HaiBunda

PARENTING

Tips Memilih Mainan yang Aman untuk Bayi 3 Bulan

Annisa Afani   |   HaiBunda

Rabu, 18 Mar 2020 18:34 WIB
Ilustrasi mainan bayi/ Foto: iStock
Jakarta - Memilih mainan untuk bayi yang masih berusia 3 bulanan tentunya harus lebih selektif, Bun. Pertama harus aman, dan juga yang bisa jadi medianya belajar melatih fungsi indra maupun motoriknya.

Hal ini tentunya berkaitan dengan fitur-fitur pendukung yang diharapkan. Seperti membantu keterampilan, mengembangkan penglihatan, gerakan motorik halusnya, dan yang dapat membuatnya merasa penasaran hingga ingin tahu.


Berikut sudah HaiBunda rangkum tips memilih mainan yang tepat untuk bayi usia 3 bulan dari berbagai sumber:


1. Warna

Penglihatan bayi belum bekerja secara sempurna hingga mereka berusia 5 bulan. Dengan memilih mainan yang memiliki warna kontras, dan pola yang jelas, itu akan sangat membantu bayi melatih fokus pada objek yang mereka lihat, lho Bun.

2. Tekstur

Bayi berusia 3 bulan adalah masa di mana mereka mulai belajar dengan merangsang keterampilan motoriknya, sehingga sering kali bayi menyentuh sesuatu yang bertekstur dan yang menarik perhatian tanpa pilih-pilih.

Bunda bisa memberikannya mainan dengan potongan yang bertekstur halus, bergelombang, berbulu, atau yang lembut, ya Bun.

Ilustrasi bayi/Foto: iStock



3. Berbunyi


Untuk mendorong rasa keingintahuan bayi, Bunda juga bisa menggunakan mainan yang dapat menimbulkan bunyi. Beberapa jenis mainan yang dapat berbunyi biasanya yang memiliki lonceng, atau boneka dengan lagu pengantar tidur yang digantung di atasnya. Hindari mainan yang menggunakan baterai ya Bun, kecuali dilengkapi dengan pengaman yang menurut Bunda dapat dipercaya.

4. Keamanan

Duh, ini adalah bagian yang paling penting untuk menghindari hal-hal yang berbahaya bagi si kecil ya Bun.

Seperti yang kita ketahui, bayi amat sangat suka memasukkan berbagai macam benda ke dalam mulutnya, baik itu makanan atau benda di sekitarnya. Entah itu karena penasaran atau bahkan mereka secara tidak sadar melakukannya.


Untuk mengantisipasi hal tersebut, Bunda harus berhati-hati untuk memilih benda yang dapat dimainkannya. Pastikan barang atau mainan yang Bunda beri terbuat dari bahan bebas kimia seperti baterai, dan bukan sesuatu yang bisa dibongkar pasang.

Hal ini bertujuan untuk mengurasi resiko mainan yang akan tertelan, seperti kelereng, koin atau bola berdiameter 4 centimeter (cm). Setidaknya mainan yang dapat Bunda berikan, yang punya ukuran lebih besar, sehingga tidak mudah tertelan saat dimasukkan ke mulut.

Lihat juga yuk Bun manfaat main pasir untuk anak pada video berikut:



(AFN/jue)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ini Dia Negara Paling Jujur dan Paling Tidak Jujur di Dunia, Indonesia Masuk Mana?

Mom's Life Amira Salsabila

Seberapa Efektif Pola Asuh 5:1 untuk Bangun Hubungan yang Sehat antara Anak dan Orang Tua?

Parenting Annisa Karnesyia

Rayakan Hari Anak Nasional Lewat Momen Penuh Keceriaan Bersama Anak-anak Pejuang Kanker

Parenting Tim HaiBunda

Darah Haid Menggumpal seperti Daging Hati Ayam, Apakah Normal?

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

4 Kode Warna dan Abjad Nutri-Level di Produk Pangan Olahan

Mom's Life Tim HaiBunda

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Dongeng: Anak Itik Buruk Rupa

Bayi Minum ASI Banyak Hari Ini tapi Besok Sedikit, Normalkah?

5 Potret Andy /rif Bersama Kedua Putranya, Beda Postur Tubuh Ayah-Anak Jadi Sorotan

Seberapa Efektif Pola Asuh 5:1 untuk Bangun Hubungan yang Sehat antara Anak dan Orang Tua?

Rayakan Hari Anak Nasional Lewat Momen Penuh Keceriaan Bersama Anak-anak Pejuang Kanker

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK