sign up SIGN UP search


parenting

Tips Mengatasi Anak Bosan Lewat Permainan yang Bisa Luapkan Emosi

Melly Febrida Rabu, 13 May 2020 16:11 WIB
A mother and daughter are playing together in the backyard.  The are blowing bubbles. caption
Jakarta - Tak terasa sudah dua bulan kita di rumah saja. Meski rutinitas berlangsung sama setiap hari, tetap saja sebagian orang tua masih kewalahan menghadapi tuntutan pekerjaan dari kantor, tugas rumah tangga, hingga menemani anak-anak bermain.

Tapi, inilah saatnya Bunda membangun kemandirian si kecil. Bagaimana caranya? Para ahli mengatakan, waktu seperti sekarang ini bisa orang tua gunakan untuk membantu anak mengembangkan kemandirian lewat permainan. Dari permainan itulah anak-anak bisa mengasah banyak keterampilan, bahasa, serta munculnya pengalaman imajinatif.


"(Tapi) itu sungguh luar biasa memberitahu anak-anak untuk bermain ke ruang bermain karena anak-anak ingin tahu, dengan apa aku bermain, berapa lama bisa bermain?" kata pakar perkembangan dan pengasuhan anak, Caron Irwin, dalam CTV's Your Morning, dilansir CTV.


Irwin menyadari, bermain sendiri merupakan keterampilan penting bagi anak-anak, tetapi perlu diajarkan juga oleh orang tua. Dan kemampuan anak-anak untuk bermain secara mandiri itu bervariasi sesuai usia dan pengalaman dalam bermain.

Misalnya saja, apakah anak tunggal, memiliki saudara kandung, atau seberapa sering anak berinteraksi dengan anak-anak lain. Nah, yang menjadi tantangan terbesar orang tua itu ketika menjelaskan konsep waktu. Bunda bisa memberi tahu anak petunjuk yang jelas tentang berapa lama mereka bermain sendiri.

"Jika Anda berkata, 'Bunda ingin kamu bermain selama 30 menit saat Bunda menyelesaikan beberapa email,' mereka mungkin tidak mengerti konsep waktu," katanya.

Agar anak lebih memahaminya, kata Irwin, Bunda bisa membuat daftar lagu favorit anak untuk didengarkan dan berkata, 'Bunda ingin kamu bermain selama mendengar semua lagu-lagu ini dan saat lagu selesai, mari kita berkumpul dan menendang bola di luar'.

Ilustrasi anak mainIlustrasi anak main/ Foto: Getty Images/Erdark

Luangkan waktu

Sebenarnya, salah satu cara terbaik orang tua dalam memerangi gangguan dan tarikan di lengan akibat kebosanan isolasi, yakni meluangkan sedikit waktu bermain bersama anak setiap harinya, sekitar 10 hingga 15 menit.

"Jenis waktu yang Anda habiskan bersama anak perlu diarahkan anak, yakni saat Anda mengikuti dan mereka membimbing Anda melakukan apa yang mereka ingin lakukan," jelasnya.

Dengan pengalaman ini, kata Irwin, anak nantinya bisa lebih mandiri, anak dapat perhatian yang dibutuhkan. Sehingga di kemudian hari, anak jadi lebih pengertian saat Bunda menginginkan anak bisa bermain sendiri karena Bunda perlu menyelesaikan sesuatu.

Irwin juga merekomendasikan untuk memberikan permainan yang membantu anak-anak melepaskan emosi, yang mungkin tidak dapat mereka ungkapkan, terutama pada saat-saat seperti ini.

"Beri anak Anda krayon dan memberi tahu mereka untuk hanya mencoret-coret, membiarkan mereka berlari dan menghentakkan ubin dengan kaki mereka, atau melempar bola dengan keras ke dinding berulang-ulang, merupakan semua kegiatan yang harus kita dorong agar anak-anak sering melakukannya," tulis Irwin di Instagram.


Berbicara tentang membiasakan anak mandiri, dikatakan psikolog anak dan keluarga Anna Surti Ariani M.Psi., Psikolog, atau akrab disapa Nina, orang tua perlu memberi anak kesempatan untuk mencoba. Misalnya, anak dikasih kesempatan untuk mengancingkan bajunya sendiri. Tapi, namanya baru belajar, pasti butuh waktu lebih lama.

Demi anak bisa mandiri, saat memberi mereka kesempatan melakukan sesuatu, kita sediakan waktu yang lebih banyak. Kalau Bunda dan Ayah cuma punya waktu sedikit dan anak diburu-buru, yang ada si kecil malah kesulitan nih menyelesaikan apa yang mau dia lakukan.

"Banyak hal sederhana yang bisa dilakukan untuk menunjukkan kesenangan kita sama apa yang sudah dilakukan anak. Ketika merasa diapresiasi, anak akan mengulangi apa yang dia lakukan," kata Nina.

Bunda, simak juga yuk cerita Donna Agnesia yang rela membiarkan kolam ikan di rumah jadi pemancingan demi anaknya. Di video Intimate Interview berikut ini:

[Gambas:Video Haibunda]

(muf/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi