HaiBunda

PARENTING

Ucapan Orang Tua untuk Menenangkan Anak yang Cemas

Maya Sofia   |   HaiBunda

Jumat, 06 Sep 2019 14:42 WIB
Ilustrasi ucapan orang tua untuk menenangkan anak yang cemas/ Foto: iStock
Jakarta - Si kecil mendadak sulit tidur dan kerap terbangun di tengah malam. Keringatnya berlebih hingga membasahi tempat tidur.

Jika sang buah hati memperlihatkan tanda-tanda tersebut, bisa jadi dia mengalami kecemasan. Perlu diketahui Bunda, kecemasan juga bisa dialami anak kecil.


Mengutip NHSanak cenderung merasa cemas terhadap berbagai hal pada usia yang berbeda. Banyak dari kekhawatiran yang dialami anak ini adalah bagian normal dari tumbuh dewasa.


Pada anak usia delapan bulan hingga tiga tahun, umumnya mereka cemas dengan perpisahan. Biasanya, anak di usia tersebut menangis dan menempel pada Bunda atau Ayah ketika akan ditinggal. Perilaku tersebut termasuk normal dalam perkembangan anak-anak dan biasanya akan berkurang pada sekitar usia dua hingga tiga tahun.

Sementara pada anak-anak prasekolah, mereka umumnya takut pada hewan, serangga, ketinggian, air, darah, dan gelap. Ketakutan-ketakutan tersebut juga akan hilang sendiri secara bertahap.

Sepanjang hidup seorang anak memang akan ada saat-saat lain ketika mereka merasa cemas. Banyak anak merasa cemas ketika masuk sekolah baru, sebelum ujian, dan saat ujian.

Lalu, kapan kecemasan bisa dikatakan sebuah masalah bagi anak? Kecemasan akan menjadi masalah bagi anak ketika mulai mengganggu kehidupan sehari-hari mereka.

"Kita semua kadang-kadang cemas, tetapi beberapa anak tampaknya menjalani kehidupan yang penuh kecemasan, di mana itu bukan jangka pendek dan bukan hanya sesekali," kata Profesor Kesehatan Mental Anak dan Keluarga di University of Bath, Paul Stallard.

Ilustrasi ucapan orang tua untuk menenangkan anak yang cemas. (Foto: iStock)

Sebagai contoh ketika musim ujian, seluruh anak pastinya akan merasa cemas. Namun ada anak yang sangat cemas hingga mereka akhirnya tak masuk sekolah.

Kecemasan yang berlebihan seperti ini bisa membahayakan mental dan emosional anak. Hal ini juga bisa memengaruhi harga diri dan kepercayaan diri mereka. Anak akan berusaha keras menghindari hal-hal atau situasi yang membuat mereka merasa cemas.

Sebagai orang tua, ada beberapa hal yang bisa dilakukan ketika anak mengalami cemas berlebihan. Pertama dan paling penting, ajak anak bicara tentang kecemasan dan kekhawatiran mereka. Yakinkan anak bahwa kita memahami perasaan mereka.

Jika anak sudah cukup dewasa, Bunda dan Ayah bisa menjelaskan apa itu kecemasan dan efeknya terhadap kesehatan mereka. Setelah itu, yang tak kalah pentingnya adalah membantu mereka mencari solusi.

Perhatikan ucapan yang Bunda dan Ayah lontarkan kepada anak. Hindari ucapan orang tua seperti, "Jika kamu khawatir, jangan pergi." Ini sama saja mengatakan bahwa jika anak cemas tentang sesuatu berarti dia tak bisa melakukannya.

Bunda dan Ayah bisa menggunakan ucapan orang tua seperti, "Bunda dengar kamu khawatir tentang ini. Apa yang bisa kamu lakukan untuk mengatasinya?"

Melansir dari Child Mind, bunda juga bisa melontarkan pertanyaan terbuka kepada anak. "Bagaimana perasaan kamu tentang matematika?"

Pun Bunda dan Ayah jangan sampai justru memperkuat ketakutan anak-anak dengan mengatakan, "Mungkin ini adalah sesuatu yang harus kamu takuti."

Bunda juga bisa simak manfaat ajak anak bermain di playground umum, dalam video berikut:



(som/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Fenomena 'Tung Tung Tung Sahur' Kembali di 2026? Ini Cara Orang Tua Menyikapinya Menurut Psikolog

Parenting Nadhifa Fitrina

Mengenal Sosok Yerin Ha Pemeran Sophie Baek di Bridgerton, Ternyata Cucu Aktris Ternama Korea!

Mom's Life Amira Salsabila

Kisah Bunda Melahirkan Bayi 'Raksasa' dengan Berat Hampir 6 Kg karena Diabetes Gestasional

Kehamilan Annisa Karnesyia

Mengenal Pola Asuh Sarang Burung untuk Membesarkan Anak usai Bercerai

Parenting Indah Ramadhani

11 Tanda Anak Tumbuh Egois saat Dewasa Menurut Studi Psikologi

Parenting Nadhifa Fitrina

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Putra & Putrinya Berjodoh, Komedian Legendaris Eddie Murphy dan Martin Lawrence Bakal Jadi Kakek

Fenomena 'Tung Tung Tung Sahur' Kembali di 2026? Ini Cara Orang Tua Menyikapinya Menurut Psikolog

Mengenal Sosok Yerin Ha Pemeran Sophie Baek di Bridgerton, Ternyata Cucu Aktris Ternama Korea!

Kisah Bunda Melahirkan Bayi 'Raksasa' dengan Berat Hampir 6 Kg karena Diabetes Gestasional

Mengenal Pola Asuh Sarang Burung untuk Membesarkan Anak usai Bercerai

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK