Sign Up search


parenting

Manfaat Baik Bermain di Alam, Bantu Menstimulasi Tumbuh Kembang Si Kecil

Fitria Septiani Sabtu, 15 Feb 2020 16:18 WIB
Manfaat Baik Bermain di Alam, Bantu Menstimulasi Tumbuh Kembang Si Kecil Manfaat Baik Bermain di Alam, Bantu Menstimulasi Tumbuh Kembang Si Kecil/ Foto: iStock
Jakarta - Perkembangan teknologi ikut memengaruhi gaya hidup sebagian masyarakat Indonesia. Bahkan, dampaknya ikut dirasakan para orang tua dalam mendidik anaknya.

Kalau dulu, kita masih sering menyaksikan anak-anak bermain hujan dan tanah. Sekarang, rasanya sudah tak banyak lagi melihat anak-anak bermain di luar rumah ya, Bun.


Hal itu dipengaruhi oleh beberapa faktor. Selain Bunda yang lebih takut anaknya terpapar kuman, hal itu juga dipengaruhi oleh kehadiran teknologi di tengah-tengah masyarakat. Banyak anak-anak yang lebih suka menonton YouTube dan bermain game online, ketimbang mengeksplorasi alam sekitar.


Menyikapi hal ini, dokter anak Lucia Nauli Simbolon , Sp. A mengatakan bahwa membiarkan anak bermain di luar rumah, terutama di alam yang kondisinya masih bersih sangatlah bagus.

"Jangan takut membiarkan anak main di alam, enggak apa-apa banget," ujarnya saat ditemui di acara Media Briefing Pola Asuh Orangtua Millenial di Plataran Hutan Kota, Kamis (23/01/2020).

Menurutnya, membiarkan anak main di alam dapat memberikan stimulasi untuk meningkatkan tumbuh kembangnya. Lucia juga bilang bahwa anak yang diberikan ASI eksklusif, pasti tidak akan terjangkit virus atau bakteri hanya karena bermain di luar rumah.

SelainĀ itu, pola makanan anak juga perlu diperhatikan. Jika asupan gizi dan nutrisi pada anak terpenuhi, maka imunitas tubuhnya akan kuat, sehingga Ia tidak akan mudah terserang penyakit dalam situasi apapun.

"Misalnya orang tua sudah kasih makan anak yang baik, proteinnya cukup, kemudian tumbuh kembangnya cukup, jadi ketika dia main di alam enggak masalah," tambahnya.

Manfaat Baik Bermain di Alam, Bantu Menstimulasi Tumbuh Kembang Si KecilIlustrasi anak main di luar/ Foto: iStock

Efek samping paling umum yang biasa dialami anak setelah bermain di luar rumah adalah alergi, berupa ruam-ruam merah pada kulitnya, atau demam. Tapi saat hal ini terjadi Bunda tidak perlu cemas dan langsung membawanya ke dokter.

Bunda bisa coba oleskan minyak, lotion, atau bedak penghilang gatal, jika timbul ruam-ruam merah pada kulit anak, atau memberikan obat penurun panas, saat anak mulai demam. Jika gejalanya berkurang setelah tindakan itu dilakukan, si kecil akan berangsur membaik dengan sendirinya.

Namun jika tidak kunjung membaik, segera periksakan lebih lanjut kondisi si kecil ke dokter.

"Jadi ketika dia (anak) main di alam, enggak masalah. Paling alergi merah-merah dikit, kalau dia enggak parah, ya enggak perlu dibawa ke dokter. Misalnya dikasih lotion atau bedak yang menghilangkan rasa gatal aja, membuat rasa nyaman. Sedikit flu itu juga enggak masalah, kan ada yang namanya vaksin. Yang paling bisa kita usahakan, kita berikan nutrisi terbaik, kasih ASI aja dari 0 - 6 bulan, juga lengkapi vaksinnya," ujar Lucia.

Menurut Lucia jangan karena ASI eksklusif lalu Bunda bisa bersantai tentang masalah vaksin si kecil. Vaksin dan ASI adalah 2 hal penting yang berbeda. Keduanya harus didapatkan si kecil.


"ASI dan vaksin itu dua hal yang berbeda, cara kerja imunitasnya beda. ASI itu diminum, vaksin itu disuntikkan jadi ke seluruh tubuh," jelasnya lagi.

Jadi Bunda tidak perlu khawatir untuk membiarkan si kecil main di luar ya Bun. Selama nutrisi dan vaksinnya terpenuhi, maka bermain di alam atau di luar rumah, dapat membawa banyak dampak positif untuk tumbuh kembangnya.

Bunda, simak penjelasan manfaat bermain di luar ruangan berikut ini yuk:

[Gambas:Video Haibunda]

(rap/rap)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi