HaiBunda

PARENTING

Membentuk Anak Cerdas Sejak Dalam Kandungan: Cukupi Asupan Zat Besi

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Sabtu, 23 Nov 2019 14:00 WIB
Membentuk Anak Cerdas Sejak Dalam Kandungan: Cukupi Asupan Zat Besi/ Foto: iStock
Jakarta -

Mencukupi asupan gizi zat besi amat penting bagi Bunda yang sedang hamil. Menurut dr.Ivander Utama, Sp.OG, asupan zat gizi harus dipenuhi karena di Indonesia, lebih dari 50 persen calon ibu mengalami defisiensi zat besi. Daripada mengawali kehamilan dengan kekurangan zat besi, ini harus dikoreksi sejak masa prekonsepsi.

"Kekurangan zat besi merupakan penyebab paling umum terjadinya anemia dan kekurangan zat hemoglobin yang berfungsi mengantarkan oksigen ke jaringan tubuh," tulis Ivander di bukunya, Papa Mama Siap Hamil.


Nah, apa hubungannya zat besi dengan kecerdasan anak? Ternyata zat besi memiliki kaitan yang erat, Bunda. Seperti yang sudah disebutkan di atas, zat besi sebagai pembentuk hemoglobin pada sel darah merah. Nah, sel darah merah merupakan pengangkut sari makanan dan oksigen yang kemudian digunakan untuk menutrisi otak.

"Peran zat besi ini dapat dianalogikan sebagai mesin sebuah mobil. Tanpa mesin, mobil semewah apapun tidak akan dapat berjalan sehingga terjadi kekurangan pasokan makanan di otak," tulis di buku Membentuk Anak Jenius Sejak dari Janin.

Jika hal ini dibiarkan dalam jangka waktu yang lama, maka proses pembelahan sel otak akan berhenti dan otak akan rusak secara permanen. Ibarat sebuah bangunan, Bunda, bangunan tidak akan dapat berdiri kokoh jika truk pengangkut bahannya rusak.

Dari situ dapat kita lihat bahwa zat besi berkaitan secara langsung pada pertumbuhan dan perkembangan otak. Berbagai hasil penelitian juga mengungkapkan bahwa kekurangan zat besi dapat menyebabkan gangguan psikomotorik dan kognitif pada janin. Otak berperan mengatur seluruh aktivitas janin seperti menelan, menendang, berkedip, dan mendengar.

Kerusakan otak akan mengakibatkan kemampuan janin dalam mengolah tubuh seperti tadi enggak bisa berfungsi dengan baik. Selain itu kemampuan kognitif seperti proses mengingat juga enggak bisa berjalan. Jika janin enggak bisa mengingat, merespons, dan bergerak dengan baik, maka sebanyak apapun stimulasi yang diberikan akan sia-sia.

Makanan yang mengandung zat besi antara lain daging, daun singkong, dan bayam. Untuk memenuhi zat besi yang relatif tinggi, Bunda bisa mengonsumsi suplemen zat besi. Namun, sebelum itu konsultasikan dahulu ke dokter kandungan ya.


Simak juga dampak buruk anak melewatkan sarapan melalui video berikut:


(aci/som)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Kepribadian Orang Super Kaya Menurut Penelitian

Mom's Life Annisa Karnesyia

Arsy Hermansyah Anak Ashanty Jajal Dunia Akting, Intip Potretnya Syuting Jadi Anak SMP

Parenting Annisa Karnesyia

9 Kalimat yang Sering Diucapkan Pasangan Suami Istri dengan EQ Tinggi

Mom's Life Arina Yulistara

Cara Membuat Chili Oil yang Enak ala Restoran, Pedas Gurih untuk Pelengkap Mi hingga Dimsum

Mom's Life Amira Salsabila

5 Zodiak yang Sering Overthinking, Hal Kecil Saja Bisa Dipikirkan Berulang Kali

Mom's Life Elia Amaliana

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ciri Kepribadian Orang Super Kaya Menurut Penelitian

Arsy Hermansyah Anak Ashanty Jajal Dunia Akting, Intip Potretnya Syuting Jadi Anak SMP

9 Kalimat yang Sering Diucapkan Pasangan Suami Istri dengan EQ Tinggi

Pangeran Harry & Meghan Markle Pindah ke Inggris, Dua Anaknya akan Sekolah di Sana

Cara Membuat Chili Oil yang Enak ala Restoran, Pedas Gurih untuk Pelengkap Mi hingga Dimsum

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK