita harus realistis tentang potensi anak untuk membantu mengidentifikasi jalan yang tepat untuk bakatnya.

Simak juga cara mengenali bakat anak sejak dini di video berikut ya.

[Gambas:Video Haibunda]

(ank/rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi