HaiBunda

PARENTING

Sedih, Orang Tua Ditelantarkan Anak Jalan Kaki ke Rumah Sakit

Yuni Ayu Amida   |   HaiBunda

Selasa, 05 Nov 2019 17:20 WIB
Sedih, Orang Tua Ditelantarkan Anak Jalan Kaki ke Rumah Sakit /Foto: iStock
Jakarta - Sebuah kisah menyedihkan dibagikan seorang dokter di Twitter. Kisah ini tentang pasien lanjut usia yang ditinggal anak-anaknya.

Dilansir World of Buzz, melalui akun Twitter @hausofhilton, Nimelesh mengisahkan pasiennya, seorang pria berusia 60-an yang harus berjalan jauh untuk bertemu dengannya. Mirisnya, sama sekali tidak ada orang yang bisa diminta bantuan untuk mengantarkan pria tua tersebut.

Mulanya Nimelesh bertanya pada pria tua itu kenapa terlambat datang untuk berobat. Pria tua itu pun mengatakan bahwa ia tidak memiliki transportasi untuk sampai ke rumah sakit.


"Pak Cik kenapa terlambat?" tulis Nimelesh.

"Maaf dokter, saya tidak punya kendaraan, jadi saya berjalan sendiri. Tidak ada yang mengantarkan saya," sambung Nimelesh dalam tulisannya.

Terkejut dengan jawaban pasiennya, Nimelesh kembali bertanya, di mana anak-anak pria tua tersebut berada, dan mengapa tidak mengantarkannya. Jawaban pria itu pun membuat perasaan Nimelesh semakin hancur.

"Semua anak saya pindah ke Kuala Lumpur. Mereka hanya mengunjungi saya selama liburan. Saya hidup sendiri sekarang karena istri saya meninggal. Saya beruntung karena tetangga saya sering mengunjungi saya, jadi saya tidak akan merasa begitu kesepian," begitu jawaban sang pria.

Foto: iStock

Nimelesh kembali bertanya, kenapa pria tua itu tidak tinggal bersama anak-anaknya saja. Sambil menjelaskan, pria itu pun menangis saat berbicara soal anak-anaknya.

"Mereka tidak pernah mengundang saya untuk tinggal bersama mereka. Saya sudah tua, dan saya agak lambat. Jika saya melakukan kesalahan, anak-anak saya akan marah. Saya tidak ingin ini terjadi."

Nimelesh melanjutkan tweet-nya dan bercerita ini bukan pertama kali dia bertemu orang tua yang diabaikan anak-anak mereka. Dia menyebutkan bahwa beberapa dari mereka bahkan adalah dokter, pengacara, dan guru. Tetapi kita tahu bahwa terlepas dari pekerjaan anak-anak, itu tidak berarti bahwa mereka dapat mengabaikan kebutuhan orang tua mereka.

Menelantarkan orang tua tentunya bukan hal baik ya, Bunda. Meski demikian, dikatakan seorang terapis, Risa S. Breckman, anak yang menelantarkan orang tua bisa terjadi karena sejumlah alasan. Terkadang bisa karena pasangan anak yang menuntutnya menjauh dari keluarga.

"Di sisi lain mungkin karena anak dewasa menjadi kasar dan orang tua perlu memutuskan hubungan karena alasan keamanan. Dan terkadang alasannya tidak bisa dijelaskan," tutur Breckman, dilansir Huffpost.

Namun, apapun penyebabnya, kata Breckman, diasingkan tentu sangat memilukan, bahkan bisa terasa seperti kematian. Juga perasaan bersalah, malu, cemas, dan depresi yang kuat bisa muncul. Di samping itu, orang dewasa yang hidup dengan pengasingan berhak mendapatkan dukungan dan pengertian dari orang lain.

(yun/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari

Mom's Life Annisa Karnesyia

Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia

Mom's Life Amira Salsabila

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mom's Life Annisa Karnesyia

3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin

Mom's Life Amira Salsabila

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

Mom's Life Arina Yulistara

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ternyata Kepribadian Bisa Memengaruhi Pengalaman Melahirkan, Bunda Termasuk yang Mana?

Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari

Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK