HaiBunda

PARENTING

Operasi Pemisahan Kembar Siam Ardi-Ardan Sukses, Begini Kondisi Terkini

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Minggu, 17 Nov 2019 09:31 WIB
Ilustrasi bayi kembar/ Foto: iStock
Jakarta - Operasi pemisahan bayi kembar siam 14 bulan, Ardi dan Ardan baru saja dilakukan. Memakan waktu 10 jam, tim dokter Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita berhasil memisahkan bayi kembar siam ini pada Sabtu (16/11/2019).

Ardi dan Ardan adalah anak pasangan Hesti Novianti dan Berry. Keduanya mengalami thoraco abdomino fagus, yaitu kondisi dempet pada perut dan sebagian dada bawah dengan organ hati menyatu.

Saat ini, tim dokter tengah melakukan pemantauan, Bunda. Bila kondisi keduanya stabil, dokter mengizinkan untuk dipulangkan.


"Operasi berlangsung baik, hasil operasi juga baik. Saat ini sedang pemantauan di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU). Dilihat dulu selama 7 sampai 10 hari, kalau stabil bisa dibawa pulang," kata ketua tim operasi, Dr.dr.Jo Edy Siswanto, Sp.A(K).

"Selama 7 sampai 10 hari tersebut, kita pantau hingga benar-benar stabil. Kita juga observasi kemampuan bernapas dan motorik lain, misal makan serta minum," sambungnya.

Meski begitu, operasi yang dilalui Ardi dan Ardan bisa menimbulkan kemungkinan terjadinya komplikasi. Salah satunya risiko infeksi dengan kondisi daya tubuh yang menurun usai operasi besar.

Operasi kembar siam ini dimulai Sabtu pagi, sekitar pukul 06.18 WIB. Durasi total sekitar 10 jam lebih cepat dari perkiraan.

"Pasien sudah siap di kamar operasi sejak pukul 06.18 WIB, sayatan pertama diambil pukul 10.24 WIB dengan seluruh proses berlangsung selama 5 jam 36 menit, yang selesai pada jam 16.00 WIB," ujar Edy, dikutip dari detikcom.

Tim dokter yang melakukan operasi pemisahan Ardi-Ardan/ Foto: Rosmha/detikHealth

Bicara soal bayi kembar siam, ini sebenarnya terjadi saat janin masih berbentuk embrio di kandungan ibu. Dilansir Mayo Clinic, saat embrio terbentuk, hanya terpisah sebagian untuk membentuk dua individu.

Meski dua janin ini berkembang, mereka tetap terhubung secara fisik. Paling sering menempel di dada, perut, atau panggul. Kembar siam juga dapat berbagi satu atau lebih organ internal.

Tidak ada gejala spesifik ibu hamil yang anaknya kembar siam. Seperti umumnya ibu mengandung anak kembar, rahim tumbuh cepat, ibu mudah lelah, juga sering mual dan muntah di awal kehamilan.

Terkait operasi pemisahan kembar siam, memang bisa berbeda pada beberapa kasus. Menurut perawat dan bidan di Michigan, Chaunie Brusie, RN, beberapa bayi kembar mungkin mengalami gangguan pencernaan dan sistem peredaran darah yang ditanggung bersama-sama.

"Semakin rumit sistem tubuh yang berpengaruh, semakin sulit operasi dilakukan," ujar Brusie, dikutip dari Very Well Health.

Simak juga cerita Aqil dan Mahier, putra kembar Ustaz Solmed yang bikin gemas, di video berikut:

(ank/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Cara Merebus Ketupat Hemat Gas dan Tidak Cepat Basi

Mom's Life Amira Salsabila

Telat Suntik KB 3 Bulan selama Beberapa Hari tapi Sudah Berhubungan, Apakah Bisa Hamil?

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

9 Ucapan Anak yang Kerap Disalahartikan Orang Tua Menurut Psikolog

Parenting Nadhifa Fitrina

10 Ciri Perempuan Tangguh Bisa Lepas dari Masalah, Bisa Mencintai Diri Sendiri

Mom's Life Amira Salsabila

10 Cara Artis Gen Z Umumkan Kehamilan, Intip Potret Manisnya

Kehamilan Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Momen Anak-Anak Fairuz A Rafiq Belajar Hafal Al-Qur'an di Bulan Ramadhan, Ada Rewardnya Bun

Telat Suntik KB 3 Bulan selama Beberapa Hari tapi Sudah Berhubungan, Apakah Bisa Hamil?

Hanung Bramantyo Baru Sadar Selama Ini Bernapas dari Satu Lubang Hidung, Kini Putuskan Oplas

5 Rekomendasi Bakso Kemasan Enak dan Terjangkau, Daging Sapi Berkualitas!

9 Ucapan Anak yang Kerap Disalahartikan Orang Tua Menurut Psikolog

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK