HaiBunda

PARENTING

5 Cara Membuat Anak Tidak Menangis Ketika Bunda Berangkat Kerja

Siti Hafadzoh   |   HaiBunda

Kamis, 06 Feb 2020 05:30 WIB
5 Cara Membuat Anak Tidak Menangis Ketika Bunda Berangkat Kerja/ Foto: iStock
Jakarta - Bunda mungkin mengalami drama ketika meninggalkan anak untuk berangkat bekerja. Terkadang, anak menangis dan rewel, tidak mau kalau ibunya pergi bekerja.

Anak menangis dan rewel ketika ibunya pergi bekerja karena ia merasa cemas, Bun. Anak merasa bahwa hidupnya sangat bergantung kepada Bunda.


Erin Boyd-Soisson, Ph.D., seorang profesor perkembangan manusia di Messiah College mengatakan, tanda anak cemas adalah ia mengamuk dan menolak pengasuhnya supaya Bunda tidak pergi kerja. Ini umumnya terjadi di usia 8-18 bulan.

Namun, bisa ketika anak berusia dua tahun, perilaku ini bisa saja terjadi lagi. Biasanya anak akan menangis kalau Bunda pergi kerja ketika ia sedang sakit.

"Ketika batita yang lebih besar atau anak-anak pra sekolah sakit atau stres, kecemasan dapat dipicu lagi," kata Boyd-Soisson dikutip dari Parents.

Nah, supaya enggak ada drama ketika Bunda berangkat kerja, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Dikutip dari Working Mother, berikut 7 tips supaya anak tidak menangis ketika Bunda pergi kerja.

1. Memberikan waktu tambahan

Selalu luangkan waktu sebelum berangkat kerja, setidaknya setengah jam. Bunda bisa gunakan waktu setengah jam ini untuk bersama anak, misalnya dengan sarapan bersama.

2. Tunjukkan pengertian

Dengarkan anak ketika anak menangis takut ditinggal Bunda pergi bekerja. Sampaikan bahwa Bunda mengerti ia kesal ketika ditinggal pergi bekerja.

3. Berikan penjelasan

Beri tahu anak ke mana Bunda akan pergi dan kapan akan pulang. Katakan kepada anak, ketika sampai di tempat kerja, Bunda akan menelepon anak melalui ponsel pengasuhnya.

Ilustrasi anak menangis/ Foto: iStock
4. Sampaikan Bunda akan pulang

Sampaikan kepada anak, nanti ia akan bertemu lagi dengan Bunda ketika pulang kerja. Biarkan anak tahu, Bunda hanya pergi untuk bekerja dan ini akan menjadi rutinitas setiap hari. Pulang tepat waktu juga bisa menanamkan rasa percaya pada anak.


5. Alihkan perhatian anak

Bunda juga bisa mengalihkan perhatian anak ketika akan berangkat kerja. Caranya adalah dengan mengajak anak bicara tentang apa yang akan ia lakukan hari ini. Sehingga, anak tidak hanya memikirkan ibunya pergi bekerja.

Semoga tipsnya bermanfaat ya, Bun!

Lihat cara Melaney Ricardo tenangkan anak yang takut naik wahana berikut ini yuk, Bun:


(sih/rap)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Potret Audi Marissa di Bali Usai Berpisah dari Anthony Xie, Ungkap Isi Hati

Mom's Life Amira Salsabila

Benarkah Abu Vulkanik Bisa Bikin Makin Tanaman Subur? Begini Kata Pakar

Mom's Life Arina Yulistara

Potret Sekala Putra Ayudia dan Ditto Percussion Ikut Turnamen Golf

Parenting Annisa Karnesyia

Ciri Orang yang Nyaman Punya Sedikit Teman, Lebih Memilih Pertemanan yang Berkualitas

Mom's Life Melly Febrida

Pria Juga Mengalami Masa Menopause, Mitos atau Fakta?

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Potret Audi Marissa di Bali Usai Berpisah dari Anthony Xie, Ungkap Isi Hati

Benarkah Abu Vulkanik Bisa Bikin Makin Tanaman Subur? Begini Kata Pakar

Potret Sekala Putra Ayudia dan Ditto Percussion Ikut Turnamen Golf

Ciri Orang yang Nyaman Punya Sedikit Teman, Lebih Memilih Pertemanan yang Berkualitas

Orang Tua yang Sedang Stres Ternyata Bisa Picu Anak Main HP Kelamaan

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK