HaiBunda

PARENTING

Anak Terkena Radang Tenggorokan Segera Obati, Ada Bahaya Komplikasi

Melly Febrida   |   HaiBunda

Jumat, 24 Jul 2020 10:17 WIB
Anak Terkena Radang Tenggorokan Segera Obati, Ada Bahaya Komplikasi/ Foto: iStock
Jakarta -

Radang tenggorokan pada anak memang umum terjadi. Beberapa orang tua ada yang memilih menunggu sembuh sendiri ketika anak-anak mengeluh tenggorokannya sakit. Tapi, penyakit ini jika dibiarkan bisa menyebabkan komplikasi.

Radang tenggorokan disebabkan infeksi bakteri yang disebut grup A Streptococcus. Apabila penyakit ini tak dapat perawatan dalam dua minggu saja bisa menyebar ke organ lain, seperti ginjal atau jantung.

Dikutip Mayo Clinic, ketika mengalami radang tenggorokan maka tenggorokan terasa sakit dan gatal. Jika tidak diobati, radang tenggorokan dapat menyebabkan komplikasi, seperti radang ginjal atau demam rematik.


"Komplikasi yang lebih serius dari infeksi strep yang tidak diobati termasuk demam rematik akut, yang dapat mempengaruhi jantung dan menyebabkan kerusakan ginjal," kata Dr. Ashanti Woods, yang menghadiri dokter anak di Mercy Medical Center di Baltimore dilansir Healthline.

Kata Woods, komplikasi yang serius pada anak-anak biasanya jarang terjadi. Ini karena kebanyakan anak diobati antibiotik jauh sebelum terkena. Oleh sebab itu, Bunda harus memperhatikan gejala radang tenggorokan dengan serius dan segera mencari bantuan medis.

Tanda dan gejala radang tenggorokan bisa meliputi:

1. Nyeri tenggorokan yang biasanya datang dengan cepat
2. Menelan yang menyakitkan
3. Amandel merah dan bengkak, terkadang dengan bercak putih atau bercak nanah
4. Bintik-bintik merah kecil pada area di belakang atap mulut (langit-langit lunak atau keras)
5. Pembengkakan, kelenjar getah bening lunak di leher
6. Demam
7. Sakit kepala
8. Ruam
9. Mual atau muntah, terutama pada anak kecil
10. Pegal-pegal

Ilustrasi anak sakit radang tenggorokan. (Foto: iStock)


Bunda atau si Kecil bisa saja mengalami banyak tanda dan gejala, tapi tak mengalami radang tenggorokan. Penyebab tanda-tanda dan gejala radang tenggorokan bisa karena infeksi virus atau penyakit lain. Itu sebabnya dokter biasanya melakukan tes khusus untuk radang tenggorokan.

Untuk pengobatan, Woods mengatakan antibiotik biasanya diminum sekitar 10 hari, tergantung orang dan obatnya. Terkadang, antibiotik hanya dapat dikonsumsi selama lima hari.

Kalau anak berulang terkena radang tenggorokan, Woods bilang biasanya ini akibat kontak dekat dengan orang lain. "Inilah sebabnya mengapa sangat lazim di kalangan rumah tangga, sekolah, dan tempat penitipan anak," katanya.

Agar mengurangi risiko terkena radang tenggorokan, Woods menyarankan beberapa langkan ini.

"Mencuci tangan dengan benar, menutupi batuk, bersin, dan tetesan pernapasan lainnya, dan dirawat di rumah saat sakit menjadi cara untuk mengurangi radang tenggorokan yang berulang," katanya.

Sementara itu, dokter divisi pediatri, Kathleen M. Cronan, MD, menjelaskan radang tenggorokan bisa menjadi tanda munculnya penyakit lain.

"Radang tenggorokan umum terjadi pada semua usia dan dapat menjadi salah satu tanda pertama penyakit lain, seperti pilek, flu, atau mononukleosis," kata Cronan, dikutip dari Kids Health.

Simak juga tips mengatasi flu pada anak dalam video berikut:



(som/som)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Awas, Ini Kebiasaan Orang Tua yang Bisa Bikin Kakak-Adik Saling Benci Menurut Pakar

Parenting Annisa Karnesyia

El Rumi dan Syifa Hadju Habiskan Waktu di LA, Nonton Konser BTS hingga Kulineran

Mom's Life Amira Salsabila

Cara Mengenali Anak yang Tumbuh dari Keluarga Kurang Harmonis lewat Kebiasaannya

Parenting Azhar Hanifah

9 Ciri Anak Diam-Diam Menyimpan Luka dari Pola Asuh Orang Tua

Parenting Azhar Hanifah

Aturan Baru soal Tanah Disiapkan Pemerintah, Kepemilikan Bakal Dibatasi

Mom's Life Tim HaiBunda

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

7 Ciri Kepribadian Orang yang Punya Hati Penyayang

Awas, Ini Kebiasaan Orang Tua yang Bisa Bikin Kakak-Adik Saling Benci Menurut Pakar

El Rumi dan Syifa Hadju Habiskan Waktu di LA, Nonton Konser BTS hingga Kulineran

Cara Mengenali Anak yang Tumbuh dari Keluarga Kurang Harmonis lewat Kebiasaannya

Jadi Sering Lupa saat Hamil? Yuk Kenalan sama 'Momnesia'

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK