HaiBunda

PARENTING

Catat Bunda, Begini Pertolongan Pertama Saat Anak Mimisan

Yuni Ayu Amida   |   HaiBunda

Senin, 16 Dec 2019 14:20 WIB
Catat Bunda, Begini Pertolongan Pertama Saat Anak Mimisan/ Foto: iStock
Jakarta - Si kecil kerap mengalami mimisan, Bunda? Jangan khawatir, pertolongan pertama ini bisa Bunda terapkan di rumah.

Dijelaskan dr.Mahatma T Bawono, Sp.THT-KL dari Rumah Sakit Akademik FK UGM, salah satu penyebab anak rentan mengalami mimisan adalah karena pembuluh darahnya belum kuat. Pembuluh darah rentan pecah, sehingga darah keluar melalui hidung secara tiba-tiba saat ia kelelahan atau alergi.


"Kondisi ini bisa diperburuk kalau anak punya alergi yang menyebabkan dia pilek, terus jadi bersin-bersin. Nah, ini akan meningkatkan risiko pecahnya pembuluh darah," tutur Bawono, dikutip dari detikcom.


Selain itu, kata Bawono, mimisan biasanya tidak berbahaya, dan hanya berlangsung selama 1 hingga 3 menit. Darah yang keluar pun tidak terlalu banyak. Sehingga jika langsung dilakukan pertolongan, darah akan berhenti mengalir.

Catat Bunda, Begini Pertolongan Pertama Saat Anak Mimisan /Foto: iStock

Disamping itu, dikatakan dr.Melisa Anggraeni, MBiomed, Sp.A, dari Siloam Hospital, biasanya penyebab dinding pembuluh darah rapuh adalah genetik. Jadi wajar jika anak dalam kondisi ini rentan mimisan saat kelelahan. Namun, jika mimisannya mengeluarkan darah banyak dan berlangsung lebih dari tiga menit, patut dicurigai, Bunda. Khawatirnya anak punya penyakit kelainan pembekuan darah atau hemofilia.

"Untuk mimisan jenis ini biasanya mimisan juga disertai dengan pendarahan di tempat lain seperti di gusi dan adanya bintik-bintik merah di pipi," terangnya.

Menyambung pendapat tersebut, dalam buku Ibuku, Dokterku, Cekatan Menolong Anak Sakit di Rumah, menurut dr.Gustrin Oktaviayu Cendhikalistya, prinsip pertolongan untuk mimisan ada tiga, yakni menghentikan perdarahan, mencegah komplikasi, dan mencegah kekambuhan. Nah, berikut ini langkah-langkah yang bisa Bunda lakukan saat mendapati anak mimisan.

1. Tenangkan anak, minta ia untuk duduk diam dan menunduk.

2. Pijatlah hidung kuat-kuat selama 10 menit sampai perdarahan berhenti.

3. Kalau perdarahan tidak berhenti, masukkan segumpal kapas ke dalam hidung dengan beri ekor di bagian luar agar bisa ditarik. Kemudian pijat lagi selama 10 menit.

4. Keluarkan kapas setelah beberapa jam dengan sangat hati-hati.

5. Kompres dengan es.

6. Apabila mimisan sering terjadi, seringlah beri anak jeruk, tomat, dan buah-buahan lainnya yang tinggi kandungan vitamin C. Makanan ini bisa membantu menguatkan pembuluh darah balik (vena), dan membuat mimisan menjadi lebih jarang.

7. Bila dengan penanganan di atas perdarahan masih terjadi, segera bawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD).


Simak juga perbedaan sakit kepala dan migrain dalam video berikut:



(yun/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Cerita Larissa Chou Besarkan Anak ADHD, Lakukan Hal Ini saat Tahan Emosi

Parenting Nadhifa Fitrina

Lebih Hemat AC Nyala Terus atau Mati Hidup? Ini Kata Pakar

Mom's Life Amira Salsabila

Hati-hati! 7 Karakteristik yang Dianggap Lembut Ini Bikin Orang Terlihat Kurang Bijaksana

Mom's Life Nadhifa Fitrina

7 Surat yang Dibaca saat Hamil 4 Bulan

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

Potret Ardit Erwandha Aktor 'Tunggu Aku Sukses Nanti' dan Istri yang Berprofesi Notaris

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Potret Nabila Syakieb Bareng Sang Ponakan Guzel, Sering Disebut Kembar

Lebih Hemat AC Nyala Terus atau Mati Hidup? Ini Kata Pakar

7 Surat yang Dibaca saat Hamil 4 Bulan

Hati-hati! 7 Karakteristik yang Dianggap Lembut Ini Bikin Orang Terlihat Kurang Bijaksana

Cerita Larissa Chou Besarkan Anak ADHD, Lakukan Hal Ini saat Tahan Emosi

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK