parenting

4 Rahasia Mary Ubah Bill Gates yang Nakal Jadi Miliuner Terkaya Dunia

Iin Yumiyanti Sabtu, 05 Oct 2019 17:04 WIB
4 Rahasia Mary Ubah Bill Gates yang Nakal Jadi Miliuner Terkaya Dunia
Jakarta - Bill Gates kecil sebenarnya terkenal sebagai anak yang memiliki otak cemerlang. Tapi ia nakal dan seenaknya sendiri sehingga membuat bundanya, Mary Maxwell, cemas.

Para Bunda, Bill Gates yang lahir pada 28 Oktober 1955, mempunyai modal yang cukup untuk menjadi manusia yang sukses. Bila membaca biografi ayahnya, William Henry Gates Sr, adalah seorang jaksa, filantropis, dan penulis buku yang terkemuka hingga banyak mendapat penghargaan.

Sedangkan ibunda Bill Gates, Mary Maxwell, adalah seorang guru, pebisnis Amerika yang juga mendapat banyak penghargaan. Ayah Mary, J.W., adalah Presiden Bank Nasional.


Dengan latar belakang keluarga seperti itu, Bill terlahir seolah mempunyai otak yang cemerlang. Dan memang benar demikian. Sejak kecil, pendiri perusaan software raksasa Microsoft ini sudah sangat menonjol dalam kemampuan matematika dan sains.

Saat sekolah dasar, Bill Gates mengejutkan keluarganya karena memperoleh nilai sempurna 800 poin untuk ujian masuk universitas (SAT, Scholastic Appitude Test) di kelas. Ia juga membuat program komputer sejak di sekolah dasar.

Akan tetapi, meskipun cemerlang di sains dan matematika, secara keseluruhan, Bill Gates bukanlah pelajar yang terbaik di sekolahnya. Ia bahkan tidak jarang membuat gurunya kesal. Bill Gates kecil cepat bosan terhadap sesuatu dan cenderung tidak sabaran.

Ia hanya akan serius belajar untuk pelajaran yang disukainya, matematika. Bila pelajaran di luar minatnya, ia tidak akan mengerjakan tugas-tugas sekolah, bahkan tidak memperhatikan penjelasan gurunya sejak dari awal. Saat pelajaran selain matematika, Bill Gates lebih suka tidur atau mempermainkan gurunya.

Bagaimana Mary mengubah anaknya yang nakal menjadi orang yang sukses? Berikut tips dan rahasianya seperti haibunda sarikan dari buku Tak Masalah Menjadi Orang yang Berbeda yang ditulis oleh Kim Doo Eung:

1. Sewa Psikolog 1 Tahun

Mary marah besar atas kenakalan Bill Gates kecil. Tapi semua percuma. Tingkah laku Bill Gates kecil tidak kunjung berubah. Mary akhirnya minta bantuan psikolog untuk melakukan observasi terhadap Bill Gates selama satu tahun. Kemudian sang ibu mendapat jawaban, jangan paksa atau bujuk anak itu melakukan apapun.

Setelah mendapat masukan psikolog, Mary lantas mengubah gaya mendidik Bill Gates. Ia membebaskan Bill Gates untuk berpikir, memutuskan, dan mengatur diri sendiri, serta tidak memaksanya melakukan sesuatu yang dibencinya. Namun sang ibu menekankan, Bill Gates harus bertanggung jawab terhadap segala sesuatu yang dilakukannya. Dengan ajaran sang bunda itu, Bill Gates bebas melakukan apapun sesuai imajinasinya namun ia menjadi lebih hati-hati karena harus bertanggung jawab.

Bill Gates saat mudaBill Gates saat muda/ Foto: Facebook
2. Membuatkan Jadwal

Bill Gates biasanya sangat berkonsentrasi penuh melakukan apa yang sangat ia sukai. Ia akan tenggelam dalam konsentrasinya sampai melupakan segalanya. Maka, Mary pun memutar otak untuk mengatasi masalah tersebut. Ia membuatkan jadwal mingguan untuk sang putra, bahkan jadwal makan dan jadwal pakai baju setiap hari agar tidak lupa Bill Gates lakukan.

3. Memberi Komputer

Mary tahu putranya, Bill Gates, adalah seorang yang cerdas luar biasa, beda dengan anak lainnya. Ia juga sadar putranya sangat suka menghabiskan waktu dengan komputer di sekolah. Maka Mary pun mendonasikan komputer untuk sekolah Bill Gates. Ia ingin Bill Gates kecil bisa menghabiskan waktu di sekolah dengan melakukan hal yang disukainya. Kemudian sebagai imbalan terbaiknya Bill Gates dapat masuk Universitas Harvard.

Bill Gates kemudian memang drop out dari Harvard. Tapi ia kemudian mendirikan perusahaan Microsoft di Meksiko. Ia meramalkan komputer pada masa depan sebagai suatu metode penting di kantor, rumah, dan sekolah sehingga ia berusaha mengembangkan perangkat lunak. Microsoft memimpin di bidang perangkat lunak dan menjadi perusahaan yang maju. Bill Gates pun kemudian dikenal sebagai pengusaha teknologi informasi yang jenius.

Bill Gates saat mudaBill Gates saat muda/ Foto: Facebook
"Saya gagal dalam beberapa mata pelajaran saat ujian, namun teman saya lulus semuanya. Sekarang dia bekerja sebagai seorang insinyur di Microsoft dan saya adalah pemilik Microsoft," kata Bill Gates.

Pernyataan Bill Gates ini banyak dikutip dan banyak dijadikan motivasi untuk mencapai sukses meskipun orang tidak selesai kuliah.

4. Mengikuti Perintah Tuhan

Mary selalu memberi nasihat kepada Bill Gates untuk mematuhi perintah Tuhan. Ia juga diwanti-wanti untuk membantu orang lain yang membutuhkan. Nasihat ini benar-benar dipegang Bill Gates dan diamalkannya secara serius ketika ia menjadi orang sukses.

"Pada saat aku diterima di Harvard, Ibu merasa amat senang dan bangga padaku. Ia selalu berpesan agar aku selalu membantu orang lain," kata Bill Gates.

Saat sakit kritis melawan kanker, Mary meluangkan waktu untuk menulis surat kepada Melinda, calon istri Bill Gates yang saat itu akan segera menikah. Isi surat, Mary mengucapkan selamat atas pernikahan dan mengingatkan Melinda untuk suka membantu orang lain.

"Walaupun memiliki segalanya, kewajiban utamamu adalah mengikuti perintahnya," begitu kata penutup dalam surat Mary kepada Melinda.

Bill Gates dan Melinda kini telah memiliki tiga anak yakni Phoebe Adele Gates, Jennifer Katharina Gates, dan Roy Johns Gates. Mereka juga terkenal sebagai orang terkaya di dunia. Kekayaan bersih Bill Gates tercatat US$ 104,3 miliar.

Bill GatesBill Gates/ Foto: (Instagram/thisisbillgates)
Selain dikenal sebagai orang terkaya dunia, Bill Gates juga terkenal sebagai seorang filantropis. Setelah 33 tahun bekerja untuk Microsoft, Bill pun mengundurkan diri dan memutuskan untuk lebih berkonsentrasi di bidang amal.

Lewat yayasan Bill & Melinda Gates Foundation, pasangan ini banyak memberikan bantuan bagi aktivitas kemanusiaan termasuk bantuan untuk Indonesia. Bill Gates dan Melinda telah beberapa kali datang ke Tanah Air untuk kepentingan penelitian dan pengembangan sosial. Melinda juga pernah melakukan pertemuan dengan Presiden Jokowi dan para menterinya.

Setelah sukses, banyak kutipan Bill Gates yang menginspirasi antara lain misalnya, "Saya sungguh memiliki banyak impian ketika masih kecil dan saya pikir itu tumbuh dari fakta bahwa saya punya kesempatan untuk membaca".

Saat upacara wisuda Harvard pada tahun 2007, Bill Gates diundang untuk menyampaikan pidatonya. Pada saat pidato itu, Bill Gates mengutip pesan sang bunda, Mary Maxwell. "Kepada para lulusan Harvard, dengan kemampuan yang luar biasa yang kalian miliki, kalian harus berusaha keras demi memperbaiki yang salah dan memberikan solusi atas masalah masyarakat. "

"Pedulilah terhadap sekitar! Terhadap kemiskinan, kelaparan dan anak-anak sekarat yang menderita penyakit di seluruh dunia. Bantu dan tolonglah mereka," kata Bill Gates.



Mary Maxwell pasti sangat bangga terhadap Bill Gates. Didikannya untuk membebaskan putranya melakukan yang disukainya, namun tetap bertanggung jawab, serta peduli terhadap sesama dan patuh terhadap Tuhan benar-benar diamalkan. Sungguh menginspirasi ya Bunda, biografi Bill Gates?

Bunda, simak juga cerita tentang uang saku putri Bill Gates saat kecil di video berikut.

[Gambas:Video 20detik]



(iiy/ziz)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi