sign up SIGN UP search


parenting

Pengakuan Dian Sastro soal Putranya Mengidap Autisme

Yuni Ayu Amida Jumat, 23 Aug 2019 15:23 WIB
Saat usia 8 bulan, anak pertama Dian Sastro terdeteksi mengidap autisme. caption
Jakarta - Dian Sastro baru saja membuat pengakuan mengejutkan. Anak pertama aktris 37 tahun ini, Shailendra Naryama Sastraguna Sutowo, mengidap autisme.

Dalam acara Spekix di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (23/8/2019), Dian mengatakan, "Dari tujuh ciri yang saya lihat, di anak saya ada semuanya."

Bintang film Ada Apa Dengan Cinta? ini kemudian bercerita, saat usia enam bulan, Shailendra sudah sekolah. Ternyata, bocah kelahiran 17 Juli 2011 itu tidak tertarik kegiatan yang diarahkan gurunya.


Setiap ingin menunjukkan sesuatu, lanjut Dian, sang anak selalu menarik tangannya. Ya, ini merupakan gangguan pada kemampuan dan motorik anak, termasuk tidak bisa meniup lilin. Shailendra juga enggak tertarik main bareng anak-anak lain, Bun.

Sementara itu, soal kontak mata, Dian memperhatikan sang anak jarang berkontak mata dengannya dan lebih fokus pada apa yang dia lakukan sendiri. Itulah yang membuat Dian dan sang suami, Maulana Indraguna Sutowo, menyadari kalau perkembangan Shailendra berbeda dengan teman-temannya di sekolah.

Pengakuan Dian Sastro soal Putranya Mengidap AutismeDian Satsro bersama suami dan kedua anaknya/ Foto: Dok. Instagram/therealdisastr
Akhirnya, saat Shailendra berusia 8 bulan, ia diperiksa dokter tumbuh kembang dan psikolog. "Kita cek ke tiga dokter," kata Dian, seraya menerangkan putranya menjalani terapi okupasi, perilaku, dan wicara.

"Kabar baik, dengan intervensi lebih awal, di umur 6 tahun anak saya dianggap tidak memerlukan terapi lagi. Di sekolah, sekarang kemampuan sosialnya sudah bisa curhat, gosip, cerita, jahil," urai lulusan Universitas Indonesia ini.

Terkait apa yang dialami anak Dian Sastro, dikatakan dr.Kresno Mulyadi, Sp.KJ, psikiater dari RS Omni Hospital Alam Sutera, Jakarta, autisme merupakan bentuk dari gangguan perkembangan. Istilahnya berasal dari kata auto yang artinya 'sendiri'.

"Indikasinya adalah anak lebih asyik dengan dunianya sendiri. Gangguan ini terdiri dari spektrum yang amat luas. Artinya, gangguannya bisa berkisar dari ringan, sedang hingga berat," jelas Kresno, dikutip dari detikcom.

Kresno memaparkan, ada lima masalah yang jadi ciri autisme, yakni masalah komunikasi, sosialisasi, emosional, perilaku, dan persepsi. Anak autis dapat memahami perkataan orang lain, tapi seringkali tidak meresponsnya, sehingga kualitas komunikasi yang terjalin tidak optimal.

Kata Kresno, penyebabnya sendiri bisa karena banyak faktor. Tapi, beberapa penelitian menyebutkan, penyebab autisme adalah faktor neurobiologi yang terjadi saat bayi berada dalam kandungan.


Bunda, simak juga penjelasan terapi lumba-lumba untuk pengobatan autisme, dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(muf/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi