PARENTING
Selain Sebagai Obat Batuk, Ini 8 Manfaat Madu untuk Anak
Haikal Luthfi | HaiBunda
Selasa, 17 Mar 2020 05:40 WIBBanyak anak-anak yang suka mengonsumsi madu karena memiliki rasa manis yang mereka sukai. Namun Bunda perlu tahu bahwa manisnya madu tidak hanya dari segi rasa, tetapi juga manfaat.
Mengutip dari detikhealth, sejak dahulu madu telah digunakan sebagai makanan dan obat. Madu juga bisa digunakan sebagai pengganti rasa manis gula yang tentunya lebih sehat.
Selain itu, manfaat madu juga dikenal baik untuk kesehatan, terutama untuk kesehatan anak lho Bun. Madu dipercaya dapat meredakan batuk dan pilek. Bunda, dapat memberikan satu sendok madu untuk anak yang telah berusia satu tahun atau lebih sesuai kebutuhan.
Dalam jurnal berjudul 'Treating Cough and Cold: Guidance for Caregivers of Children and Youth' disebutkan bahwa madu, terutama yang telah di pasteurisasi aman dikonsumsi untuk anak-anak usia lebih dari satu tahun. Selain terjangkau, madu memiliki efek demulen yang baik, antioksidan, dan meningkatkan sitokin, yang bisa memberikan efek anti-mikroba.
Hal tersebut terbukti bahwa madu memiliki manfaat potensial untuk batuk dan pilek pada anak. Selain sebagai obat batuk, ternyata madu juga memiliki manfaat lain untuk kesehatan anak. Mengutip dari laman Momjunction, manfaat madu untuk kesehatan anak di antaranya:
1. Sumber energi
Satu sendok teh madu memberikan sekitar 20-30 kalori. Itu bisa ditambahkan pada makanan si kecil untuk memenuhi kalori yang dibutuhkan. Apabila Bunda memberikan madu pada anak, pilihlah madu yang rendah glikemik atau low GI seperti madu acacia, yang mana akan mendukung kesehatan anak secara menyeluruh.
2. Mendukung penyembuhan
Seperti yang diketahui, madu dikenal karena khasiat penyembuhannya. Sifat anti-mikroba yang dimiliki madu membantu dalam mengobati luka, gigitan serangga, terbakar, serta bisul. Campuran madu dengan beeswax (lilin lebah) dan minyak zaitun memungkinkan bisa membantu dalam mengobati masalah kulit seperti psoriasis atau dermatitis atopik pada anak.
3. Penangkal bakteri dan virus
Madu alami memiliki sifat bakterisida dan anti-virus untuk menangkal bakteri patogen dan enteropathogen. Kualitas-kualitas inilah yang menjadi alasan bahwa madu merupakan cikal bakal metode pengobatan Ayurveda (metode pengobatan tertua di dunia), khususnya untuk mengobati batuk dan pilek. Mengonsumsi madu secara rutin diketahui juga dapat berpotensi untuk mencegah masalah pada gigi seperti kerusakan gigi.
4. Sebagai antiperadangan
Madu dianggap sebagai obat alami untuk mengobati kondisi peradangan seperti sakit tenggorokan, asma, mukositis, gastroenteritis dan lain-lain.
5. Kaya antioksidan dan antibiotik
Madu alami memiliki efek antioksidan dan antibiotik. Sifat inilah yang menjadikan madu sebagai nutrisi makanan paling banyak di antara bayi dan anak.
6. Mengandung prebiotik
Madu berfungsi sebagai prebiotik. Madu yang ditambahkan ke susu mentega (buttermilk) atau tahu susu membuat kombinasi prebiotik yang baik dimana membantu menjaga mikrobioma usus agar anak tetap sehat.
7. Meredakan Asam Lambung
Apabila anak menderita penyakit semacam asam lambung atau GERD, maka madu dapat digunakan untuk meringankanya. Asupan madu memperbaiki kondisi tersebut dengan cara memproteksi saluran esofagus serta dinding perut. Ini untuk mencegah aliran makanan dan getah lambung naik. Lebih lanjut, madu dapat merangsang jaringan otot bagian bawah kerongkongan (sphincter), sehingga membantu pertumbuhan kembali yang akan mengurangi kemungkinan terjadinya kenaikan asam lambung.
Baca Juga : 5 Pengobatan Rumahan untuk Redakan Batuk Anak |
8. Meredakan sembelit dan diare
Penyakit sembelit dan diare tak jarang terjadi pada anak-anak. Jadi apabila anak menderita salah satunya, madu manuka dapat dikonsumsi saat perut kosong untuk membantu meredakan sembelit atau diare.
Yuk, simak juga manfaat madu sebagai penuntas jerawat hingga bau mulut:
(haf/jue)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
3 Aturan Minum Madu yang Benar, Jangan Sampai Salah Ya Bun!
Madu Bisa Bantu Atasi Alergi Anak Lho, Bun
Kata Dokter tentang Mengoleskan Madu Agar Luka Anak Cepat Kering
Bayi Dikasih Madu, Aman Nggak Sih?
TERPOPULER
Cara Mengenali Orang IQ Tinggi Dilihat dari Cara Balas Chat
Kisah Nyata di Balik Lagu Viral TikTok 'Stop The Wedding', Terinspirasi dari Kehidupan Sang Penyanyi
Kasus Kematian akibat Kehamilan Ektopik Meningkat Hampir Dua Kali Lipat, Apa Penyebabnya?
28 Tahun Beroperasi, Mal Ini Akhirnya Resmi Tutup
Brisia Jodie Unggah Video Reaction Kehamilan, Respons Keluarga Bikin Haru
REKOMENDASI PRODUK
Sejumlah Negara Imbau Warga Siapkan Stok Makanan, Ini 5 Pilihan yang Awet & Enak
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Kostum Halloween Karakter Anime Perempuan yang Ikonik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Kukus 3 Susun Stainless Terbaik Multifungsi dan Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Parfum Bayi yang Aman & Wanginya Tahan Lama
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Tripod HP Terbaik untuk Bikin Konten, Foto, dan Video
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Kapan Bayi Boleh Makan Telur? Jangan Asal Diberi Sebelum Cukup Usia
Ramai Sepekan: Tasya Farasya Renovasi Rumah Sampai Bumil Ikut JRF 2026
Kisah Nyata di Balik Lagu Viral TikTok 'Stop The Wedding', Terinspirasi dari Kehidupan Sang Penyanyi
Takut Ketahuan Jadi Pengangguran, Anak Muda di Negara Ini Pura-pura Pergi Kerja Tiap Hari
Kasus Kematian akibat Kehamilan Ektopik Meningkat Hampir Dua Kali Lipat, Apa Penyebabnya?
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Jangan Asal Setrika, Kenali Suhu yang Cocok untuk Tiap Jenis Kain
-
Beautynesia
5 Kalimat yang Sering Diucap Pria dengan Ego Rapuh
-
Female Daily
3 Pengganti Elektrolit yang Bisa Dicoba Saat Cuaca Nggak Menentu, Bye Dehidrasi!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Asila Maisa Bikin Heboh JFW 2027, Mendadak Catwalk di Show Ivan Gunawan
-
Mommies Daily
7 Rekomendasi Koleksi JFW 2027 yang Cocok untuk Mommies, Stylish untuk Kerja hingga Lebaran!