PARENTING
Bolehkah Memberikan Keju untuk Bayi? Cari Tahu Yuk, Bunda
Haikal Luthfi | HaiBunda
Selasa, 19 May 2020 05:40 WIBSeiring bertambahnya usia bayi, asupan gizi yang diperlukan semakin bertambah. Adakalanya Bunda memperkenalkan varian makanan lain untuk si kecil.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa usia 6 bulan merupakan usia yang ideal untuk mengenalkan makanan pendamping air susu ibu (MPASI). Sebab pada usia tersebut, pencernaan bayi sudah berkembang secara baik dan siap menerima makanan selain ASI.
Mengutip buku Ensiklopedia MPASI Sehat, tanda bayi siap diberikan makan, antara lain:
1. Dapat duduk dengan tegak dan stabil menyangga kepalanya.
2. Tertarik pada makanan dan berusaha meraih makanan.
3. Mulut membuat gerakan mengunyah ke atas dan ke bawah dengan rahangnya.
4. Berat badan bayi mencapai minimal berat badan lahir.
5. Dapat menerima makanan dari sendok dengan lidah, dapat mengendalikan lidah dengan lebih baik untuk menggerakkan makanan dalam mulut.
Meskipun demikian, klasifikasi MPASI harus sesuai dengan pengelompokan usia bayi. Misalnya, MPASI untuk bayi berusia 6 bulan, tentu saja berbeda dengan MPASI untuk bayi yang berusia 12 bulan.
Sementara salah satu bahan baku makanan yang digunakan untuk MPASI adalah keju. Keju merupakan produk turunan dari susu yang memiliki kandungan gizi seperti protein, kalsium, lemak, vitamin A, vitamin D dan vitamin B12.
Menurut American Academy of Pediatrics, idealnya keju bisa diberikan kepada bayi ketika usianya antara 8-12 bulan. Selain itu, takaran keju yang diberikan hingga seperempat cangkir per hari dan telah dipotong kecil-kecil sesuai genggaman bayi (finger foods).
Pilihlah keju yang aman untuk bayi. Dilansir dari laman Mom Junction, terdapat dua jenis keju yang beredar di pasaran, yaitu keju alami dan olahan.
Keju alami diperoleh melalui fermentasi alami susu. Sedangkan keju olahan mengandung garam dan tambahan beberapa pengawet. Keju alami baik untuk bayi karena tidak adanya tambahan bahan-bahan lain di dalamnya.
Selain itu, hindari memberikan keju mentah karena mengandung bakteri listeria yang menyebabkan penyakit listeriosis. Adapun keju yang telah dipasteurisasi dianjurkan.
Contoh jenis keju yang aman untuk bayi antara lain cheddar, mozarella, swiss hingga parmesan. Sedangkan yang tidak, seperti roquofort, brie, hingga camembert.
Bunda, selingi keju dengan paduan makanan padat lainnya seperti daging cincang, sayuran dan bubur saring. Itu bisa disajikan dalam bentuk parutan, potongan kecil atau berupa lelehan (melted cheese).
Bunda juga harus memastikan si kecil tidak memiliki riwayat alergi makanan, khususnya keju. Umumnya, reaksi alergi munculnya belakangan, yang ditandai dengan gejala mencret, ruam pada kulit, tersedak hingga bayi menangis terus-menerus atau kolik. Jika si kecil menunjukkan tanda-tanda seperti itu, hentikan pemberian keju atau produk olahannya.
Yang paling penting adalah konsultasikan hal ini pada dokter sebelum memberikannya keju, ya Bunda.
Simak juga Bunda, resep bitter balen kentang keju pada video berikut:
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
4 Tips Membuat MPASI Anti Gagal untuk Bayi 6 Bulan ala Chef Devina
Mengenal Makanan Tambahan Balita, Manfaat, hingga Contoh dan Estimasi Harganya
Bolehkah Anak Mulai MPASI Sebelum Usia 6 Bulan? Ini Kata Dokter
Frekuensi dan Jumlah MPASI Per Hari untuk Bayi Usia 6 - 9 Bulan
TERPOPULER
Kisah Bunda Melahirkan Kembar Empat Identik setelah Kehamilan Berisiko Tinggi
5 Ciri Kepribadian Orang yang Lebih Suka Berdiam Diri saat Liburan
Ciri-Ciri Anak Alami Anemia & Cara Mengatasinya, Bunda Perlu Tahu
7 Karakteristik Anak Gen Beta dan Cara Mendidiknya, Disebut Lebih Cepat Beradaptasi
Bukan cuma Soal Uang, Ini 7 Hal yang Dimiliki Orang dengan Hidup Bahagia
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Merek Bantal Anti Peyang, Pilih yang Terbaik untuk Si Kecil!
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Kartu Ucapan Kelahiran Aesthetic untuk Bayi Perempuan & Laki-laki
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kasur Lantai Lipat Terbaik, Ada yang Orthopedic
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Cuaca Panas Bikin Rambut Cepat Lepek? Ini 7 Produk Perawatan Rambut yang Wajib Dicoba
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Outfit Hijab untuk Ibu Hamil, Nyaman Dipakai dan Tetap Stylish
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Dongeng: Anak Itik Buruk Rupa
Ayah yang Punya Anak Perempuan Pertama Disebut Lebih Mendukung Kesetaraan Gender, Ini Kata Studi
Kisah Bunda Melahirkan Kembar Empat Identik setelah Kehamilan Berisiko Tinggi
5 Ciri Kepribadian Orang yang Lebih Suka Berdiam Diri saat Liburan
Ciri-Ciri Anak Alami Anemia & Cara Mengatasinya, Bunda Perlu Tahu
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Fitur ABP di Donic Waldner 700, Satu Bet Bisa Dua Gaya Main?
-
Beautynesia
7 Kebiasaan yang Bisa Memicu Kulit Wajah Breakout
-
Female Daily
Leeteuk Super Junior hingga Jisung NCT Adu Kekuatan di Variety Show ‘ALL or NOTHING’, Siapa yang Jadi Pemenang?
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
5 Mitos tentang Introvert yang Masih Banyak Dipercaya
-
Mommies Daily
12 Rekomendasi Bra Menyusui yang Nyaman, Seamless hingga Big Size