kehamilan

Cara Membuat Anak Kembar Perempuan, Faktor Penentu Hingga Metode

Annisa Karnesyia Jumat, 01 Nov 2019 18:45 WIB
Cara Membuat Anak Kembar Perempuan, Faktor Penentu Hingga Metode
Jakarta - Memiliki anak kembar perempuan menjadi dambaan bagi sebagian besar pasangan suami dan istri. Beberapa di antaranya mencoba berbagai cara membuat anak kembar perempuan, Bun.

Jenis kelamin anak seringkali menjadi bagian dari rencana hamil anak kembar. Pasangan yang mengharapkan anak kembar perempuan biasanya karena telah memiliki anak laki-laki, atau karena anak perempuan dipandang lucu dan menggemaskan.

Menurut dr.Finekri Abidin SpOG(K), hamil anak laki-laki atau perempuan ditentukan oleh dominasi pendonor yaitu laki-laki dalam hal ini suami. Laki-laki memiliki kromosom XY, sedangkan wanita XX.


"Kalau ingin hamil anak perempuan, diharapkan kromosom X dari suami bertemu dengan kromosom X istri," kata Finekri.

Melansir dari beberapa sumber, berikut cara membuat anak kembar perempuan. Bisa Ayah dan Bunda coba ya.

Hamil Anak Perempuan

1. Metode Shettles

Metode ini dikembangkan oleh Landrum B. Shettles, MD, PhD, beberapa waktu lalu. Metode ini meliputi frekuensi berhubungan intim yang dikaitkan dengan periode haid wanita.

Pada bukunya How to Choose The Sex of Your Baby, Shettles menjelaskan kalau sperma laki-laki (Y) lebih kecil, cepat, dan hidupnya singkat dibanding milik perempuan (X). Jika ingin memiliki anak perempuan, disarankan untuk melakukan hubungan intim dengan posisi misionaris, yaitu saling berhadapan atau posisi laki-laki di atas wanita.

"Lakukan ini dua sampai empat hari sebelum ovulasi. Jadi saat sel telur muncul, hanya sperma (X) yang kuat dan lebih tangguh yang akan tetap berada di saluran reproduksi wanita," kata Shettles, dikutip dari WebMD.

Metode ini dilaporkan sekitar 75 persen efektif menentukan jenis kelamin anak. Perawat sekaligus penulis buku Choose the Sex of Your Baby Naturally mengklaim keberhasilannya sekitar 95 persen.

2. Melalui teknologi

Cara lain untuk hamil anak perempuan bisa dengan bantuan teknologi. Metode yang dinamakan microSort bisa dipilih untuk memisahkan sperma dan sel telur.

"Satu-satunya metode yang efektif yang mungkin berguna untuk menentukan jenis kelamin anak adalah teknik MicroSoft," ujar William Gibbons, MD, Director of the EVMS Jones Institute for Reproductive Medicine.

Bukan cuma MicroSoft, beberapa teknologi seperti preimplantation genetic diagnosis (PGD), and chorionic villus sampling (CVS) juga digunakan untuk membedakan jenis kelamin bayi. Namun, beberapa di antaranya masih menjadi kontroversi.

Ilustrasi hamil bayi kembarIlustrasi hamil bayi kembar/ Foto: iStock

3. Metode Whelan

Metode ini cukup populer dan diklaim tingkat keberhasilannya sebesar 57 persen untuk wanita yang ingin mengandung anak perempuan. Cara membuat anak ini pertama kali dikenalkan Dr.Elizabeth Whelan.

Dalam teorinya, Whelan menyarankan pasangan untuk melakukan hubungan intim dua hingga tiga hari sebelum ovulasi jika ingin hamil anak perempuan. Meski begitu penelitian terkait teori ini masih terbatas.

4. Posisi bercinta

Posisi misionaris dianggap efektif untuk hamil anak perempuan. Selain itu tidak melakukan penetrasi terlalu dalam saat bercinta.

Sperma pria berenang sangat cepat dalam periode yang sebentar. Dengan mencegah penetrasi yang dalam, mungkin bisa mencegah sperma untuk membuat anak laki-laki mencapai dan membuahi sel telur.

5. Tidak orgasme

Beberapa ahli percaya, wanita yang menghindari orgasme saat bercinta bisa menjadi cara membuat anak kembar perempuan. Sebaliknya, yang harusnya orgasme adalah pria.

"Dalam berhubungan intim, pembentukan asam dan basa di vagina memengaruhi pembentukan kromosom. Jika ingin hamil anak perempuan, yang orgasme sebaiknya bapaknya duluan karena saat itu kondisi vagina belum asam," kata Finekri.

6. Sering berhubungan intim

Tak perlu membatasi kehidupan seks saat ingin hamil anak perempuan, Bun. Sebab, cara membuat anak perempuan adalah sering melakukan hubungan seks.

Pada waktu menjelang konsepsi, Bunda harus melakukan hubungan seks sebanyak mungkin. Ini akan mengurangi jumlah sperma pasangan yang artinya lebih sedikit sperma anak yang berenang cepat untuk dibuahi.

7. Banyak makan sayur dan buah-buahan

Menurut sebuah studi, banyak makan sayur dan buah-buahan bisa meningkatkan peluang hamil anak perempuan. Beberapa orang juga percaya salah satu caranya dengan diet vegan, yaitu makan banyak bayam, kacang-kacangan, dan brokoli.

Memilih makanan yang tinggi kalsium dan magnesium seperti sayuran hijau, buah, nasi katanya juga bisa membuat kita hamil anak perempuan. Hal ini juga dibenarkan Finekri.

"Kalau ingin anak perempuan, suami lebih banyak makan sayur dan buah-buahan. Daging tetap makan, tapi jumlahnya didominasi sayur dan buah-buahan. Ini bisa dilakukan selama 3 bulan," ujar Finekri.

8. Konsumsi makanan rendah garam

Jika ingin hamil anak perempuan, Bunda bisa hindari konsumsi garam. Diet rendah garam dapat meningkatkan peluang hamil anak perempuan.

Penelitian menemukan jika konsumsi makanan tinggi sodium dan potasium, justru meningkatkan peluang hamil anak laki-laki. Untuk itu, sebaiknya Bunda mulai hindari makanan asin termasuk makanan olahan ya.

9. Waktu mandi

Beberapa orang percaya kalau sperma anak laki-laki tidak suka dengan suasana hangat. Mandi air hangat sebelum berhubungan intim bisa menunda pelepasan sperma.

Meski begitu, hal ini belum bisa dibuktikan berhasil, Bun. Tapi tak ada salahnya mencoba ya.

Ilustrasi positif hamilIlustrasi positif hamil/ Foto: Thinkstock


Membuat Anak Kembar

Cara membuat anak kembar perempuan bisa dipengaruhi beberapa hal di atas, Bun. Namun, harus diketahui juga faktor lainnya yang bisa membuat Bunda hamil kembar.

Berikut beberapa faktor yang meningkatkan peluang hamil anak kembar. Demikian dikutip dari Medical News Today.

1. Riwayat keluarga

Wanita memiliki peluang hamil anak kembar jika memiliki riwayat keluarga serupa. Keluarga yang punya riwayat ini dari sisi ibu cenderung lebih tinggi peluangnya dibandingkan di sisi ayah.

Meski begitu, cara membuat anak kembar perempuan ini hanya berhasil dengan syarat khusus. Yaitu, jika konsepsi terjadi tanpa menggunakan perawatan kesuburan.

Menurut American Society Reproductive Medicine (ASMR), wanita yang kembar identik memproduksi anak kembar sekitar 1 di setiap 60 kelahiran. Bagi pria, hanya menghasilkan 1 di setiap 125 kelahiran.

Beberapa orang juga percaya, anak kembar dapat melewati satu generasi, artinya seseorang akan berpotensi memiliki anak kembar jika salah satu kakek atau neneknya kembar. Namun, bukti dari teori ini masih sedikit.

2. Perawatan kesuburan

ASRM mencatat bahwa faktor utama yang meningkatkan kemungkinan memiliki anak kembar adalah melakukan perawatan kesuburan. Berbagai jenis perawatan yang ada bisa meningkatkan kemungkinan anak kembar dengan berbagai cara.

Beberapa obat kesuburan bekerja dengan menstimulasi ovarium wanita dan terkadang bisa mengeluarkan lebih dari satu sel telur. Jika sperma membuahi kedua telur ini, ini bisa menghasilkan anak kembar.

3. Usia

Mengutip laman Office on Women's Health, wanita yang berusia 30 tahun atau lebih cenderung memiliki anak kembar. Sebab, wanita pada usia ini kemungkinan bisa melepaskan lebih dari satu sel telur selama siklus reproduksinya. Jika sperma membuahi dua sel telur yang terpisah, kehamilan kembar dapat terjadi.

4. Tinggi dan berat badan

Laporan ASRM menyatakan, anak kembar non-identik sebanyak dilahirkan dari wanita yang tubuhnya tinggi dan berat. Meski belum bisa dibuktikan, mungkin alasannya karena asupan nutrisi yang lebih baik.

Wanita dengan berat badan lebih, mungkin memiliki lebih banyak energi dan tenaga yang tersedia untuk janin yang sedang berkembang.

Nah, simak juga penjelasan singkat dari ahli tentang cara membuat anak perempuan atau laki-laki di video berikut ya, Bunda

[Gambas:Video Haibunda]

(ank/rdn)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi