PARENTING
Ramai Protes Kebijakan Usia PPDB DKI Jakarta, Inikah Solusinya?
Asri Ediyati | HaiBunda
Selasa, 30 Jun 2020 17:20 WIBKomisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menerima pengaduan PPDB dari berbagai daerah di Indonesia. Ada total sebanyak 75 pengaduan sejak 27 Mei sampai 28 Juni 2020. Pengaduan berasal dari provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Banten, Lampung, Kalimantan Tengah, dan Sumatera Utara.
Disebutkan, pengaduan masalah teknis mencapai 21,33 persen dan pengaduan terkait kebijakan 78,67 persen. Ada pun jumlah tertinggi adalah pengaduan terkait kebijakan usia dalam PPDB DKI Jakarta, yakni sebanyak 66,67 persen.
Pengaduan DKI Jakarta yang didominasi oleh keberatan atas kriteria usia, banyak didominasi para orang tua yang menceritakan kesedihan karena anak-anaknya terpukul secara psikologis. Mereka mengaku tidak diterima di semua sekolah negeri pada jalur zonasi karena usianya muda, Bunda. Padahal, rumahnya sangat dekat dengan sekolah yang dituju.
KPAI pun memberikan rekomendasi pada Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta yaitu:
1. Penentuan kuota
Pemprov DKI Jakarta mengatur kuota minimum jalur zonasi sebesar 40 persen. Jumlah ini lebih rendah dari Permendikbud 44/2019 yang mengatur minimal 50 persen.
"Untuk itu, KPAI mendesak Disdik DKI Jakarta mengevaluasi kebijakan tersebut dan untuk membuka PPDB tahap 2 jalur zonasi, dengan menambah jumlah kursi di tiap sekolah negeri," tulis KPAI dalam keterangan tertulis yang diterima HaiBunda, Senin (29/6/2020).
2. Pengurangan jalur luar kota
Jalur ini diisi calon siswa dari luar DKI Jakarta seperti Bekasi, Bogor, Depok, Tangerang Selatan, dan Tangerang. Padahal menurut Disdik, untuk SMP dan SMA/SMK di DKI Jakarta belum mampu melayani seluruh anak DKI Jakarta bersekolah di sekolah negeri.
Untuk itu, KPAI mendesak Disdik DKI Jakarta pada jalur prestasi nanti mengurangi jalur luar kota dari 5 persen menjadi 2 persen saja, agar anak-anak DKI Jakarta yang dapat mengakses sekolah negeri jadi bertambah jumlahnya.
3. Usia
PPDB DKI Jakarta yang dilakukan 25 - 30 Juni 2020, khususnya untuk SMP dan SMA, memang menggunakan jalur zonasi dan jalur lainnya sebagaimana dimandatkan dalam Permendikbud 44/2019, namun terdapat ketentuan yang menyebutkan: Dalam hal jumlah Calon Peserta Didik Baru yang mendaftar dalam jalur tersebut melebih daya tampung, maka dilakukan seleksi berdasarkan: usia tertua ke usia termuda; ururan pilihan sekolah; dan waktu mendaftar.
"Hal inilah yang memicu kekacauan karena pada akhirnya, banyak yang tidak diterima di sekolah yang dekat dengan rumah dan kemungkinan besar akan diterima di sekolah yang jauh jaraknya dari rumah," kata KPAI.
Untuk itu, KPAI mendesak Disdik DKI Jakarta untuk mengevaluasi aturan tersebut sehingga tidak memicu kekisruhan.
4. Bantuan KJP
Anak-anak yang usia muda tidak diterima, padahal rumahnya dekat dengan sekolah yang dituju. Maka dalam pertemuan KPAI dengan Disdik DKI Jakarta diperoleh solusi, Pemprov akan memenuhi hak atas pendidikan anak-anak yang tidak diterima di sekolah negeri tersebut karena faktor usia.
Untuk anak dari keluarga tidak mampu secara ekonomi, dan tidak sanggup membayar ke sekolah swasta, maka Disdik akan memberikan bantuan melalui skema Kartu Jakarta Pintar (KJP).
Simak juga cara Kirana Larasati bujuk anak agar mau belajar di rumah:
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kemendikdasmen Jamin Siswa Gagal PPDB Dibiayai Pemda untuk Dapat Subsidi Sekolah Swasta
Informasi PPDB SD DKI Jakarta 2023: Jadwal, Syarat, dan Cara Daftar
PPDB DKI Jakarta Dibuka, Ini Jalur yang Bisa Dipilih
Syarat Usia Masuk TK di Indonesia 4 - 6 Tahun, Bagaimana di Negara Lain?
TERPOPULER
Genap 5 Th Menikah, Vincent Verhaag Sukses Bikin Jessica Iskandar Terkejut dan Haru
Cara Mengenali Orang dengan Empati Kognitif Tinggi dari Ucapannya
5 Penyebab Overstimulasi pada Bayi, Benarkah Selalu Karena Lingkungan Ramai?
Potret Hunian Miliaran Rupiah Milik Juragan Bakso di Kampung Elite Wonogiri
Beban Kerja Makin Berat, 61% Pekerja Harus Kerjakan Tugas di Luar Job Desc
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Coffee Machine Terbaik untuk Bikin Kopi ala Kafe di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Catokan Pelurus Rambut Terbaik untuk Styling Praktis di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Pink Anti Lengket & Awet, Koleksi Cantik Bikin Semangat Masak
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Prasmanan Stainless Satu Set Terbaik dan Awet
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Contoh Desain Kartu Ucapan Tasyakuran Kelahiran Anak
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Potret Anissa Aziza Traveling ke Bangkok Bareng Sahabat, Jalan Santai hingga Kulineran
Cara Mengenali Orang dengan Empati Kognitif Tinggi dari Ucapannya
5 Penyebab Overstimulasi pada Bayi, Benarkah Selalu Karena Lingkungan Ramai?
Beban Kerja Makin Berat, 61% Pekerja Harus Kerjakan Tugas di Luar Job Desc
Genap 5 Th Menikah, Vincent Verhaag Sukses Bikin Jessica Iskandar Terkejut dan Haru
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Replica Issue atau Player Issue untuk Jersey Ketiga Timnas? Ini Beda dan Cara Memilihnya
-
Beautynesia
Simak Cerita Cho Yi Hyun Tentang Chemistry dengan Jin Young di Drakor Summer Vacation
-
Female Daily
Cocok Jadi Kegiatan setelah Kerja, Ini Pengalaman Pijat di Serene Wellness!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Potret Masayu Anastasia Rayakan Ultah ke-17 Putrinya, Kompak Dengan Lembu
-
Mommies Daily
7 Film Dewasa Prancis dengan Cerita Sensual dan Berani