parenting

Pendidikan Seks pada Anak: Bisa Dimulai Sejak di Kandungan Lho

Melly Febrida Sabtu, 05 Oct 2019 13:56 WIB
Pendidikan Seks pada Anak: Bisa Dimulai Sejak di Kandungan Lho
Jakarta - Selama ini kita sering mendengar memberikanĀ pendidikan seksual ke anak bisa dilakukan orang tua sejak usia anak nol bulan. Padahal, sejak di kandungan anak sudah bisa diajari pendidikan seks lho.

Nataya Charoonsri, staf pengajar jurusan teknik industri di salah satu universitas swasta di Jakarta berbagi cerita dalam buku How to Make a Baby, Mommy?

Jadi, Nataya suatu kali mengirimkan pesan di media sosial milik Rahmi Dahlan, psikolog dan pemerhati pendidikan anak. Ia bertanya tentang mengajarkan pendidikan seks ke anak. Rencananya, Nataya akan memberikan pendidikan seks sejak sang anak berusia nol bulan. Tapi, ia mendapat jawaban pendidikan seks sebenarnya sudah bisa dimulai sejak anak di dalam kandungan.


"Pendidikan seks yang sebenarnya dimulai dari kandungan, yaitu dari harapan orang tua terhadapĀ jenis kelamin anak yang dikandungnya karena hal tersebut akan berpengaruh pada perlakuan terhadap anak dan penerimaan anak terhadap gender," kata Rahmi seperti dikutip Nataya.

Menurut Rahmi, pendidikan dalam kandungan ini yang menjadi dasar pendidikan seks pada balita. Rahmi bikang, konsep pendidikan seks yang utama untuk balita adalah mengenalkan rasa malu dan membentuk kesadaran gender yang benar.

"Pada saat usia TK, mereka akan merasa dengan jelas sebagai laki-laki atau perempuan," ujar Rahmi.

Lantas, bagaimana kalau orang tua sudah berharap terhadap jenis kelamin anak? Kata Rahmi berharap boleh-boleh saja, tapi dengan syarat jika harapan tidak terpenuhi, orang tua tidak boleh kecewa.

"Jika kecewa akan berdampak pada penerimaan anak yang lahir. Orang tua bisa memperlakukan tidak adil dan tidak sesuai gender, dan anak bisa menangkap rasa orang tuanya," ungkapnya.

ilustrasi pendidikan seks pada anak sejak di kandunganilustrasi pendidikan seks pada anak sejak di kandungan/ Foto: iStock
Sementara itu, Dr.Hasan El-Qudsy, dosen di UIN Sunan Kalijaga, UMS, UMY, dan IAIN Surakarta, dalam bukunya Ketika Anak Bertanya tentang Seks menuliskan pendidikan seks bisa diberikan kepada anak sebelum lahir. Ini berdasarkan hasil penelitian para ahli pertumbuhan bahwa bayi yang belum lahir sudah menyadari lingkungannya dan bereaksi dengan suara di luar rahim.

Penelitian juga menemukan anak mulai belajar sejak otak dan sistem saraf mulai berkembang. Karenanya, rangsangan dari orang tua untuk janin atau kondisi yang melingkupi janin sangat berpengaruh pada pertumbuhan anak.



"Allah SWT telah memberikan kepada anak suatu kapasitas yang besar untuk belajar tentang dunia sekitarnya, selama ia masih dalam kandungan," kata Hasan.

Bunda, cari tahu soal ciri-ciri anak mabuk laut di video berikut.

[Gambas:Video Haibunda]

(rdn/rdn)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi